Berbagi Pengalaman Mendaki Gunung Bersama Jiah

Jumat, Juli 15, 2016 2 Comments A+ a-

Kalau ditanya hal apa yang pengen dilakukan saat weekend, jawaban saya adalah mendaki gunung. Daridulu pengen banget, tetapi belum kesampaian. Udah booking teman yang hobby naik gunung dan milih-milih gunung mana yang cocok untuk pemula, tapi tetap saja masih sekadar "pengen". Tiap melihat foto-foto gunung, kaki rasanya pengen lari merasakan aroma debu yang berkelebat, nikmatnya peluh saat tracking. Tapi sayangnya masih berupa bayangan, belum jadi kenyataan.

Saya juga sering melipir ke eiger atau toko-toko perlengkapan buat mendaki gunung. Melihat-lihat krail, sepatu dan perkap lainnya yang harganya duileeeeh, sempat mau membeli tetapi teman saya bilang jangan beli dulu. Dia mungkin tahu kalau saya cuma anget-anget tahi ayam, pengeeeeeen banget tetapi ada aja alasan untuk melakukannya. 

Kemarin di group rumpi Arisan BP, salah satu PIC kami bernama Jiah juga pernah menceritakan pengalaman pertamanya naik gunung. Jiah pernah menceritakan pengalaman persiapannya mendaki ke Gunung Andong. Membaca postingannya saja saya sudah bisa membayangkan betapa excitednya dia saat mau mendaki. 

Pemilik blog www.jiah.my.id ini secara terpisah juga menceritakan perlengkapan apa saja yang dibutuhkan saat mendaki. Kalian juga mau mendaki gunung? Nah, simak baik-baik perlengkapan yang harus dibawa berikut ini ya:

1. Carrier
Itu lho, tas yang guedeee memanjang. Kalo di postingan Jiah sih, untuk pemula mending beli yang kapasitasnya 60 liter. Awalnya sih saya belum ngerti kapasitas 60 liter. Tetapi menurut saya tergantung kebutuhan teman-teman, misal mau bawa apa, trus berapa hari. Kalau cuma 2-3 hari, pakai yang kapasitas 30-50 liter aja sudah cukup. Ah iya, disesuaikan dengan bentuk tubuh juga ya, biar gak terlalu jomplang pas mendaki :D.
Sssst, Jiah masih single lho :) on


2. Celana panjang dan atasan yang tebal
Setuju banget yang dituliskan Jiah pada blognya untuk menghindari memakai celana jeans yang ketat untuk kenyamanan. Mending celana training atau sejenis kaos yang agak longgar biar nyaman pas mendaki. Untuk atasan, pilih yang agak tebal dan berbahan katun agar mudah menyerap keringat.

3. Sleeping Bag
Aaaa, ini yang kemarin pengen dibeli cuma ada teman yang berbaik hati minjemin, etapi sampai sekarang malah belum mendaki, huks. Sleeping bag ini berfungsi untuk tidur saat di gunung agar tidak dingin.

4. Sepatu Tracking
Untuk sepatu juga perlu teman-teman perhatikan, usahakan memilih yang tidak licin dan tidak selip karena kadang kita gak tahu kan kondisi cuaca. Saat hujan, areanya bisa jadi licin banget. 

5. Tenda
Tenda bisa dibawa bareng tim. Jadi, keuntungan mendaki gunung rombongan itu salah satunya bisa spare barang bawaan.

6. Jaket dan Kaos Tangan
Item ini jangan sampai lupa, karena hawa gunung itu "katanya" duingin banget. Jadi jangan jumawa gak bawa jaket atau kaos tangan :p

7. Kantong Sampah
Go green dong ah, mendaki karena niatnya menyayangi dan ingin lebih mendekat dengan alam, maka pas pulangnya please jangan meninggalkan sampah.

Itu tips yang dishare Jiah, teman blogger saya yang udah pecah telur mendaki :D. Oh iya, yang mau belajar flash fiction, boleh lho intip-intip blognya Jiah, diksinya bikin baper :p.

Penyuka anak-anak, kereta dan hujan. Hobby membaca dan mendongeng untuk keponakannya. Blog ini berisi tentang daily life, lifestyle dan dokumentasi penulis. Enjoy reading :)

2 komentar

Write komentar

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)