Bahagia Sederhana

Senin, Juli 09, 2012 0 Comments A+ a-


Cicak-cicak berdecak dengan riang
Demikian pun kalian tetap pulas tak terganggu
Jujur, teduh dan menentramkan
Hei bidadari dan jagoanku!

Abjad demi abjad kau eja
Ba-ba-ba--ba sambil kau telunjukkan jemarimu
Aku mencoba menerjemahkannya
Lelah? Oh tidak, justru aku antusias belajar semuanya darimu

Detik-menit-jam bergulir seperti komet
Kalian tetap belajar mengeja dan melangkah
Dari kejauhan aku memastikan
Bahkan "ini lebih indah dari mimpi-mimpiku"

---Terkadang kita melewatkan bahagia yang sederhana. Melihat senyum bapak, ibu, adik, ponakan. Saat kita menyadari bahwa kita mencari-cari bahagia yg semu, kita akan merasa betapa gobloknya (maaf) bahwa kita telah membuang-buang waktu karena telah menyia-nyiakan momen-momen kecil nan indah demi ambisi dan obsesi yg terkadang malah selalu membelenggu kita.. Hei JAgoan dan bidadariku, trima kasih telah mengajariku pemahaman baik ini..

Bye

Penyuka anak-anak, kereta dan hujan. Hobby membaca dan mendongeng untuk keponakannya. Blog ini berisi tentang daily life, lifestyle dan dokumentasi penulis. Enjoy reading :)

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)