Featured Slider

Mau Semangat dan Konsisten Berolahraga? 5 Tip Ini Layak Dicoba, Lho!


Olahraga menjadi salah satu goals saya tahun ini. Eh, tetapi list "konsisten buat olahraga" selalu menjadi goals tahunan, hanya saja seringkali alasan malas dan tidak punya waktu membuat list tersebut hanya sekadar angan-angan belaka.

Dua tahun terakhir ini,  saya berniat lebih rajin untuk olahraga. Alhamdulillah sampai sekarang bisa menjalaninya. Ternyata ada beberapa tipsnya lho biar bisa konsisten berolahraga. Apa saja sih? Yuk disimak.

1. Memilih olahraga yang fleksibel dengan kita

Jadi, sebelumnya saya berpikir olahraga apa sih yang pas buat saya? Sehingga dari tahun ke tahun, pikiran tersebut membuat saya enggan untuk merealisasikannya. Alih-alih langsung berolahraga, saya cenderung berkutat dalam niat saja.

Setelah itu saya mengubah mind set. Memilih olahraga yang fleksibel dengan waktu saya. Apapun jenisnya, saya kerjakan dengan suka cita. Misalnya, sebelum hamil saya sering mengantarkan keponakan saya, Lintang, untuk latihan badminton di klubnya. Saya sering ikut main dengan Lintang 30 menit dan sesekali Lintang memberikan bocoran skill badmintonnya. Saya membawa kostum olahraga, sepatu dan raket dari rumah karena memang niat untuk ikut olahraga. Fyi, Lintang latihan setiap hari. Nah, saya bisa 2 atau 3 kali seminggu untuk olahraga badminton.

Ketika hamil, saya masih mengantarkan Lintang badminton tapi sudah tidak ikut badminton lagi, hehe. Saya memilih berenang dan yoga untuk latihan pernafasan. Dan setelah melahirkan, saya memilih senam, lari dan jogging. 

Nah, saya mulai aktif berolahraga lagi ketika bayi saya berumur 5 bulan. Lari dan jogging saya lakukan di car free day. Senam saya lakukan di rumah. Pokoknya saya memilih olahraga yang fleksibel dengan waktu yang saya miliki. 

2. Niat kuat

Poin ini penting banget. Kalau nggak ada niat, mungkin mustahil bisa konsisten untuk melakukan olahraga. Pasti banyak alasannya. Yang paling klasik adalah tidak punya waktu. Sejak memiliki Ray, saya juga sering beralasan tidak punya waktu olahraga karena sibuk mengurus bayi. Makanya saya berniat kuat untuk on the track lagi berolahraga.

Setelah melakukannya beberapa kali, saya sudah terbiasa dengan ritmenya. Kalau memang benar-benar nggak bisa, saya kembali ke poin satu. Memilih olahraga yang fleksibel buat waktu saya.

3. Disiplin

Setelah sukses menyusun jadwal olahraga, selain niat kuat juga dibutuhkan disiplin. Nggak perlu lama-lama kok, 15-30 menit asal konsisten sudah bagus lho. Eits, jangan meremehkan kalau yang tidak bekerja office hour lebih mudah memanajemen waktu ya. Bagi ibu rumah tangga seperti saya juga memiliki tantangan untuk meluangkan waktu buat keluarga.

Justru pekerjaan di rumah kayaknya ada saja *curhat*. Jadi, selain niat kuat, perlu disiplin untuk melakukan olahraga. 

4. Sendiri? Don't worry!

Bersama-sama melakukannya akan lebih semangat, tapi saat sendiri pun tidak masalah kan? Jadi, kalau tidak ada teman untuk olahraga biasanya kita cenderung malas melakukannya. Menurut saya, ini hanya masalah kebiasaan. Kalau biasanya berolahraga ditemani suami, saya akan merasa agak gimana gitu saat selanjutnya hanya melakukannya sendiri. 

Makanya saya selalu berniat kalau olahraga ini untuk saya sendiri, jadi ketika melakukannya dengan atau tanpa teman pun, saya akan tetap melakukannya. 

5. Memilih pernak perrnik pendukung biar lebih semangat olahraga

Nah, agar lebih semangat dalam berolahraga, pemilihan pernak pernik pendukungnya juga berpengaruh lho. Misalnya, Lintang bisa merasakan harus memakai raket yang mana atau mengenakan out fit apa saat latihan badminton. Kalau tidak sesuai, seringkali membuat semangat latihannya down.

Sama halnya dengan saya, ketika beberapa hari yang lalu sepatu saya rusak, saya jadi agak malas-malasan untuk berangkat lari di car free day. Huhu. Makanya, saya langsung hunting sepatu sneakers wanita biar semangat berolahraga bisa up lagi. Saya suka pakai sneakers wanita karena nyaman. Nggak pas olahraga saja sih, tapi pas hang out pun paling suka memakai sneakers wanita.

Oh iya, 5 hal ini yang menjadi pertimbangan saya ketika membeli sepatu sneakers wanita :

1. Nyaman dipakai

Nyaman di kaki adalah pertimbangan utama buat saya sebelum beli sepatu sneakers. Kalau memang harganya mahal tapi nyaman dipakai (ini kalau beli langsung), biasanya saya akan menunggu diskon dulu dan menabung. 

2. Harga

Sebagai konsumen, tentunya saya lebih memilih harga yang murah tapi kualitasnya nggak murahan. Jadi, saya rajin nengok diskon atau promo saja kalau mau harga yang paling murah.

3. Warna

Saya suka warna putih. Cocok buat olahraga dan hangout. Meski gampang kotor, saya tetap jatuh cinta. Biasanya setelah dipakai, saya lap bagian yang kotor dan dimasukkan ke kardus lagi agar tidak berdebu.

4. Ukuran

Nah, saya lebih memilih ukuran sepatu di atas ukuran sebenarnya. Karena saya sering pakai kaos kaki sehingga kalau memilih ukuran yang agak besar bisa pas ketika memakainya.

5. Beli online

Setahun terakhir, saya lebih suka dan sering berbelanja online. Dengan alasan hemat tenaga, waktu dan anggaran rumah tangga. Termasuk beli sepatu sneakers wanita ini. Bisa memilih sepuasnya. Untuk size juga ada panduan chart-nya. Selain itu, bisa cek ricek kredibilitas marketplace dengan membaca review-review konsumennya. 

Semoga saja sepatu sneakers wanita saya segera sampai ya. Biar weekend ini bisa dipakai ke car free day lagi. Semangat dan niat olahraga bisa membara lagi. Fighting!

Selamat berbelanja, eh olahraga teman-teman :)

Read More »

Pajak Motor, Ganti Plat, Mutasi dan Pindah Nama Kepemilikan Motor

Saya agak kerepotan buat mengurus pajak motor kali ini. Soalnya ngurusnya PAKET SUPER COMBO, ahaha. Selain pajak 5 tahun, saya juga mengurus penggantian plat dan kepemilikan motor.

Scoopy merupakan motor perjuangan hadiah dari Mas Joko dan Mbak Era. Dulu dibeli pas saya kerja di Jakarta dan dibawa pulang ketika saya melanjutkan kuliah di Solo. Setelah selesai kuliah, saya mau mengembalikan motor tersebut, tapi Mbak Era bilang kalau motor itu buat saya sebagai hadiah nikah. Nggak terasa kalau sudah 5 tahun scoopy itu menemani saya "berjuang" melunasi mimpi.

Oh iya, nulis ini karena saya beneran lieur sama prosedurnya, biar diingatkan saja siapa tahu ada yang pengen pajak, ganti plat, balik nama dan mutasi kendaraan bermotor juga. Nah, scoopy saya plat B mau pindah AD. Atas nama Mbak Era dibalik menjadi nama saya.

Cek Fisik (Gesek Nomor Rangka dan Mesin)
Karena scoopy ada di Klaten, maka langkah pertama yang saya lakukan adalah cek fisik ke Samsat Klaten. Bawa BPKB Motor, STNK motor. Suami saya menjelaskan ke petugasnya kalau mau pajak 5 tahunan, mutasi dan ganti plat plus balik nama. Beneran PAKET COMBO kan? Ahaha.

Berkas cek fisik tersebut jadinya 7 hari dan gratis. Paling pas cek fisik ngasih 5 ribu. Nah, setelah berkas ini jadi, saya mengirim beberapa berkasnya ke Depok. Minta tolong Mas Joko buat ngurusin pencabutan berkasnya. Honestly, sebenarnya saya pengen ngurus langsung sekalian nostalgia naik KRL dan kereta. Tapi Ray jadwal imunisasi DPT nya sudah dekat dan ada beberapa hal yang harus saya urus, jadi niat itu saya urungkan. Padahal saya juga kangen sama Dio sama Dea, huhu.

Fyi, motor nggak perlu dibawa ke Depok ya, hanya beberapa berkas saja untuk pencabutan, antara lain: BPKB asli, KTP saya asli sebagai pemilik baru, berkas cek fisik. Pengurusannya di Samsat Depok. Mas Joko nggak ngurus sendiri, beliau minta tolong Om Bob (yang momong Dio) buat ngurus pencabutan berkasnya di Depok.

Kata Om Bob, kemarin scoopy saya habis 500 ribu. Prosesnya cepat, sehari jadi, bahkan cuma beberapa jam aja bisa ditunggu. Suami yang pernah punya pengalaman mencabut berkas di Jakarta agak kaget karena saking cepetnya. Dulu dia dioper-oper administrasinya dan prosesnya beberapa minggu kemudian baru selesai.

Oh iya, pajak motor saya kemarin telat beberapa hari. Karena sebelumnya repot sama proses melahirkan, jadi kelupaan buat ngurus pajak sama mutasi scoopy ini. Nggak lupa sih, cuma mbayangin ribet prosedurnya jadi jiper mau ngurus, hehe. Makanya nulis ini buat cerita kalau ternyata nggak seribet itu.

Untuk berkas pencabutan nunggu waktu 1 bulan dulu. Kemarin pas dokumen lengkap, samsat Depok menginformasikan via sms agar dokumen tersebut diambil. Pengambilannya pakai surat kayak gini:

Setelah selesai pencabutan berkasnya, semua dokumen dikirim lagi ke Klaten buat ngurus pajak, ganti plat, mutasi dan balik nama di Samsat Klaten. Kemarin yang dokumen yang dikirim balik ada sebendel: arsip STNK, Rujukan, Bukti pengiriman, Arsip BPKB, Fiskal antar daerah, Kwitansi, STNK, BPKB, Kartu Induk BPKB, Berita acara pencarian arsip BPKB, Surat keterangan pengganti arsip, Faktur kendaraan, Sertifikat Nomor Identifikasi Kendaraan Bermotor, FC pemilik lama dan baru, dan printilan dokumen lain.

Untuk pengambilannya, kata Om Bob bayar 20 ribu. Fyi, buat pengurusan ini, saya nggak diminta surat kuasa meskipun diurusin sama orang lain. Nah, kalo di Klaten harus pakai surat kuasa misal pengurusannya dilakukan sama orang lain. Lain cerita kalo pake calo, ahaha.

Memasukkan berkas di Samsat Klaten

Welcome to the jungle

Siapkan stok energi dan sabarnya ya. Karena pengurusan BPKB di Klaten ada 2 tempat yaitu samsat dan polres. Jadi, bolak balik ke dua lokasi itu merupakan hal lumrah. Padahal jaraknya, hmmmm.

Pertama, saya datang ke samsat Klaten lagi buat cek fisik. Kirain langsung jadi. Padahal sepi lho. Entahlah alasannya apa. Saya disuruh balik keesokan harinya jam 2 siang. Karena ga mau bolak balik, saya ke samsat sekalian mudik. Lusa (selang 1 hari dari cek fisik) jam 9 pagi datang ke samsat lagi. Petugasnya bilang kalo ga bisa melayani, karena harus sesuai stempel yang tertera, yaitu Jam 2 siang.

Logikanya, kalo dijanjikan Jumat jam 2 siang bisa diambil, saya datang Sabtu pagi, berkas itu udah jadi dong ya? Petugasnya kekeuh kalo pengurusan itu dilayani jam 2 siang. Kalau harinya mundur, ya tetep jam 2 siang itu (misal Senin, ya Senin jam 2, ga boleh pagi). Muka suami udah merah padam pengen ngajak berantem, tapi saya mengerling. Saya bilang mau ngambil Senin saja jam 2, karena kalo hari itu juga, nanggung banget.

Sepanjang jalan kenangan, suami ngomel-ngomel masih ga terima alasan petugas tadi. Saya mau ikut kesetrum tapi nahan-nahan karena ga mau weekend kami berantakan, ahaha.

Senin tepat jam 2 siang, suami datang ke samsat. Dan pengurusannya ternyata simple banget. TRUS KENAPA GA DARI KEMARIN SIH? 3x datang baru dapat berkas buat cek fisik (((doang))).

Fyi, berkas mutasi di copy 4x ya, 3 untuk di samsat, 1 buat di polres. Daripada 2x fotocopy kan? Inget, pengurusannya bukan di satu atap.

Di Polres Klaten

Suami memasukkan berkas di loket BPKB. Dan pengecekan kelengkapan berkasnya nunggu 3 Minggu. Menghela nafas dulu.

Setelah 3 Minggu, saya ke Polres lagi. Berkas yang kemarin dikumpulkan dan diberi selembar kertas buat pengambilan BPKB. Selain itu, saya juga membayar 225 ribu di loket untuk pengurusan tersebut.

Ah iya, BPKB dapat diambil 2 bulan setelah pembayaran. Apa sudah selesai? Belum, ahaha. Saya harus ke Samsat buat mengurus STNK dan ganti plat nomor.

Ke Samsat Klaten lagi dan lagi

Kalau sudah masuk tahap ini, pengurusannya cepat. Entah kenapa kemarin malah cek fisik yang membutuhkan waktu berhari-hari. 3x datang kesana baru jadi euy.

Ada plang gede yang menghimbau agar tidak memakai calo. Tapi mengurus sendiri ternyata butuh effort besar *elap peluh*.

Back to the topic, setelah pengurusan dari polres Klaten, saya memasukkan berkas ke samsat. Pertama saya menyerahkan di lantai 1. Setelah di cek berkasnya, saya disuruh ke lantai 2.


Suami mengisi formulir dan mengumpulkan berkas. Fyi, jangan lupa bawa bolpoin sendiri. Soalnya disana gak ada. Kata suami ternyata disana ada jasa menuliskan formulir dan membayar 2 ribu.

Hari itu antri lumayan banyak. Tapi tempat menunggunya asyik, ada tempat bermain anak-anak, reading corner, tempat charger dan disediakan minum juga. Toiletna juga bersih, jadi kalau kebelet nggak usah lari ke lantai 1. Ssst, ada ruang menyusui juga lho.


Petugas di lantai 2 ramah dan cekatan. Utu yang membuat saya betah menunggu. Kalau ada yang bertanya, mereka jawabnya enak (ga judes). Karena kelamaan, Ray agak rewel karena ngantuk. Salah satu petugas bertanya nomor saya berapa dan langsung dibantu menyelesaikan pengurusannya. Alhamdulillah.

Di loket ini saya bayar 425 ribu. STNK sudah jadi dan tahap terakhir adalah plat nomor yang nunggu sekitar 1 jam an.

Akhirnya selesai juga tahap-tahapnya, ahaha. Sempat tergiur sama calo, tapi kekeuh mengurus sendiri. Yang di Depok dibantuin Mas Joko sih, ekeke.

Idealisme itu ternyata mahal sekali ya, wkwkw *elap keringet*.

Kalau di kota teman-teman pengurusan pajak, mutasi dan ganti namanya mudah atau bikin nyerah? :D
Read More »

Quality Time! Bermain, Belanja dan Bersantap Bareng Keluarga di Transmart Solo Pabelan

Bagi saya, keluarga adalah rumah. Sejauh apapun kaki pergi, keluarga adalah tempat kembali dan berbagi.

Hampir 6 bulan ini, hidup saya lebih berwarna. Banyak hal-hal baru yang harus saya pelajari sejak adanya Ray. Suami pun juga demikian. Contoh kecilnya saja, kami berdua kompak mantengin kalau ada diskon diapers. Hal yang sebelumnya belum pernah kami lakukan sama sekali. Haha.

Layaknya sebuah rumah, keluarga kecil saya ini adalah tempat berbagi. Saya masih ingat masa-masa baby blues, ketika menangis sambil menyusui Ray, saya terus menyugesti diri saya sendiri agar tetap "waras". Suami pun mengerti sekali, ketika mendapati saya sesenggukan tanpa sebab, ia memberikan pelukan dan menyemangati. Menguatkan bahwa saya tidak sendiri.

Mau apa? Mau diantar kemana? Tanya suami waktu itu. Alun-alun, jawab saya lirih karena takut dia marah. Benar saja, masa iya mau membawa bayi umur 10 hari ke alun-alun? Tapi memang saya mau itu. Dia sama sekali tidak menjudge saya sebagai istri manja, karena memang baby blues itu nyata adanya, dan saya tidak mengada-ada.

Pentingnya Quality Time dengan Keluarga

Suami membawa saya ke alun-alun. Di sana, saya duduk di mobil memeluk Ray. Sesekali kami diam bertiga, suami menikmati musik kesukaannya, dan saya memandangi Ray yang sedang menyusu sambil menghamburkan pandangan ke alun-alun yang sedang ramai karena ada acara.

Transmart-Solo-Pabelan
Family time!

Setelah itu, kami bicara dari hati ke hati sambil makan takoyaki. Ah, rasanya lega sekali bisa quality time seperti ini. Itu pertama kalinya kami quality time bertiga di luar. Waktu itu, saya bisa keluar memawa Ray bukan karena alasan ingin ke rumah sakit atau ke dokternya. Melainkan benar-benar keluar karena ingin menghabiskan waktu bertiga saja.

Sejak saat itu, kalau saya jenuh dengan rutinitas di rumah. Uring-uringan nggak jelas karena merasa yang dilakukan itu-itu saja, biasanya suami berinisiatif mengajak keluar. Begitu juga sebaliknya, ketika suami kelihatan suntuk dengan pekerjaannya. Saya yang menawarkan untuk pergi, "Yuk kita kemana?". Dan biasanya, sepulang dari quality time di luar, energi kami seperti di charger lagi.

Untuk pergi keluar atas nama quality time, saya dan suami mencari tempat yang nyaman dan aman buat Ray. Seperti beberapa hari yang lalu, kami menghabiskan waktu ke Transmart Solo Pabelan sebagai quality time keluarga kami.

Bermain, Belanja dan Bersantap Bersama di Transmart Solo Pabelan

Solo seperti rumah kedua, makanya saat berkunjung kesana, saya sudah tidak asing lagi. Pun bagi suami yang sebelumnya lebih sering ke Jogja. Nah, kali ini kami menikmati kebersamaan di mal yang baru dibuka per Desember 2017. Ngapain aja sih disana?

Bermain sepuasnya

Kami menuju lantai 3, Trans Studio Mini. Ada banyak wahana yang bisa dicoba. Suami mencoba beberapa wahana, salah satunya adalah roller coaster. Saya tahu diri karena membawa Ray, jadi lebih memilih wahana yang aman dan nyaman untuknya. Oh iya, harga tiap wahana berbeda-beda, mulai dari 4 ribu - 30 ribu. Untuk bermain di wahana tersebut, pengunjung harus membuat deposit card terlebih dulu. Setelah itu bisa bermain sepuasnya deh!

Transmart-Solo-Pabelan
Suami cengar cengir naik roller coaster, ahaha.

Transmart-Solo-Pabelan
Saya dan Ray nyobain wahana ini aja. Ray happy sekali :)

Kalau teman-teman berkunjung ke Solo, silakan nikmati wahana Solo di Transmart Pabelan ini. Selain untuk edutainment bagi anak-anak, juga bisa menjadi sarana stress released sekaligus refreshing keluarga. Jadi, tidak hanya anak-anak yang suka, tapi ayah bundanya juga bisa bahagia.

Belanja kebutuhan keluarga

Setelah puas bermain, kami turun ke lantai 2 melihat-lihat di counter baby & kids. Bagi saya dan suami, ada promo dan diskon diapers rasanya seperti surga, ahaha. Karena bisa menghemat keuangan keluarga.

Saya tidak mau berlama-lama di lantai ini karena takut kalap belanja, soalnya barang yang saya butuhkan ada di lantai 1, yaitu fresh market.

Saya memilih-milih buah dan rasanya pengen memborong semuanya. Fyi, buah-buahan di Transmart segar-segar dan manis. Kemarin saya mencicipi nanas dan jeruk, hmmmmm manis pisan!
Buahnya segar dan manis pisan!

Kata bidan, untuk memproduksi ASI, saya harus banyak mengonsumsi buah, sayur dan telur rebus. Saya pun mematuhinya dan memang terbukti produksi ASI buat Ray sangat melimpah. Makanya, kalau ada promo buah, sayur atau sumber protein hewani dengan harga murah seperti di Transmart Solo, saya sangat sumringah.

Kemarin suami juga mengkode minta dibelikan cumi. Ah, itu salah satu favorit kami. Teman-teman di daetah Solo yang suka makan buah dan sayur serta daging/ikan, Transmart Solo Pabelan bisa menjadi rekomendasi tempat belanja. Kalau repot  memasak di rumah, sekalian saja dimasak di tempat, tinggal pilih mau dibakar atau digoreng. Praktis kan?
Siapa yang hobby makan cumiiiiì. Me!

Oh iya, sebenarnya, selain family time, kemarin saya juga menyempatkan untuk bertemu Blogger Solo di acara Blogger Gathering dengan Transmart Solo Pabelan.
Keakraban Blogger Solo

Dalam acara tersebut, Bapak Wasino selaku General Manager Transmart Solo Pabelan menyampaikan bahwa Transmart sedang ada program redbox project lho. Program ini berupa kegiatan seperti live music, beauty class, lomba masak, mewarna dan foto selfie. Jadi, selain belanja, kita bisa ikut lomba tersebut dan berpeluang memenangman hadiah yang totalnya jutaan rupiah. Ssst, siapa tahu bisa dapat grand prize mobil kan?
Bapak Wasino selaku GM Store Transmart Solo Pabelan

Program ini sudah dimulai sejak 1 Juli 2018 dan akan berakhir pada 31 Desember 2018. Daaan, Transmart Solo Pabelan yang menjadi pertama yang mengadakan program ini. Jangan sampai ketinggalan pokoknya. Kapan lagi ikutan Gebyar Hepi Hepi kayak gini? 💓

Ah iya, sekadar informasi, bagi teman-teman yang ingin mengadakan workshop atau lomba dengan jumlah peserta yang banyak. Transmart Solo Pabelan bersedia menyediakan tempat dan juga hadiahnya lho. Tentunya 1 Minggu sebelum acara tersebut menghubungi pihak Transmart Solo terlebih dahulu.

Bersantap sekenyangnya

Setelah capek bermain, belanja dan bertemu para blogger Solo, saya dan suami memutuskan untuk makan siang. Kami turun di lantai dasar dan memilih bebek semangat sebagai menu makan siang kami.
Bebek Semangat yang rasanya enak sekali :)

Nasi bebek sambal matah yang baru pertama kali kami cicipi dan ternyata enak sekali. Di tengah makan, Ray poop, huks. Di dekat bebek semangat ada nursery room yang nyaman. Saya mengganti popok Ray dan menyusuinya di ruang tersebut.

Di nursery room, Ray tertidur pulas. Setelah itu, saya menghampiri suami untuk meneruskan makan lagi. Ah, rasanya weekend ini bahagia sekali bisa family time bertiga.

Konsep 4 in 1 yang diusung Transmart memang terbukti membuat keluarga kami bisa menghabiskan waktu bersama; Bermain, belanja dan makan sepuasnya dengan bahagia. Oh iya 1 lagi, NONTON film suka-suka. Untuk nonton, mungkin nunggu Ray agak besar kali ya. Ehehe

Karena sekarang era digital, mantengin diskon nggak harus datang langsung ke tokonya. Kemarin saya coba cek ada promo apa saja yang berlangsung di website resmi Carrefour Indonesia, www.carrefour.co.id dan sudah memilih beberapa produk untuk dibeli. Nanti saat mau belanja ke Transmart Solo Pabelan, saya tinggal belanja produk tersebut dan membayarnya di kasir dengan menunjukkan promo tersebut. Biar nggak ketinggalan promo dan kegiatan menarik dari Transmart, bisa follow akun sosmednya ya:

IG:@transmartcarrefour/ @transmartcarrefourpabelan

Twitter: @transmart_IND

FB: Carrefour Indonesia

Selamat weekend teman-teman! Happy quality time bersama keluarga :). Dan ini cuplikan video keseruan kami di Transmart Solo Pabelan. Check it out!

Read More »

Pengalaman Memeriksakan Ray ke dr. Ani Isti, SpA Klaten


Saat Ray berusia 5 hari, saya agak kaget melihat tubuh dan matanya yang berwarna kekuningan. Suami pun merasakan hal yang sama. Saya lalu searching dokter anak yang praktik di hari itu dan bertanya kepada beberapa saudara mengenai informasi dokter anak yang rekomended.

Akhirnya saya memutuskan untuk memeriksakan Ray ke dr. Ani Isti, SPA. Beliau praktik di RSIA Klaten dan kliniknya juga. Nah, waktu itu saya memutuskan membawa Ray ke kliniknya, karena jam bukanya pas di sore hari (17.00-19.00) sesuai kebutuhan kami. 

Kliniknya nyaman

Oh iya, saya janjian sama Mbak Lingga. Dia mau ngasih susu buat booster ASI *terharu*. Mbak Lingga ternyata juga pernah memeriksakan bayinya ke klinik ini. Waktu itu bayinya kena kuning dan dirujuk fototerapi. Dan ternyata Ray juga mengalami hal yang sama dengan Fildza (bayinya Mbak Lingga), kena kuning, huhu. 





Kliniknya nyaman sekali. Area parkirnya luas sehingga tidak susah untuk parkir mobil. Di dalam klinik juga legaan, ada sofa untuk pasien menunggu. Di belakang juga ada area bermain untuk anak-anak meskipun hanya sederhana. 

Ada apotek juga yang berada di klinik. Jadi, resepnya bisa langsung ditebus di apotek itu. 

Saya dua kali kesana. Pertama karena Ray kuning, kedua saat Ray imunisasi BCG. Dan kenyamanan merupakan salah satu hal yang menjadi pertimbangan kami untuk memeriksakan Ray kesana. Nyaman dari segi tempat maupun pelayanannya.

Dokternya sangat informatif

Sebenarnya, saya sudah menebak kalau Ray itu kena kuning. Dokter Ani juga beranggapan sama saat melihat Ray pertama kali. Saya diberi rujukan untuk tes darah Ray ke RSIA Klaten.

Beliau sempat menanyakan ASI saya lancar atau tidak. Ray dijemur atau tidak kalau pagi hari. Saya pun bilang kalau ASI saya tidak ada masalah. Ray menyusu dengan baik setelah lahir. Asi saya juga keluar meskipun belum terlalu deras di hari pertama. Saya mematuhi saran suster untuk menyusui Ray tiap 2 jam sekali dan membangunkannya jika tidur untuk diberikan asi. Jadi kenapa bisa kuning? Huhu.

Dijemur nggak? Nah, 3 hari di rumah sakit memang tidak sempat dijemur karena anginnya cukup kencang dan suasananya kayak mendung. Mulai dijemur saat pulang ke rumah. Trus kenapa bisa kuning? Huhu.

Dokter Ani dengan sabar mendengar penjelasan saya. Beliau tahu kalau saya sudah melakukan semua seperti teori yang seharusnya, tapi kenyataannya Ray kena kuning juga. 

Oh iya, saya juga curhat tentang puting saya yang lecet. Sakitnya ampun-ampunan. Tiap menyusui Ray, saya menahan perih akibat luka lecet tersebut. 

Biasanya, puting lecet diakibatkan karena posisi menyusui yang kurang pas. Coba kalau pas posisinya, insya Allah bayi dan ibunya bakalan enak. Mau dikasih tahu praktinya? Tanya baliau. Saya mengiyakan dengan antusias. Ray mulai saya pangku dan beliau membenarkan posisi menyusu Ray. 

Sebaiknya aerola (bener ga tulisannya? :p), bisa masuk semua ke mulut bayi, sehingga ASI lebih deras saat bayi menyusu. Beliau menjelaskan sambil membenarkan posisi Ray dan tangan saya. Benar saja, saya tidak merasa nyeri lagi ketika Ray menyusu.

Tidak hanya itu, saya juga diajari membangunkan bayi ketika tidur dan tidak mau menyusu, yaitu dengan memencet telapak kaki bayi agak keras sehingga bayi membuka mulutnya. Saya pernah mencobanya ketika Ray tidur pulas dan enggan menyusu.

Pertanyaan-pertanyaan suami juga dijawab dengan bahasa yang mudah dimengerti. Maksudnya, ada beberapa istilah kedokteran yang tidak kami mengerti, beliau menjelaskannya dengan lugas. Karena ini pengalaman pertama memiliki anak, banyak hal yang baru kami tahu dan lagi-lagi dokter Ani dengan sumringah berbagi pengetahuannya.

Biaya

Untuk pemeriksaan bayar 70 ribu. Kalau ada resep obatnya dibayar terpisah di apotek.

Yang di daerah Klaten dan sedang mencari dokter anak yang kredibel dan supel, dr. Ani bisa menjadi referensi. Mau imunisasi atau memeriksakan anaknya yang sedang sakit bisa datang ke RSIA Klaten atau kliniknya.


Eits, saya mendoakan semoga anak-anak sehat selalu ya :)



Read More »

6 Esensial Tips Membuat Rambut Menjadi Lebih Lurus dan Indah


Rambut merupakan mahkota bagi perempuan yang perlu dijaga perawatannya agar lebih sehat. Bagi saya yang berhijab, tentu harus lebih ekstra dalam menjaga agar rambut tidak cepat rusak. Apalagi kalau sedang berada di rumah, tentunya keindahan rambut menjadi salah satu daya tarik agar terlihat lebih cantik di mata suami ❤.

Melakukan perawatan rambut secara teratur baik di rumah melalui penggunaan berbagai bahan alami seperti masker pepaya dan madu, atau menyisir dengan sisir catok yang berfungsi untuk meluruskan dan membuat rambut lebih indah. Kebutuhan nutrisi untuk rambut baik dari dalam maupun dari luar, hingga menjalani gaya hidup sehat adalah cara terbaik. 

Jika teman-teman ingin memiliki rambut yang tumbuh subur, lurus, berkilau dan terlihat indah, melakukan perawatannya tidak hanya ketika masih muda saja lho, melainkan juga saat nanti telah menua.

Tidak harus melulu pergi ke salon untuk melakukan perawatan rambut, tetapi melakukan perawatan sendiri dirumah menggunakan bahan-bahan alami bisa jadi pilihan tepat jika kita punya banyak waktu luang. 

Perawatan sendiri di rumah hasilnya tidak kalah jika dibandingkan dengan melakukan perawatan di salon. Hanya saja, kita memang harus pandai memilih treatmant dan melakukannya sendiri, sehingga kesannya terasa jauh lebih ribet dan merepotkan. 

Nah, bagi pecinta rambut lurus seperti saya, ada beberapa esensial tips untuk merawat rambut sendiri di rumah agar tumbuh lebih lurus dan indah. Apa saja sih? Yuk simak tips berikut:

Mulailah perawatan rambut dari kamar mandi

Rahasianya pilih shampo yang cocok untuk rambut kita. Cuci, bilas, dan ulangi kembali. Terdengar biasa saja bukan? Tapi metode ini sangat efektif untuk membuat rambut mendapatkan kelembaban yang cukup, sehingga rambut bisa tumbuh lebih sehat dan indah.

Oh iya, jangan lupa memakai conditioner atau masker rambut yang terbuat dari bahan-bahan alami, setidaknya seminggu sekali atau jika kamu punya waktu. Lakukan 2-3 kali seminggu. Ini sangat bermanfaat untuk mencegah agar rambut tidak kering dan rapuh akibat styling atau panas yang berasal dari catok pelurus rambut yang sering  digunakan.

Selain itu, perawatan rambut ini sangat efektif untuk menghindari agar rambut tidak bergelombang atau keriting serta bermanfaat untuk mencegah agar ujungnya tidak bercabang.

Pilihlah pelurus rambut yang aman seperti ​sisir catok

Sisir catok lebih direkomendasikan untuk membuat rambut lurus dan terlihat berkilau jika dibandingkan dengan catok biasa yang hanya mengandalkan panas tanpa bisa dikontrol. Tidak hanya menyebabkan rambut jadi kering, jika tidak pandai menggunakan catok kadang-kadang bisa membuat rambut terbakar dan terpotong. Huhu.

Jadi, sebaiknya beralih ke yang lebih aman dan bisa memberikan hasil positif *ntms*

Perhatikan apa yang  dilakukan setelah mandi

Banyak yang masih terbiasa memeras rambut setelah mandi. Bahkan tidak jarang menggunakan handuk yang digunakan juga untuk badan ketika akan mengeringkan air di rambut. Idealnya, handuk badan dan rambut harus dibedakan. Mengapa kamu perlu menggunakan handuk yang berbeda?
Handuk khusus untuk rambut bisa membantu mengurangi bakteri maupun kotoran yang berasal dari tubuh menempel di handuk dan berpindah ke rambut. 

Dengan begitu, rambut akan terjaga kesehatannya. Selain itu ketika mengeringkan rambut, hindari menggosok rambut dengan keras menggunakan handuk karena dapat menyebabkan masalah rambut seperti:
  1. Dapat menyebabkan rambut menjadi kusut dan susah diatur
  2. Menyebabkan folikel rambut berubah jadi kasar
  3. Menyebabkan kerontokan
Biasakan mengeringkan rambut dengan cara yang benar

Terbiasa buru-buru ke kantor menyebabkan kita menggunakan pemanas yang berlebihan untuk mengeringkan rambut. Hair dryer yang terlalu panas berpotensi menyebabkan kerusakan pada rambut. 

Agar rambut lebih sehat, bangun lebih awal di pagi hari dan mandi lebih dini menjadi pilihan agar tidak terburu-buru, apalagi bagi perempuan berhijab. Lalu keringkan rambut secara alami dan sebisa mungkin hindari penggunaan hair dryer yang berlebihan.

Perbanyak minum air putih

Agar rambut tetap lembab dan bisa tumbuh dengan subur serta kuat, pastikan kita minum setidaknya 8 gelas air per hari. Dan buang jauh-jauh kebiasaan hanya minum 1 gelas air setelah makan saja. Karena kebiasaan tidak sehat tersebut akan membuat kulit kita cepat kusut dan rambut mudah rontok.

Sudah berapa gelas minum air putih hari ini?

Biasakan diri berolahraga

Peran olahraga tidak hanya untuk menyehatkan dan menjaga kebugaran tubuh. Lebih dari itu, olahraga sangat penting untuk menjaga kesehatan rambut dan kulit.

Jika ingin memiliki rambut yang tumbuh lurus dan indah, lakukanlah olahraga secara rutin minimal 5 jam dalam seminggu agar peredaran darah di dalam tubuh lebih lancar sehingga nutrisi bisa disalurkan hingga ke akar rambut secara lancar.

Nah, teman-teman tim rambut lurus apa curly? Jaga dan rawat rambut agar lebih sehat ya 😍
Read More »