Jawaban atas Pertanyaan

Selasa, Desember 23, 2014 0 Comments A+ a-

Ini adalah cerita lanjutan dari yang sebelumnya, bisa di klik disini.
Sepulang kantor, aku tidak langsung ke kamar. Menemani anak-anak bermain sampai mereka beranjak tidur. Sekitar jam 9 malam, ada 2 miscalled yang dulu pernah menanyakan tentang hal-hal yang berbau dengan wanita.
Setelah mandi dan Isya aku menghubunginya. Sebenarnya aku sudah bisa menebak isi pembicaraan yang akan kami bahas.
30 menit berlalu, dia tidak mengarah ke topik pembicaraan yang aku tebak sebelumnya. Aku mengira bahwa aku salah menerka, cuma feeling ku jarang sekali meleset (pede banget,ahaha).
Dia akhirnya bilang “Bu Aya, tolong doain yang baik-baik ya. Insya Allah besok pagi aku akad nikah”.
Aku tertawa renyah mendengarnya.
“Dengan wanita yang kemarin kita bicarakan”, tanyaku.
“Iya. Doane jangan lupa”, balasnya di radius entah berapa, karena sinyalnya putus-putus.
“Semoga menjadi keluarga sakinah, mawaddah, warahmah ya Mas, salam buat calon istri”
“Iya, semoga kamu juga disegerakan”
Beberapa obrolan kami masih berlanjut, hingga akhirnya ia undur diri karena sinyalnya naik turun.
Jawaban atas pertanyaan yang pernah menjadi teka-teki, akhirnya terpecahkan. Allah memberikan jalan bagi hamba pilihan—yang mendekat memohon petunjukNya.

Allah, karuniakanlah kami hati yang cantik, yang senantiasa mengharapkan Ridho-Mu. 

Penyuka anak-anak, kereta dan hujan. Hobby membaca dan mendongeng untuk keponakannya. Blog ini berisi tentang daily life, lifestyle dan dokumentasi penulis. Enjoy reading :)

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)