Featured Slider

Tampilkan postingan dengan label Travelling. Tampilkan semua postingan

Jogja yang Selalu Istimewa

Kemarin ada salah satu teman blogger yang nge-share tentang infografis yang isinya kota ternyaman yang layak ditinggali ketika tua nanti. Dan 3 kota kami menjadi top ten dong! :)))).


Jogja yang membuat saya jatuh cinta sampai beli tanah disana untuk bisa kami tempati, ternyata menduduki posisi pertama. Dan Jakartaaaaaaaa yang bikin saya jatuh cinta berkali-kali karena siang-malam kotanya gak pernah mati ada di posisi kedua. Trus, realitanya kami harus berdamai dengan cinta kami masing-masing, karena kedua kota itu harus menjadi kota singgah saja. Karena kami sekeluarga akhirnya berlabuh di Solo yang menjadi kota ternyaman nomor 8 menurut infografis tersebut.

Jogja selalu Istimewa

Tidak hanya suami, Mas Jundi, Abang kedua saya juga mulai jatuh cinta dengan kota ini. Seminggu terakhir, beliau bekerja di Jogja. Mengenal lekuk-lekuk kota itu.

Jadi, 2 hari ini beliau diminta jadi guide orang bule yang ingin keliling Jogja. Sebagai newbie, saya harus mengapresiasi, karena beliau blas ga bisa bahasa inggris. Mungkin hanya yes or no aja. Ahaha. Tapi nyatanya, saya menikmati setiap ceritanya ketika menjamu para bule di kota gudeg itu.

Hari pertama, beliau cerita mengantar ke kawasan candi: ke prambanan dan borobudur. Yakin candi doang? Haha. Kirain mau mix ke objek wisata mana gitu. Ternyata bule-nya emang mau ke candi aja. Eits jangan salah, ngubek-ngubek prambanan sama borobudur kalau dari ujung ke ujung ga cukup sehari, lho. Ahahaha.

Beberapa bulan lalu saya ada event di prambanan, dan memang banyak banget spot-spot candinya. Makanya kalau niat buat keliling satu per satu, buat eksplore candi aja nggak cukup.
Prambanan itu luaaaas banget. Seharian eksplore bisa gempor :D

Sebelumnya Mas Jundi nanya, candi apa di Jogja yang biasanya ingin dieksplore oleh para turis. Ini untuk referensinya saat mengantar para bule. Eh ternyata bule-nya sudah request minta diantar ke prambanan sama borobudur. Fyi, di Jogja masih buanyak candi yang bisa jadi rujukan teman-teman pas weekend lho. Ada candi sambisari, ijo, gebang barong, sari, kalasan donotirto dan ratu boko :).

Jogja ternyata istimewa, ya. Kata Mas Jundi yang menikmati pekerjaan barunya. Iya, beliau baru seminggu, tapi setiap hari ada hal baru yang membuat dia merasa tertantang untuk belajar. Salah satunya bertemu dengan bule tadi :D.

Jika rejeki, takkan pergi. Pun ketika hilang, akan diganti. Berlipat lebih baik. Dan Jogja seperti tidak habisnya menjadi topik obrolan kami tiap pagi sebelum saya berangkat ke kantor, dan saat mau beranjak tidur.

Obyek Wisata di Jogja

Sebelum mengantar tamunya, saya dan Mas Jundi menulis beberapa list obyek wisata Jogja, lho. Jadi sebelum mereka memilih wisata ke candi prambanan dan borobudur, kami sudah memiliki referensi obyek mana saja yang menarik di Jogja, tapi kok endingnya kalah sama candi, ahahaha. Makanya, daripada mubadzir kan ya, mending saya share sama teman-teman semua.

Pantai yang eksotis

Yang suka pantai mana suaranyaaaaa

Parangtritis, Baron Krakal Kukup, BKK, Depok, Samas, Trini, Glagah, Sadranan, Indrayanti, Jogan, Pok Tunggal, Drini, Siung, Sepanjang, Wediombo dan masih banyak pantai yang eksotis lainnya yang dishare teman blogger saya yang ada dalam list. Eh, pantai dan pesona laut kalah dengan candi dong :D.

Museum gunung Merapi

Ini masuk list karena tahun kemarin Mas Jundi pernah kemari dan seru! Kapan-kapan saya mau kesini. Khansa pun juga pernah menceritakan keseruan saat diajak bapak ibunya kesini. Untuk anak kecil, obyek ini bisa sekalian menjadi ajang edutrip.

Benteng Vredeberg

Semula hanya iseng jalan kaki di Malioboro. Eh ternyata nyasar ke benteng ini yang letaknya di area Maliobor. Tiket masuknya pun juga murah meriah. Areanya juga luas, Ray bisa leluasa titah karena pas kesini dia lagi demen banget buat titah.


Tebing breksi

Saya dan suami pernah kesini. Waktu itu Ray masih bayi, sekitar 6 bulanan. Viewnya memang bagus sih. Ada spot-spot yang instagramable. Suami juga pernah datang ke Breksi nganterin teman kantornya. Ukiran di tembok tebingnya menambah artistik.

Jogja bay

Kalau misal pengen berenang tapi malas ke pantai, jogja bay bisa jadi rekomendasi. Dulu datang pertama kali saat hamil Ray. Fasilitasnya lengkap. Sayang saya nggak nyobain semuanya karena perut besar :D.

Anak-anak bahagia pas di Jogja Bay


Hutan Pinus Mangunan

Saat ke tempat eyang suami, suami ngajakin ke Mangunan yang katanya wisata hutan pinusnya banyak digemari. Saat kesana, ada spot-spot yang memang instagramable. Untuk pengunjung yang mau foto harus bayar 10 ribu.

Selain hutan pinus yang berada di Dlingo, saya juga menambahkan list bukit panguk Kedawung. Memang bagus sih, tapi medan menuju kesananya nggak memungkinkan kalau pakai mobil. 3 tahun lalu jalannya agak menanjak dan terjal.

Oleh-oleh dari Jogja apa saja?

Setelah puas berkeliling candi, Mas Jundi mengantar tamunya ke daerah Malioboro. Beliau hanya parkir saja dan mempersilakan tamunya buat jalan-jalan. Mas Jundi bengong saat salah satu bule bilang hanya sekadar jalan-jalan dsri ujung ke ujung sambil mengambil foto. Semula bingung, karena mengira akan belanja di Malioboro sekalian.

Eh iya, bule-nya ada 4, salah satu diantara mereka ada yang fasih bahasa indonesia dan jawa. Makanya komunikasinya lancar jaya. Saya sampai menyimak detail lho ceritanya. Sampai nulis ini saking senangnya. Itung-itung sekalian nostalgia kalau Jogja adalah cinta pertama suami sampai saat ini untuk menua nanti.

Nah, karena bule hanya memutuskan jalan-jalan di Malioboro dan meminta rekomendasi oleh-oleh di Jogja apa saja. Saya sampai googling buat pandangan :D. Nah, beberapa hal di bawah ini saya share ke Mas Jundi:

1. Makanan khas Jogja

Hayo yang ngaku pernah ke Jogja pernah beli oleh-oleh makanan apa aja? Di Jogja ada gudeg, bakpia, yangko, geplak, geblek dan coklat monggo. Kesemuanya ini saya pernah membeli dan pernah juga dikasih sebagai oleh-oleh.

2. Batik dan kaos

Saya juga pernah mendapat oleh-oleh batik dan kaos dagadu yang menjadi icon kota Jogja. Biasanya para turis tidak melewatkan oleh-oleh ini, apalagi di bagian depan kaos bertuliskan kata-kata kreatif khas JOGJA.

3. Kerajinan

Ada buanyak banget kerajinan yang berasal dari Jogja. Gantungan kunci, kerajinan biota laut, miniatur kayak seruling, becak-becakan, aaaaaah apalagi? Nggak habis-habis pokoknya kalau bahas tentang oleh-oleh :)))).

Dari obrolan itu saya semakin yakin kalau Jogja bisa membuat jatuh cinta. Entah budayanya, wisatanya, kulinernya, atau pernak pernik yang singgah di kota itu. Makanya ga heran kalau suami belum move on dengan kota tersebut. Ditambah lagi dengan cerita Mas Jundi yang selalu happy saat menceritakan hal-hal yang menurutnya baru tapi bagi suami sudah hafal di luar kepala tentang lekuk-lekuk kota Jogja.

Teman-teman ada yang punya impian untuk tinggal di Jogja juga saat pensiun nanti? Atau sekadar rencana liburan ke Jogja melepas penat beban kerja bersama keluarga?

Read More »

Menginap di Hotel dengan Budget Under 100 Ribu di Jogja

Udah lama banget nggak ngisi review apa-apa di local guides. Eh, ternyata dapat voucher 250 ribu buat menginap di hotel via OYO. 

Honestly, saya baru denger aplikasi ini dan hampir saja melewatkan voucherya. Tapi karena pengen ngasih reward ke Ray yang sudah kalem ditinggal kerja. Dan sepertinya saya juga lagi butuh refreshing karena 2 minggu terakhir adaptasi dengan ritme kerjaan. Jadi yaaa, oke!

Awalnya saya pengen cari hotel yang di dekat gembira loka, karena Ray lagi demen banget sama hewan-hewan. Trus mendadak disuruh masuk kantor, akhirnya batal. Lebih aman memang saya booking di hari Sabtu. Dari gembira loka, kami bertiga mengubah rencana buat jalan-jalan ke malioboro. 

Saya memilih Hotel Elga Sastro Inn yang kena charge hanya 87.500 setelah pakai voucher dari local guides.

Review Hotel Elga Sastro Inn


Jogja pas weekend macetnya ampun. Ray lapar di jalan dan nggak memungkinkan buat berhenti makan. Suami sempat muter arah 2 kali untuk menghindari macet, tapi di ujung jalan ternyata juga sama macetnya, ahaha.

Ditambah sempat nyasar juga karena akses masuk ke hotel tertutup bis trans Jogja dan harus muter lagi :D. Saya berinisiatif telpon ke pihak hotel tentang (((ancer-ancer))) hotel. Setelah mengikuti arahan yang diberikan, kami bertiga sampai.

Ooh, ini homestay ya. Batin saya ketika sampai. Semoga ga zonk dalamnya.



Suami parkir mobil. Saya dan Ray ke meja resepsionis buat check ini. Saya menyerahkan uang 200 ribu. 100ribu untuk booking kamar, 100ribu untuk deposit yang nantinya akan dikembalikan pas check out. Resepsionisnya meminta saya meninggalkan ID card.

Nah, yang sengaja mau liburan ke Jogja dan pengen penginapan yang lumayan dekat dengan Malioboro, mungkin bisa menginap disini. Btw, kami memang sengaja mau jalan kaki sepanjang Malioboro sambil ngobrol santai. Akses hotel ke Malioboro sekitar 1 kiloan. Menurut saya nggak jauh-jauh banget :D.

Oke, ini review saya tentang hotel ini, yaaa~~

1. Murah tapi nggak murahan

Hotel under 100 ribu di Jogja emang banyak, tapi yang memerhatikan fasilitas dan kebersihannya bisa dibilang jodoh-jodohan. Kamar oke, kadang kamar mandi jorok. Bantal sama sprei kelihatan usang, dsb.

Alhamdulillah, kemarin dapat harga murah di Elga Sastro Inn, tapi nggak murahan. Fasilitasnya sesuai yang kami butuhkan-ISTIRAHAT DENGAN NYAMAN SETELAH JALAN SEPANJANG MALIOBORO.

2. Kamar nyaman, AC adem

Hmm, kamarnya nyaman, sprei dan selimur bersih. Pas sampai hotel, kami bertiga tidur sampai jam 4. AC-nya adeeeeeem, jadi saya rajin mainin remote AC buat menyetting suhu ruangan biar Ray dan Papinya tidak terlalu kedinginan.

3. Kamar mandi dilengkapi air hangat

Kamar mandinya juga bersih. Meski agak sempit, tapi karena ada air hangatnya, jadi ga masalah, ahaha. WC duduknya juga kinclong, nggak bikin ilfeel :D.

4. Tidak ada sarapan

Btw, ga ada sarapan ya. Jadi kemarin saya pagi-pagi ke depan hotel, trus pas Ray bangun kami bertiga jalan kaki ke museum sekalian nyari sarapan.

Btw, di kamar disediakan welcome drink, 2 botol air mineral. Di luar kamar ada kopi dan teh, bisa bikin sendiri.

5. Wifi kenceng dan dilengkapo stop kontak

Yang bikin jatuh cinta, wifinya kenceng banget. Saya ada beberapa kerjaan yang butuh akses wifi, dan pas di kamar sangat terbantu dengan fasilitas wifinya.

Kalau kehabisan batrei, saya dimudahkan dengan adanya stop kontak yang dekat dengan tempat tidur.

6. Dimana-mana ada kaca

Ga tau ya, apa cuma perasaan saya aja. Tapi di kamar banyak cerminnya :D. Di kamar mandi aja ada 2, nempel di dinding sama pas di pintu. Trus di kamar tidur juga ada.

7. Kalau suasana hening, obrolan tetangga terdengar

Pas malam hari, pengunjung samping kamar menyalakan TV dan ngobrol. Itu terdengar sampai ke kamar kami. Bahkan dengkurannya terdengar lho, heuheu. Karena kami saking capeknya, makanya ga terlalu worry.

8. Parkir lumayan luas

Bisa legaan parkir mobil.

Btw, saya nyebut hotel karena di aplikasinya juga nyebut itu ya. Tapi sebenarnya itu sejenis homestay. Overall, bagi kami bertiga, dengan uang kurang dari 100 ribu dapat homestay elga sastro inn, worth it!

9. Ada TV tapi nggak kami nyalakan karena nggak suka nonton TV :D



Mau order lagi? Mau, kalau ada promo lagi :p


Read More »

Menyusuri Tol Trans Jawa

Kepada Jakarta, hatiku jatuh cinta...
Jika kau tanyakan mengapa, aku pun menggeleng
Tidak tahu.


"Ke Jakarta, yuk?" Pinta saya.

"Ngapain?" Jawab suami.

"Nyobain MRT" Lanjut saya.


Suami nyengir*.


Dulu kalau lagi kangen sekangen-kangennya sama Jakarta. Saya memulai percakapan dengan permintaan yang sama kayak percakapan di atas. Sesekali suami senyum. Dan tanggapan lainnya adalah menanyakan alasan kenapa harus kesana. Alhamdulillahnya suami nggak bosen atau ilfeel mendengar jawaban saya.

Baca juga: Kangen Jakarta

Beli burger king (pas dulu burger king belum buka di Jogja atau Solo) dan saya lagi ngidam pengen burger king yang gede berlumur mozarela, ahaha. Ya kali ke Jakarta cuma mau beli burger king? :p.
Naik KRL. Alasan lain untuk balik ke Jakarta. Astaganaga, kenapa saya begitu rindu desek-desekan di KRL. Nunggu kereta arah Depok saat transit di Manggarai. Berangkat lebih pagi hanya untuk dapat tempat duduk.

Dan alasan-alasan lain yang membuat suami mengacak-acak rambut saya sambil senyum jenaka. Untuk saat ini, kami memilih pulang dan mengganggap Jakarta hanya tempat liburan saja bukan untuk "karier". Apalagi setelah saya diterima bekerja di Solo. Jakarta hanya tinggal cerita untuk nostalgia.

Menyusuri Tol Trans Jawa


"Ke Jakarta yuk?"

Hening tanpa jawaban.

"Kita nyobain tol. Masa temenku bilang Jakarta-Solo cuma 6 jam" (saya semangat)

Masih tetap hening.

Suami saat itu tidak merespon percakapan saya tentang Jakarta. Saya kira beliau lagi asyik main mobile legend atau sedang menanggapi pelanggannya. Tapi saya keliru. Diam-diam, beliau searching rute tol trans jawa rute Semarang-Depok. Mulai dari biaya tol sampai petralite habis berapa.

Ini perjalanan Ray pertama kali ke Depok. Saya juga mengajak Bapak Ibu sekalian bisa ngumpul sama Dio Dea. Awalnya Bapak ragu mau ikut karena alasan kesehatan. Tapi saya meyakinkan kalau perjalanan kali ini tidak ngoyo. Kalau capek, sewaktu-waktu bisa berhenti di rest area. Kali ini Bapak belum punya gambaran tentang tol trans Jawa. Bayangannya, naik mobil ke Depok capeknya minta ampun dan membutuhkan waktu lebih dari 10 jam.

Rute dan Biaya Tol dari Klaten-Depok


E-Tol saya isi 600 ribu. Sisa 100 ribuan. Saya nggak melulu lewat tol, jadi sesekali lewat jalan biasa. Petralite mobil habis 350 ribu. Rutenya lewat mana aja, Sist? Baiklah, simak baik-baik ya rute ke barat saya dan keluarga menyusuri tol Trans Jawa *benerin jilbab*.

Salatiga-Semarang


Setelah melalui Boyolali, suami nanya mau lewat tol Bawe apa Salatiga. Saya bilang Salatiga saja karena kami belum pernah melewati tol tersebut sebelumnya. Biasanya kalau ke Semarang, lewat tol Bawen. Biayanya 58 ribu.

Kok cepet banget, wuk? Statement Bapak. Jalanannya lancar jaya.

Semarang-Batang


Jalanannya juga lancar banget. Biaya tolnya 75 ribu. Oh iya, setelah Batang, kami lewat jalan biasa. Karena lihat di maps daerah Batang nggak macet.

Pemalang-Pejagan


Karena niatnya mau nyobain tol, makanya saya bilang ke suami kalau masuk Pemalang mending masuk ke tol lagi saja. Rute Pemalang-Pejagan 57500. Fyi. kalau tadi Batang juga masuk tol, biayanya sekitar 39 ribu. Pemalang-Pejagan juga lancar jaya. Saya suka melihat pemandangan kanan kiri ada sawah-sawah. Itu petaninya lewat mana, ya, kalau mau ke sawah? Soalnya kan pinggir sawah dipake buat tol, gumam Bapak yang masa mudanya menjadi petani militan.

*Gara-gara pertanyaan beliau, saya ikutan mikir, ahaha. Suami yang menimpali pertanyaan Bapak.

Pejagan-Kanci


Masih aman terkendali karena arusnya lancar jaya. Biaya tolnya 29 ribu.

Kanci-Palimanan


Masih lancar jaya. Aye-aye! Ahaha. Tolnya bayar 12 ribu. 

Palimanan-Cikopo


Nah, masuk rute tol ini kayak jalan tak berujung, ahaha. Puanjaaaaaaang sekali. Suami jalan 100 km/jam aja disalip melulu sama mobil di belakangnya. Kalau udah gitu, saya selalu bilang "emezing ya yang, mobil itu jalan berapa kok bisa nyalip kita. padahal kita jalan 100 aja udah kedher, ahaha". 

Meskipun jalanannya panjang, tenanglah, banyak rest area yang fasilitasnya udah oke. Oke buat makan, oke juga buat kencing (penting!). Rute ini bayar 102 ribu. Pantes mahal, lha jalannya aja panjang bener :p/

Cikampek-Jakarta

Kalau ini view pas perjalanan pulang. Masha Allah :)

Waw udah Cikampek aja. Mulus benar perjalanan ke barat kami. Sebelum cobaan macet melanda kami. Lho macet? Dimana? Bekasiiiiiiii :(

Rute ini bayar 15 ribu.

Waktu berangkat, kami berhenti di rest area 2x. Buat istirahan sama salat. Karena perjalanan ini santai, kami memutuskan untuk tidak menjamak salatnya. Jadi tiap jam salat, kami berhenti sekalian makan. Ishoma time! :)



Perjalanan via Tol Cepat, Tapi.....

Teman saya yang bekerja di Jakarta sekarang semangat pulang ke Solo naik mobil karena merasa cepat sampai. Dia bilang Jakarta-Solo jarak tempuhnya 6 jam. Saya percaya, tapi pas saya ternyata harus bermacet ria di Bekasi dulu. 4 jam mandeg gak bisa kemana-mana. Jalan 20 km/jam, itupun udah diklakson kanan kiri nggak sabar pengen mendahului.

Pas salat di rest area, Ray anteng

Saat di rest area suami sudah memprediksi kalau Bekasi bakal macet banget. Dicek via google maps area Bekasi warnanya merah, huhu. Makanya kami memilih istirahat agak lama untuk menghindari macet tersebut. Tapi kok ya macetnya nggak habis-habis :D.

Habis ganti baju jadi fresh

Suami sempat emosi karena disalip kanan kiri tanpa permisi, ahaha. Maklum, di Klaten jalanannya lengang dan nggak macet. Cirebon, Cikampek, Karawang masih haha hihi, ngobrolnya enak, renyah, gurih. Dari Karawang ke Cikarang pun masih aman. Pas masuk Bekasi, welcome to the jungle!, ternyata ada proyek MRT kayaknya

Suami yang awalnya manis mulai terpancing emosinya. Beberapa pengendara nggak sabaran pengen duluan dan tidak memberi kesempatan pengendara lain untuk sekadar mendahului. Posisinya di depan ada truk yang jalannya kayak siput. Nah, pas mau geser dikit aja bener-bener susah. Suami ngecek google maps buat mencari jalan alternatif yang nggak macet aja hampir nabrak depannya karena saking lambatnya. 
Jangan kasih kendor macetnya, siiiist!

Emosi itu menular, sist! Saya hampir kesetrum mau emosi juga, tapi tahaaaaan. Saya memilih mengusap punggung suami biar rileks. Wajahnya ketekuk-tekuk, tapi nahan emosi karena udah saya kasih puk-puk di punggung :D. 

Kaki suami kebas karena sering nginjak rem sama kopling :D. Pas sudah keluar dari area macet, saya yang ngecek gmaps sama plang hijau di jalan yang bunyinya TOL JAGORAWI. Setelah Bekasi, perjalanan kami kembali lancar. Suasana hati sudah tidak emosyionaaal lagi.

Sampai Depok jam 22.30. Total perjalanan 12 jam, subhanallah :D. 

Masih jatuh cinta sama Jakarta? Tanya Papinya Ray. Of course. Jawab saya sambil mengerling. Mungkin beliau sebal dengan jawaban saya, tapi gimana lagi, udah jadi istrinyaaa :D.

Di Depok ngapain aja? Suami yang main-main ke Jakarta, saya lebih tertarik main sama Dio-Dea. Apalagi saya harus packing barang-barang yang mau dibawa pulang. Ada 8 dus buku, perkakas dapur dan celengan yang harus dibuka

Weekend diajak ke hanamasa sama Gubug Gurami yang masha Allah enak-enak menunya. Sengaja nggak foto-foto karena pengen menikmati kebersamaan sama keluarga. Etapi pas di hanamasa foto-foto sama video ding, hihi.

Makan di hanamasa
Pulangnya lewat tol Trans Jawa lagi. Karena menghindari macetnya Bekasi, saya memilih lewat Cilengsi trus lewat Kalimalang. Tapi qadarullah harus kesasar dulu, jadi nguplek di Kalimalang 1 jam an. Akhirnya malah lebih lama. Ditambah hujan lebat yang mengakibatkan jalanan licin. Ada 3 truk dan 2 mobil yang tergelincir, huhu. Makanya saya bilang sama suami untuk pelan-pelan saja.

Teman-teman mau nyobain tol Trans Jawa juga?
Sesekali bolehlah, kalo berkali-kali kalian harus berhati-hati, "kantong bolong" :p. Menurut saya PP 1,2 juta lumayan mahal kalau semobil hanya 2 orang. Apalagi biaya bensin dan makan *emak-emak perhitungan, tapi kalau misal bareng-bareng (4-6 orang untuk keperluan mudik atau perjalanan lainnya), harga segitu worth it-lah.


Read More »

Pengalaman Menginap di Royal Safari Garden Resort and Convention Bogor

Beberapa waktu yang lalu, grup whatsapp saya ramai sekali membahas dibatalkannya kelulusan CPNS dikarenakan pemberkasannya tidak valid. Di instansi saya ada 2 orang yang dibatalkan, pertama karena dia ikut mendaftar 2 instansi dan ketahuan di tahap akhir. Yang kedua karena masalah akreditasi kampus yang tidak memenuhi kriteria instansi. FYI, dia  ikut formasi cumlaude yang mengharuskan akreditas kampus dan prodi wajib A.

Baca juga: Pemberkasan CPNS

Hal itu sempat membuat saya kebat kebit, jangan-jangan pemberkasanku juga nggak valid 😌. Saya membayangkan perjuangan kemarin bawa-bawa Ray tes awal sampai akhir dan mengurus betapa ribetnya pemberkasan karena syarat yang dipenuhi cukup banyak. Kalau ending-nya dibatalkan, entah bagaimana perasaan Bapak Ibu saya yang paliiing berharap anak gadisnya jadi PNS :D.

Butuh Piknik


Kalau uring-uringan terus, berarti tandanya jiwa raga beneran butuh piknik. Pengen banget staycation buat melepaskan penat sejenak. Makanya pas kemarin ditanya suami mau kemana, saya pengen nginep (lagi) di Royal Safari Hotel Bogor. Refleks aja kedua tangan ini searching promo hotel murah.

2 tahun lalu (lama banget, ya Allah :D), saya dan suami diajak menginap di hotel ini sama Mbak Era, Mas Joko, Dio dan Dea.

Review Royal Safari Garden Resort and Convention

Dulu pas datang kesana, depan hotel masih direnovasi. Mungkin sekarang udah tambah bagus. Makanya mupeng kesana lagi, ehehe. Mbak Era cek in dulu di resepsionis, setelah beres, kami diantarkan ke kamar. Ah iya, Mbak Era memesankan Kamar Komodo. Mbak Era sekekuarga double bed, sedangkan saya dan suami single bed.



Kamar kami jauh dari resepsionis, jadi harus memakai mobil untuk kesananya. Mobilnya diparkir tidak jauh dengan kamar. Sementara pegawai hotel mengantar dengan naik sepeda.

Sesuai namanya, tempat ini seperti mini zoo. Bahkan nama kamar-kamarnya juga seperti hewan di taman safari, seperti: Giraffe, leopard, cendrawasih dan nama binatang lainnya. Kalau mengajak anak-anak menginap disini bisa sekalian mengedukasi mereka tentang nama-nama binatang yang dilindungi.

Tidak hanya dipakai untuk nama-nama kamar, di sekitar Royal Safari ada tempat penangkaran burung. Kalau pagi, sekeluarga bisa jogging di sekitar lokasi.

Waktu itu pas hujan, jadi kami sekeluarga memilih istirahat di kamar. Komodo's room ini lumayan luas. Empuknya busa kamar tidur membuat kami tidur pulas sampai sore. Bangun tidur, suami menikmati welcome drink yang disediakan di kamar.


Oh iya, fasilitas kamar yang disediakan ada face and hand towel, perlengkapan mandi (shampoo, sabun, sikat dan pasta gigi). Ada safety box dan kulkas juga. Then, yang biasanya dibawa pulang: SANDAL HOTEL :p.

Saya langsung mengambil handuk dan mandi karena Mbak Era bilang kalau habis magrib kami akan safari malam di taman safari. Semula nungguin air panasnya tapi lama banget, huhu. Akhirnya pakai air dingin. Saya menelpon petugas hotel mengeluhkan hal tersebut dan mereka gercep banget responnya. Hasilnya, pagi hari nggak perlu nunggu lama buat mandi air anget :D.

Malamnya, kami seseruan di taman safari. Anak-anak seneng banget. Salah satu alasan mau kesini lagi karena ini juga. Kalau menginap di Royal Safari, para pengunjung diberi diskon 50% untuk menikmati serunya safari malam di Taman Safari.

Baca juga: Serunya Safari Malam di Taman Safari

Menginap sambil Belajar dengan Fasilitas Lengkap

Seperti yang saya ceritakan diatas. Selain menginap, anak-anak bisa belajar. Fasilitas yang disediakan Royal Safari Garden Resort & Convention sangat komplit.

Lahannya luas sekali, sehingga anak-anak leluasa bermain dan mengeksplorasi lokasi yang asri. Ada waterpark, danau buatan untuk naik perahu, rumah burung di beberapa titik. Selain itu, ada fasilitas buat out bond yang biasanya dipakai perusahaan untuk aktifitas karyawannya ketika family gathering.






Dio sama Dea nyobain permainan golf sama omnya :D. Dio juga sempat melihat pengunjung yang asyik main paint ball dan bom-bom car. Areanya benar-benar luas! Dio lari kesana kemari, kejar-kejaran sama Dea.

Fasilitas lain yang nggak kami coba adalah berenang, fitnes dan spa. Biasanya kami paling rajin berenang tiap staycation. Tapi kali itu, kami memilih keliling resort. Ditambah suasananya enak banget buat jalan-jalan.

Anak-anak naik gajah, kuda dan unta secara bergantian. Untuk naik gajah, kuda dan unta harus bayar 30k (kalau belum naik). Saya harus kembali ke kamar karena ada deadline kerjaan. Alhamdulillah wifi di kamar lumayan kenceng, sehingga setelah selesai mengerjakan deadline, saya mengirim report ke klien. Selesai. Dan saya bisa quality time nemenin Dio sama Dea lagi.

Sarapan Eksklusif



Kenapa eksklusif? Karena saya makan full sayur dan buah, ahaha *kidding. Yang nggak boleh dilewatkan adalah cerita tentang sarapan di Arumba Resto. Menunya enak! Mulai dari makanan pembuka, inti dan penutupnya pas di lidah kami.

Suasananya juga dibuat ala-ala Sunda. Ketika makan, pengunjung disuguhi live music Sunda. Saya nggak ngerti bahasanya, tapi lagunya easy listening.

Booking Hotel Murah

Cerita tentang ini seperti nostalgia sekaligus doa biar bisa staycation (lagi) kesini bareng Ray. Saya membayangkan Ray leluasa di-tetah (jalan tapi dipegangi kedua tangannya) di atas rumput Resort. Matanya berbinar melihat gajah, unta, kuda dan burung-burung yang ada di Royal Safari.

Saya langsung hunting hotel di Pegipegi. Siapa tahu harga kamar di Grand Safari Resort pas murah dan saya bisa langsung booking hotel ini. Untuk 3 minggu ini, hotelnya full booked :D.


Dan nemu harga yang pas di kantong dan waktunya. Baiklah, mari kita agendakan staycation, Ray! :)


Teman-teman mau Pegipegi juga? Kemana? Jangan lupa selalu bahagia ya :))
Read More »

5 Rekomendasi Tempat Wisata saat Kamu Liburan di Solo


Halloooo, weekend ini pada mau plesir kemana nih? Jawa tengah merupakan propinsi yang memiliki daya tarik wisata. Salah satu kota yang banyak mempunyai spot wisata dan budaya menarik buat kamu datangi saat weekend atau liburan adalah Kota Solo.

Sebelum memutuskan waktu untuk berlibur bersama keluarga, kerabat, hal yang harus dilakukan adalah booking tiket pesawat jauh-jauh hari agar mendapatkan harga lebih murah. Liburan bisa menjadi momen untuk menjernihkan pikiran dan memanjakan badan.  Dan Solo memiliki spot wisata alam yang menarik dan kekayaan budaya yang patut teman-teman coba.

Keistimewaan kota Solo ini bukan hanya di pusat kotanya saja namun kawasan di sekitarnya seperti Wonogiri, Boyolali, Karanganyar dan Klaten. Kota-kota tersebut seakan menggoda kita untuk didatangi dan dinikmati keindahannya. Beberapa spot wisata yang sangat instagramable yang layak untuk dijelajahi saat teman-teman ke Solo adalah sebagai berikut 

Grojogan Sewu

Jika kamu mencari destinasi alam di Kota Solo. Datanglah ke Grojogan Sewu. Letaknya di Jalan Raya Tawangmangu, Karanganyar. Grojogan Sewu merupakan tempat wisata Populer di Kota Solo. letaknya di Lereng Gunung Lawu.  Udara disini saaaangat sejuk. Berlama-lama disini cocok untuk kamu yang ingin refresehing dari penatnya pekerjaan. Disarankan untuk datang pagi hari ya. Supaya kesejukan air dan udaranya tambah terasa. Persiapkan jaket yang tebal agar tidak kedinginan :)

Taman Hutan Raya KGPPA Mangkunagoro

Taman Hutan Raya atau disingkat menjadi Tahura menjadi salah satu kebangaan wisata di Kota Solo. Untuk kamu yang ingin berwisata alam tapi tidak lepas dari pengetahuan dan edukasi, datanglah ke Taman Hutan Raya. mengingat banyak sekali hal yang bisa dipelajari pengunjung di taman ini. Seperti taman bunga, sumber mata air, berbagai spesies fauna, hingga keberadaan candi. Hawa di Tahura KGPPA Mangkunagoro juga sangat sejuk karena ada di bawah kaki Gunung Lawu. Untuk datang kesini hanya menempuh satu jam dari pusat Kota Solo, tepatnya di Dusun Sukuh, Ngargoyoso, Karanganyar.

Geopark Batu Seribu

Wisata ini Terletak di Jalan Raya Krisakelir KM7 Tiyaran, Sukoharjo. Salah satu objek menarik yang tidak boleh kamu lewatkan saat berkunjung ke Solo adalah Geopark Batu Seribu. Objek wisata ini mempunyai daya tarik karena adanya sumber air yang konon tidak pernah kering walau saat musim kemarau. Penamaan batu seribu diambil karena dahulu kawasan ini merupakan perbukitan batu cadas.  Selain menjadi sumber air, Geopark Batu Seribu juga mempunyai fasilitas wisata lainnya seperti Kolam renang, pemandian mata air, hingga panggung kesenian. Udara sejuk di Kawasan ini bisa membuat kamu betah.

Candi Sukuh

Jika kamu datang ke Solo, mengunjungi Candi Sukuh bisa menjadi pilihan. Lokasinya di daerah Ngargoyoso. Buat yang mabuk darat, kalian harus hati-hati. Persipkan obat anti mabuk. Karena jalan menuju ke candi sukuh menanjak dan berkelok. Bonusnya, kita bisa melihat kebun teh yang indah.

Taman Balekembang

Tepatnya di Jalan Balekembang no 1. Manahan, Banjarsari. Taman ini juga sangat cocok untuk dipakai liburan keluarga, dengan fasilitasnya yang lengkap. Disini kamu bisa bermain perahu, ataupun melihat hamparan bunga-bunga indah yang menghiasi taman. jika kamu lapar, kamu juga bisa kulineran di sekitar taman, lho. Oh iya, saya pernah mengajak Ray kemari. Dia senang sekali karena bisa naik perahu dan memberi makan rusa secara langsung.

Tertarik untuk mengunjungi Kota Solo dan ingin berwisata di sekitar kota Solo? Yuk segera Booking tiket pesawat murah  dari misteraladin.com. supaya tidak mengantri panjang dan menghabiskan waktu. Selain itu, jika kamu memesan tiket di misteraladin, harganya sangat kompetitif karena pembayaran yang aman disertai harga all-in tanpa biaya tambahan.
Read More »

Keseruan Wahana Jungleland Adventure Sentul

Libur tlah tiba, 
Libur tlah tiba,
Hore....
Hore....
Horeeeee....

Penggalan lagunya Tasya membuat kami lebih semangat mengisi liburan ☺. By the way,  saat liburan tiba, teman-teman menghabiskan waktu kemana? Waktu masih tinggal di Depok dulu, dan tidak memungkinkan untuk mudik, kami sekeluarga memutuskan berlibur di sekitar Bogor. Salah satu obyek wisata yang pernah kami kunjungi adalah Jungleland Adventure Sentul.

Bagi teman-teman yang ingin berlibur bersama keluarga, Jungleland Adventure Sentul bisa menjadi rekomendasi yang tepat. Karena disana terdapat banyak wahana yang wajib dicoba bersama keluarga tercinta. Atau yang mau menghadiahi diri sendiri karena pencapaian tertentu, melipir kesini bisa menjadi pilihan.

Oh iya, di bawah ini saya mau sharing tentang wahana apa saja yang dapat dinikmati saat berada di Jungleland Adventure Sentul. Yuk disimak!

Zona Carnivalia
Source: jungleland.co.id

Pada zona ini pengunjung dapat menikmati 14 wahana, lho. Beberapa wahana, banyak yang di khususkan bagi anak-anak, seperti Caroussel, Kiddyland, Midway Games, Mini Swinger dan juga Mini Drop. Pokoknya, di zona ini, anak-anak "dimanjakan" dengan beberapa permaianan.

Bagi yang ingin menikmati pemandangan area seluruh Jungleland dapat mencoba wahana Ferris Wheel. Wahana ini memiliki ketinggian sekitar 40 meter dan merupakan salah satu wahana tertinggi di Indonesia. Syarat menaiki wahana ini adalah memiliki tinggi badan minimal 110 cm. Pemandangan yang disajikan sangat menarik hingga kamu dapat melihat Gunung Pancar. 

Zona Explora
Source: jungle.co.id
Zona ini menyediakan 3 wahana yang tidak kalah menarik dari zona sebelumnya. Saat memasuki zona ini, ada wahana Safari Dino yang akan mengajak kalian kembali ke beberapa juta tahun yang lalu dan melihat berbagai jenis dinosaurus. Bukan sekedar patung atau replika, namun dinosaurus yang ada di sini dapat bergerak dan mengeluarkan suara.

Selain dinosaurus, area ini juga memiliki berbagai jenis hewan seperti musang, iguana, kura-kura, kadal, ular hingga buaya dalam Animal Corner. Wahana selanjutnya adalah Octopus yang akan memacu adrenalin dengan seekor gurita raksasa membalikkan perahu yang sedang Kamu tempati. Sensai yang dihasilkan sangat menegangkan.

Zona Tropicalia
Source: jungleland.co.id

Zona ini terdapat 11 wahana menarik yang dapat pengunjung jelajahi. Wahana yang terdapat di zona ini antara lain adalah Convoy 6 dimana pengunjung akan dibawa keliling bersama teman dan keluarga. Kemudian ada wahana Happy Swing yang merupakan ayunan raksasa akan membawa pengunjungnya melambung tinggi bersama keluarga. Trus ada Texan Train siap meluncur di atas rel sepanjang 1,7 km dan siap mengajak keluarga keliling arena Jungleland selama 15 menit. 

Kemudian ada wahana lainnya seperti Harvest Time, Happy Train, Mini Bumper Car, Mini Ferris Wheel, North Pole, Ship Adventure, Water Flume dan juga Wave Swinger.

Zona Mysteria
Source: jungleland.co.id

Terdapat 8 wahana di zona mysteria,  yang terbaru di zona ini adalah Snake Coaster. Wahana yang memiliki ketinggian 22 meter dengan panjang track 535 meter akan memacu adrenalin Kamu dengan kecepatan 65 km/jam. Permainan ini sangat dilarang bagi orang yang bertubuh tinggi kurang dari 130 cm dan juga bagi penderita serangan jantung, hipertensi, riwayat patah tulang belakang serta leher, apalagi sedang hamil.
Wahana lain dalam zona ini yaitu Magic Bike, Mega Drop, Fire Pots, Boat Blaster, Jeep Tour, Hydrolift dan Jump Around.

Science Centre

Jungleland Adventure Sentul tidak hanya menghadirkan wahana untuk bermain, namun kamu juga dapat belajar mengenai ilmu pengetahuan di Science Centre. Belajar di sini menggunakan alat peraga seperti Climate Change yang menampilkan demo tentang proses pemanasan global da perubahan cuaca. Ada juga robot-robot hewan yang dapat bergerak. Bagi kamu yang ingin bermain sambil belajar dapat mengunjungi zona yang satu ini.

Downtown

Setelah lelah bermain-main di berbagai wahana Jungleland Adventure Sentul, tentunya kalian akan terasa lapar. Jangan khawatir karena area bermain ini terdapat satu arena yang tersedia banyak restoran dan tempat makan yang lezat antara lain seperti Sari Barokah, Holland Bakery, Bandros Bistro, Waroeng Sunda dan Milkone Moo. 

Nah, cukup menarik untuk dinikmati bersama keluarga, bukan? Wahana yang disediakan disini pun cukup menantang bagi kamu yang suka tantangan. Apakah kamu tertarik mencoba seluruh wahana yang terdapat di Jungleland Adventure Sentul? Jika iya, maka segera dapatkan tiketnya agar tidak ketinggalan. Siapkan juga barang-barang yang harus dibawa saat travelling, apalagi kalau bawa balita. 

Semoga dapat dijadikan rekomendasi bagi yang akan berkunjung ke Jungleland Adeventure Sentul. Siapkan perlengkapan yang akan kamu bawa, jangan sampai ada yang tertinggal. Nikmati serunya berlibur di Jungleland Adveture Sentul.  Suatu saat pengen lagi liburan kesini ngajak Ray. Selamat berlibur :)
Read More »

Jatuh Cinta dengan Keindahan Alam dan Budayanya, Yuk Miliki Liburan yang Sempurna di Geopark Terpopuler di Indonesia

Sampai saat ini, sama punya keinginan terpendam untuk berwisata bersama keluarga. Bertiga saja, saya, suami dan Ray. Penginnya sih mencari tujuan wisata yang tidak hanya menyajikan keindahan alam, tapi juga mengenalkan pada budaya dan adat setempat yang menarik. Kelihatannya rempong bawa bayi berwisata ke tempat-tempat seperti itu, tetapi saya saaaangat excited.

Sebenarnya tidak perlu jauh-jauh mencari tiket pesawat ke luar negeri, karena kita (eh saya ding) bisa menjadikan geopark kebanggaan Indonesia sebagai tujuan wisata. Serunya lagi, 6 di antara 40 geoheritage sudah diakui UNESCO sebagai geopark atau taman dunia lho. Di mana saja, ya? Simak bareng yuk! Siapa tahu teman-teman juga ada yang mupeng berwisata ke geopark juga kan.

Gunung Batur

Source: merahputih.com
Jika teman-teman memiliki rencana liburan ke Bali atau bahkan sudah menggenggam tiket pesawat yang dibooking dari Traveloka (karena banyak promo euy!) ke Bali, luangkan jadwal ke Gunung Batur yang merupakan geopark yang pertama diresmikan UNESCO. Dikenal sebagai salah satu gunung berapi teraktif di Indonesia, kawasan ini juga memiliki danau berbentuk bulat sabit dengan panjang 7,5 kilometer. 

Selain keindahan letusan gunung yang terdiri dari kaldera ganda dan danau ratusan ribu tahun yang lalu, masih ada 21 situs warisan alam yang tersebar di sebagian besar wilayah Kecamatan Kintamani. Salah satunya Museum Geopark Batur yang menyimpan peninggalan dari letusan Gunung Batur.

Geopark Gunungsewu

Lokasi geopark ini meliputi 3 kabupaten yaitu: Gunung Kidul, Pacitan, dan Wonogiri. Geopark seluas 1802 kilometer persegi ini memiliki 33 situs alam atau geosite. Keindahan alamnya pun terus menarik perhatian para wisatawan, mulai dari Kali Ngalang, Gua Jomblang, Bejiharjo, Pantai Wediombo, dan Karangmojo.

Selain keindahan alamnya, Geopark Gunung Sewu ini juga kekayaan arkeologi berupa budaya manusia pra sejarah yang dikenal dengan Budaya Pacitanian. Tidak heran jika Geopark Gunungsewu ini akhirnya ditetapkan UNESCO sebagai bagian dari Global Geoparks Networks pada September 2015 dan akan kembali divalidasi pada tahun 2019 yang akan datang. 

Geopark Nasional Ciletuh Palabuhanratu, Jawa Barat

lampungpro.id
Setelah resmi masuk sebagai UNESCO Global Geopark, nama geopark yang berada di Jawa Barat ini namanya kian populer. Tak heran jika tiket pesawat maupun transportasi lainnya terus diburu untuk menikmati 13 titik lokasi wisata unggulan dari 24 lokasi wisata yang seirng dikunjungi wisatawan. Bukan hanya menyuguhkan keindahan alam, kawasan ini juga menjadi bukti terjadinya tumbukan lempeng tektonika samudera dengan lempeng benua.

Geopark Kaldera Toba

Source: tobacalderageopark.com
Sempat mengalami beberapa pergantian nama dari tahun 2011, akhirnya Geopark Kaldera Toba ini diresmikan pada 27 Maret 2014. Pusatnya tak lain adalah Danau Toba, yang terbentuk dari letusan gunung berapi sepanjang 87 kilometer. 
Banyak even tradisional yang disuguhkan di kawasan ini, salah satunya Festival Danau Toba yang digelar pada bulan Desember 2017. Selain budaya dan pemandangan alamnya, Geopark Kaldera Toba ini juga memiliki keragaman hayati dan geologi yang tak dimiliki geopark lainnya.

Rinjani UNESCO Global Geopark

Source: Abdul Fatah
Banyak wisatawan yang membeli tiket pesawat ke Nusa Tenggara Barat dengan tujuan mendaki gunung yang jadi impian banyak pendaki di seluruh dunia. Letusan besar gunung yang terjadi ratusan ribu tahun yang lalu menghasilkan kaldera, danau, dan kerucut aktif Gunung barujari. 

Selain menyimpan bukti geologi, geopark ini juga memiliki keragaman flora dan fauna endemik dan ragam budaya masyarakat  yang menarik. Tidak heran jika Geopark ini dimasukkan ke dalam UNESCO Global Geopark bersama Geopark Ciletuh Palabuhan Ratu pada tahun 2018.

Yuk, jadikan geopark populer Indonesia ini sebagai destinasi liburan serumu selanjutnya. 
Read More »

Quality Time! Bermain, Belanja dan Bersantap Bareng Keluarga di Transmart Solo Pabelan

Bagi saya, keluarga adalah rumah. Sejauh apapun kaki pergi, keluarga adalah tempat kembali dan berbagi.

Hampir 6 bulan ini, hidup saya lebih berwarna. Banyak hal-hal baru yang harus saya pelajari sejak adanya Ray. Suami pun juga demikian. Contoh kecilnya saja, kami berdua kompak mantengin kalau ada diskon diapers. Hal yang sebelumnya belum pernah kami lakukan sama sekali. Haha.

Layaknya sebuah rumah, keluarga kecil saya ini adalah tempat berbagi. Saya masih ingat masa-masa baby blues, ketika menangis sambil menyusui Ray, saya terus menyugesti diri saya sendiri agar tetap "waras". Suami pun mengerti sekali, ketika mendapati saya sesenggukan tanpa sebab, ia memberikan pelukan dan menyemangati. Menguatkan bahwa saya tidak sendiri.

Mau apa? Mau diantar kemana? Tanya suami waktu itu. Alun-alun, jawab saya lirih karena takut dia marah. Benar saja, masa iya mau membawa bayi umur 10 hari ke alun-alun? Tapi memang saya mau itu. Dia sama sekali tidak menjudge saya sebagai istri manja, karena memang baby blues itu nyata adanya, dan saya tidak mengada-ada.

Pentingnya Quality Time dengan Keluarga

Suami membawa saya ke alun-alun. Di sana, saya duduk di mobil memeluk Ray. Sesekali kami diam bertiga, suami menikmati musik kesukaannya, dan saya memandangi Ray yang sedang menyusu sambil menghamburkan pandangan ke alun-alun yang sedang ramai karena ada acara.

Transmart-Solo-Pabelan
Family time!

Setelah itu, kami bicara dari hati ke hati sambil makan takoyaki. Ah, rasanya lega sekali bisa quality time seperti ini. Itu pertama kalinya kami quality time bertiga di luar. Waktu itu, saya bisa keluar memawa Ray bukan karena alasan ingin ke rumah sakit atau ke dokternya. Melainkan benar-benar keluar karena ingin menghabiskan waktu bertiga saja.

Sejak saat itu, kalau saya jenuh dengan rutinitas di rumah. Uring-uringan nggak jelas karena merasa yang dilakukan itu-itu saja, biasanya suami berinisiatif mengajak keluar. Begitu juga sebaliknya, ketika suami kelihatan suntuk dengan pekerjaannya. Saya yang menawarkan untuk pergi, "Yuk kita kemana?". Dan biasanya, sepulang dari quality time di luar, energi kami seperti di charger lagi.

Untuk pergi keluar atas nama quality time, saya dan suami mencari tempat yang nyaman dan aman buat Ray. Seperti beberapa hari yang lalu, kami menghabiskan waktu ke Transmart Solo Pabelan sebagai quality time keluarga kami.

Bermain, Belanja dan Bersantap Bersama di Transmart Solo Pabelan

Solo seperti rumah kedua, makanya saat berkunjung kesana, saya sudah tidak asing lagi. Pun bagi suami yang sebelumnya lebih sering ke Jogja. Nah, kali ini kami menikmati kebersamaan di mal yang baru dibuka per Desember 2017. Ngapain aja sih disana?

Bermain sepuasnya

Kami menuju lantai 3, Trans Studio Mini. Ada banyak wahana yang bisa dicoba. Suami mencoba beberapa wahana, salah satunya adalah roller coaster. Saya tahu diri karena membawa Ray, jadi lebih memilih wahana yang aman dan nyaman untuknya. Oh iya, harga tiap wahana berbeda-beda, mulai dari 4 ribu - 30 ribu. Untuk bermain di wahana tersebut, pengunjung harus membuat deposit card terlebih dulu. Setelah itu bisa bermain sepuasnya deh!

Transmart-Solo-Pabelan
Suami cengar cengir naik roller coaster, ahaha.

Transmart-Solo-Pabelan
Saya dan Ray nyobain wahana ini aja. Ray happy sekali :)

Kalau teman-teman berkunjung ke Solo, silakan nikmati wahana Solo di Transmart Pabelan ini. Selain untuk edutainment bagi anak-anak, juga bisa menjadi sarana stress released sekaligus refreshing keluarga. Jadi, tidak hanya anak-anak yang suka, tapi ayah bundanya juga bisa bahagia.

Belanja kebutuhan keluarga

Setelah puas bermain, kami turun ke lantai 2 melihat-lihat di counter baby & kids. Bagi saya dan suami, ada promo dan diskon diapers rasanya seperti surga, ahaha. Karena bisa menghemat keuangan keluarga.

Saya tidak mau berlama-lama di lantai ini karena takut kalap belanja, soalnya barang yang saya butuhkan ada di lantai 1, yaitu fresh market.

Saya memilih-milih buah dan rasanya pengen memborong semuanya. Fyi, buah-buahan di Transmart segar-segar dan manis. Kemarin saya mencicipi nanas dan jeruk, hmmmmm manis pisan!
Buahnya segar dan manis pisan!

Kata bidan, untuk memproduksi ASI, saya harus banyak mengonsumsi buah, sayur dan telur rebus. Saya pun mematuhinya dan memang terbukti produksi ASI buat Ray sangat melimpah. Makanya, kalau ada promo buah, sayur atau sumber protein hewani dengan harga murah seperti di Transmart Solo, saya sangat sumringah.

Kemarin suami juga mengkode minta dibelikan cumi. Ah, itu salah satu favorit kami. Teman-teman di daetah Solo yang suka makan buah dan sayur serta daging/ikan, Transmart Solo Pabelan bisa menjadi rekomendasi tempat belanja. Kalau repot  memasak di rumah, sekalian saja dimasak di tempat, tinggal pilih mau dibakar atau digoreng. Praktis kan?
Siapa yang hobby makan cumiiiiì. Me!

Oh iya, sebenarnya, selain family time, kemarin saya juga menyempatkan untuk bertemu Blogger Solo di acara Blogger Gathering dengan Transmart Solo Pabelan.
Keakraban Blogger Solo

Dalam acara tersebut, Bapak Wasino selaku General Manager Transmart Solo Pabelan menyampaikan bahwa Transmart sedang ada program redbox project lho. Program ini berupa kegiatan seperti live music, beauty class, lomba masak, mewarna dan foto selfie. Jadi, selain belanja, kita bisa ikut lomba tersebut dan berpeluang memenangman hadiah yang totalnya jutaan rupiah. Ssst, siapa tahu bisa dapat grand prize mobil kan?
Bapak Wasino selaku GM Store Transmart Solo Pabelan

Program ini sudah dimulai sejak 1 Juli 2018 dan akan berakhir pada 31 Desember 2018. Daaan, Transmart Solo Pabelan yang menjadi pertama yang mengadakan program ini. Jangan sampai ketinggalan pokoknya. Kapan lagi ikutan Gebyar Hepi Hepi kayak gini? 💓

Ah iya, sekadar informasi, bagi teman-teman yang ingin mengadakan workshop atau lomba dengan jumlah peserta yang banyak. Transmart Solo Pabelan bersedia menyediakan tempat dan juga hadiahnya lho. Tentunya 1 Minggu sebelum acara tersebut menghubungi pihak Transmart Solo terlebih dahulu.

Bersantap sekenyangnya

Setelah capek bermain, belanja dan bertemu para blogger Solo, saya dan suami memutuskan untuk makan siang. Kami turun di lantai dasar dan memilih bebek semangat sebagai menu makan siang kami.
Bebek Semangat yang rasanya enak sekali :)

Nasi bebek sambal matah yang baru pertama kali kami cicipi dan ternyata enak sekali. Di tengah makan, Ray poop, huks. Di dekat bebek semangat ada nursery room yang nyaman. Saya mengganti popok Ray dan menyusuinya di ruang tersebut.

Di nursery room, Ray tertidur pulas. Setelah itu, saya menghampiri suami untuk meneruskan makan lagi. Ah, rasanya weekend ini bahagia sekali bisa family time bertiga.

Konsep 4 in 1 yang diusung Transmart memang terbukti membuat keluarga kami bisa menghabiskan waktu bersama; Bermain, belanja dan makan sepuasnya dengan bahagia. Oh iya 1 lagi, NONTON film suka-suka. Untuk nonton, mungkin nunggu Ray agak besar kali ya. Ehehe

Karena sekarang era digital, mantengin diskon nggak harus datang langsung ke tokonya. Kemarin saya coba cek ada promo apa saja yang berlangsung di website resmi Carrefour Indonesia, www.carrefour.co.id dan sudah memilih beberapa produk untuk dibeli. Nanti saat mau belanja ke Transmart Solo Pabelan, saya tinggal belanja produk tersebut dan membayarnya di kasir dengan menunjukkan promo tersebut. Biar nggak ketinggalan promo dan kegiatan menarik dari Transmart, bisa follow akun sosmednya ya:

IG:@transmartcarrefour/ @transmartcarrefourpabelan

Twitter: @transmart_IND

FB: Carrefour Indonesia

Selamat weekend teman-teman! Happy quality time bersama keluarga :). Dan ini cuplikan video keseruan kami di Transmart Solo Pabelan. Check it out!

Read More »