Hakikat Hikmah

Kamis, Januari 29, 2015 0 Comments A+ a-

Menurutku, hikmah adalah pesan dari suatu peristiwa yang terjadi. Apapun yang telah terlalu pasti menyimpan hikmah untuk pelajaran kita (saya). Entah sadar atau tidak, mau atau tidak dalam menghayatinya.

Seminggu ini khadimat kami yang nyuci-gosok di rumah sedang sakit. Biasanya hanya masuk angin, jadi Cuma sehari atau paling banter dua hari gak masuk. Tetapi kali ini lain, Bu Ani—kami memanggilnya demikian, sudah sakit beberapa hari. 2 hari kemarin tidak datang ke rumah. Cucian numpuk. Mamanya Dio berinisiatif untuk mencuci sendiri memakai mesin cuci.
Uniknya disini dan saya mungkin agak terlambat menyadari. Hampir 2 tahun memiliki mesin cuci tetapi saya belum bisa menggunakannya. Biasanya saya mencuci pakai tangan secara tradisional. Haha

Saya berusaha mencari tau cara penggunaannya, membaca petunjuk bukunya, nanya-nanya teman, sampai mereka cekikikan. Dan terakhir, mamanya Dio yang mengajari cukup 2 menit penjelasan dan saya tau. Padahal 3 hari ini saya membawa buku petunjuk penggunaan mesin cuci itu kemana-mana. Di kereta, busway atau selang istirahat kadang membukanya. Saya agak lelet membaca, karena saya membacanya sambil memahami gambar dan fungsinya.

Mungkin hikmahnya ini ya saat Bu Ani tidak masuk. Saya jadi bisa mencuci pakai mesin cuci, berbagi tugas kerja dengan Mama Dio dan terakhir weekend ini jadwal nyetrika. Haha

Cepat sembuh Bu Ani. Terima kasih untuk pelajaran ini. 
Kadang sesuatu itu sebenarnya simple, cara pandang kita yang membuatnya jadi rumit. 
Good night.

Penyuka anak-anak, kereta dan hujan. Hobby membaca dan mendongeng untuk keponakannya. Blog ini berisi tentang daily life, lifestyle dan dokumentasi penulis. Enjoy reading :)

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)