Ibu, Ibu, Ibu, Bapak

Sabtu, Desember 22, 2012 2 Comments A+ a-

Semangat Pagi, world. Pagi ini, timeline, status facebook, acara TV dipenuhi nuansa hari ibu. Tulisan-tulisan indah, rangkaian sajak yang syahdu mengharu biru. Tapi aku? Kuselipkan doa untukmu kepada Sang Maha Cinta ya, Bu. Mungkin terlalu kaku untuk mengucapkannya padamu. Tapi sungguh, doa itu selalu terselip di setiap shalatku. Bukan hanya untukmu. Yah, kepada pasangan nan setiamu juga, Bapak. Selamat hari Bapak-Ibu. Jika ditanya, siapa my hero setelah Rasulullah, jawabannya adalah kalian. Jika diberi clue, siapa yang berada di belakang kesuksesanku, jawabannya adalah kalian.
Selamat hari Ibu-Ibu-Ibu-Bapak, Besok malam kita bercengkrama di rumah ya? Insya Allah aku pulang.
“Rabbighfir lii waliwaa lidayya warhamhumaa kamaa rabbayaanii shaghiiraa--Ya Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku, dan sayangilah kedua orang tuaku sebagaimana mereka telah memelihara / mendidikku sewaktu aku kecil.” Amin

Penyuka anak-anak, kereta dan hujan. Hobby membaca dan mendongeng untuk keponakannya. Blog ini berisi tentang daily life, lifestyle dan dokumentasi penulis. Enjoy reading :)

2 komentar

Write komentar
22 Desember 2012 08.22 delete

Bapak Ibumu masih ingat aku g Ay?

selamat hari Ibu juga untuk para wanita calon Ibu ^^

Reply
avatar
3 Januari 2013 09.15 delete

Aha, baru buka Nik. Insya Allah ingatlah, sayang ya kemarin kita gak bisa berkhalwat. sungkem buat Ibu ya :)

Reply
avatar

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)