Terima Kasih, ya.

Rabu, Juni 19, 2013 0 Comments A+ a-

Kata-kata ajaib itu kalau boleh, ingin saya sampaikan berulang-ulang agar saya tak melupakan. “terima kasih ya”, simple dan melegakan sekaligus terabaikan. Membayar tiket kereta, selesai, “terima kasih pak”, mengulurkan tiket masuk, selesai, “terima kasih pak”, naik angkot, turun-membayar uang, “terima kasih pak”. Masih banyak moment-moment lain yang kurang lebih serupa.

Saya ingin berulangkali mengucapkannya, agar tidak lupa kapan dan dimana saya harus ataupun semestinya mengucapkannya. Kata pamungkas sebagai penghargaan untuk orang lain karena jasanya, kata ajaib yang bisa membuat keadaan mencair meskipun kita tidak mengenal satu sama lain. Boleh jadi, saya bisa lupa, tetapi saya ingin mengucapkannya selalu agar saya benar-benar tidak lupa.

Dan saat bangunpun saya menarik nafas dalam-dalam, “terima kasih ya Allah telah membangunkanku dari tidur untuk melakukan hal-hal menarik di hari ini”

Terima kasih, Alhamdulillah. Saya berharap tidak alpa melupakan kata-kata itu.

Penyuka anak-anak, kereta dan hujan. Hobby membaca dan mendongeng untuk keponakannya. Blog ini berisi tentang daily life, lifestyle dan dokumentasi penulis. Enjoy reading :)

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)