Featured Slider

Gara-Gara Om Mario Teguh


2 hari lalu saya terserang flu, yang notabene sakit gak keren-keren untuk alasan gak masuk sekolah maupun kuliah. Padahal, faktanya, kalau sudah mulai gejala flu (baru gejala flu lho), kepala rasanya ditusuk-tusuk, berdiri aja rasanya nggliyer, dan yang paling menyiksa adalah hidung mampet. Jadi meskipun dipake rebahan, nafas rasanya hampir tersengal dengan disertai ingus bening yang keluar dari hidung.

Lalu hubungannya apa sama Pak Mario?

Ah, postingan ini semi curhat dan pengingat saya pribadi, di sela flu yang menyerang, saya lebih asyik ngulik handphone karena memang gak bisa tidur. Kesalahan fatal saya, saat gak bisa tidur, saya membaca sebuah timeline yang menyebutkan bahwa MT tidak mengakui darah dagingnya sendiri. Yang biasanya saya acuh tak acuh, jari saya nakal ngeklik-ngeklik link berita terkait dengan itu. Pengakuan Ario Kiswinar Teguh di hitam putih membuat saya melongo. Terus terang, awal melihat youtube yang menampilkan Kiswinar, saya sedikit bertanya-tanya (eh banyak bertanya ding). Masa iya? Trus kenapa baru sekarang?

Singkat cerita, Kiswinar tidak diakui sejak 13 tahun lalu oleh MT. Dan kemunculannya di TV, hanya untuk mengklarifikasi kabar yang beredar bahwa secara publik, MT hanya mengakui 2 anak saja dari istrinya yang sekarang--Ibu Linna Teguh. Kesalahan pertama saya yang mengklik gosip tentang ini berlanjut ke kesalahan-kesalahan berikutnya yaitu, penasaran maksimal. Bahasa bekennya kepo! Setiap ngobrol sama Bapak saya, wajah Kiswinar terngiang-ngiang sebagai anak yang ditelantarkan (ini lebay, tapi realita :(..huhu). 

Saya yang deket banget sama sosok Bapak merasa sangat prihatin, jika berita itu memang benar. Dulu cuma sempat mbatin doang tiap acara MT di Tv. Kok ya hidupnya harmonis sekali, kata-katanya sejuk, tiap selesai acara bikin envy para penonton karena menghampiri ke arah istrinya dan mengecup keningnya. Punya anak yang ganteng-cantik. What the perfect his life! Tapi hanya sebatas mbatin itu saja, gak lebih. Lha saya juga bukan fans berat beliau ataupun acaranya. Kalau ngepasin lihat ya lihat, tapi kalau enggakpun, saya gak merasa kecewa. Dan hampir selalu gak tuntas lihatnya. Kadang nonton pas awalnya, tapi gak sampai akhir. Atau malah nonton di tengah-tengah saja. Dan pernah juga nonton kesimpulannya.

Tapi, saya mengapresiasi motivasi-motivasi MT yang selalu menyejukkan, entah di twitter atau di FB. Yang ending-endingnya katakan "amin" di beberapa quotenya,hehe. Hal ini, bagi Kiswinar hanya sebagai profesi saja--Motivator. Karena pekerjaan menuntut demikian, maka ia menganggap Bapaknya hanya melakoni pekerjaan tersebut bukan mengaplikasikannya di dunia nyata. Karena lagi-lagi menurut Kiswinar, MT telah dianggap menelantarkannya.

Setelah nonton youtube itu, saya setengah kecewa sih sama MT. Tapi di sisi lain, saya masih bertanya-tanya klarifikasi dari beliau sendiri, bukan melalui twitter atau FB yang komentatornya aduhai. Dan gak adil menjustifikasi tanpa mendengar penjelasannya darinya. Makanya, setelah kontroversi kemunculan Kiswinar, saya membaca semua quote-quote yang dulunya teduh, jadi setengah hati menanyakan "itu bener gak sih, Om?" (siapa elu am-om-am-om). 

Ini as simple as saya memiliki kedekatan yang lebih dengan Bapak saya sendiri, jadi kalo ada cerita atau kisah yang nyerempet tentang sosok yang bertitel "BAPAK", hati saya mendadak melankolis habis, bahkan gampang meweknya.

Kita Tidak Tahu Behind The Scene Seseorang

Gara-gara gosip itu, saya jadi berasumsi kemana-mana, dan menyimpulkan sendiri tentang ini-itu layaknya kenal dekat dengan kehidupan MT ataupun Kiswinar. Oh, it's my fault. Meskipun saya agak jomplang sebelah pendapatnya, agak mendukung Kiswinar, tetapi saya masih waras untuk tidak menjustifikasi atau sampai menyumpah serapahi MT. Karena apa? Saya gak tahu behind the scene mereka, masa lalu mereka yang menjadikan gosip ini hangat mengalahkan Aa' Gatot Brajamusti yang memiliki senapan.

Semua orang memiliki masa lalu, dan kali ini saya penasaran mendengar klarifikasi dari MT. siapa sayaaaaa? Tapi tetep aja penasaran. Sampai saya ngeadd @lambe_turah coba, ahahaha.

"Mbak, masa dulu MT punya anak sebelum menikah Bu Linna. Tapi kok gak diakui ya" saya curhat sama Mbak Endang yang lagi masak. Dapur menjadi tempat menyenangkan untuk ngobrol hearth to hearth, termasuk membahas program-program PKK atau PAUD yang sedang diampunya.

"Mosok Dik?" Tanggapannya cuma itu doang pemirsa. Makanya obrolannya tidak berlanjut. 

Klarifikasi Mario Teguh

Setelah ditunggu beberapa haru, akhirnya tadi pagi, di Kompas TV ada program yang menampilkan MT. Dengan dipandu Bayu Sutiyono, mantan jurnalis Liputan6 SCTV, beliau menjelaskan dan berusaha meluruskan berita yang simpang siur. Poin-poin klarifikasinya kurang lebih begini :
  1. MT merawat Kiswinar sejak bayi, yang berstatement kalau Kis bukan anak MT adalah Aryani (ibunya Kiswinar)
  2. Beberapa kali Aryani mengatakan kalau Kiswinar adalah bukan darah daging MT, dan MT pun meminta untuk tes DNA sejak dulu tetapi tidak diijinkan
  3. Pada saat usia Kiswinar 17 tahun, ia sendiri yang mengatakan bahwa MT bukan ayah kandungnya, melainkan Mr. X yang namanya tersemat di nama panjang Kiswinar. Ario Kiswinar Teguh, cara aja sepotong-potong siapa nama ayahnya, kalau saya udah gak mau mikirin setelah beberapa hari lalu ikut-ikutan.
  4. Dengan mimik setengah menahan amarahnya, MT meminta untuk tes DNA sebagaimana yang diminta daridulu tetapi tidak dipenuhi.
  5. MT menikah dengan Ibu Linna 2 tahun (kalo gak salah denger tadi ya), setelah perceraian yang gono gini dibagi 2 dengan Aryani, dan semua hutang 100% dibebankan oleh MT.
  6. Secara terbuka, MT juga mengundang salah satu keluarganya atau bahkan  Kiswinar dan menyanggah menutup akses. Karena secara publik figur, tentunya gampang dicari. MT pun menyanggah bahwa Ibu Linna tidak melarang atau mengatur-ngaturnya bahkan sampai tidak memperbolehkan bertemu dengan sanak familinya.
  7. Dengan menggenggam erat hanphonenya, MT agak sedikit menyindir program setengah gosyiiip, black and white, dan memilih Kompas TV untuk melakukan klarifikasinya.
  8. MT juga merasa dipermainkan oleh Aryani, karena sebagai lelaki, dirinya merasa sudah dikhianati. Ia menganggap istrinya sudah berbagi ranjang dengan lelaki lain.
Demi apa, pagi-pagi  saya nongkrongin TV di kamar Mbak Endang, karena channelnya bening. Kompas TV termasuk bruwet, jadi harus sabar kalau misal ada event badminton yang disiarkan disana. Apalagi ini Mario Teguh. Dan, setelah mendengar klarifikasi dari MT, kepala saya pening. Kalau kemarin saya cenderung berat sebelah, sekarang malah gak tau mana yang bener/salah. Kembali lagi poin yang tadi, kita tidak tahu behind the scene seseorang, jadi gak bisa serta merta menjustifikasi. 

Saya tidak tahu mana yang benar ataupun yang salah, yang jelas diantara mereka ada salah satu yang berbohong. Makanya, saya memutuskan untuk tidak meneruskan kesalahan-kesalahan saya mengikuti gosip ini :D. Padahal tadinya berempati tapi lama-lama kok saya malah pusing sendiri.

TES DNA

Tindakan ini sepertinya bisa menjadi solusi, bahkan banyak netizen yang bilang untuk tes DNA biar masalahnya langsung kelar dan bubar. Kalau misalnya hasilnya benar anaknya gimana? Gak ada masalah buat saya. Kalau hasilnya memang bukan anaknya? Gak ada masalah juga buat saya. 

Saya tetap respek dengan MT dan quote-quotenya, karena di satu titik, quotenya pernah menyejukkan saat saya merasa kesempitan. Sejak kemunculan Kiswinar pun, saya tidak langsung unfollowed beliau, karena memang tidak ada korelasinya dengan saya. Itu pure urusan keluarga mereka. Mungkin karena publik figure, beritanya jadi sebooming ini. Dan karena empati saya yang sebelumnya mempertanyakan "Kenapa hubungan Bapak dan Anak bisa sampai begitu?", itu saja.

Diangkat oleh Media & Jatuh karena Media

Masih ingat tentang poligami Aa'Gym? Beliau yang sangat sejuk dengan ceramahnya dan dielu-elukan jamaahnya juga pernah jadi headline beberapa media. Keputusannya poligami dianggap beberapa netizen sebagai hal yang keliru dan menyakiti Teh Ninih. Sehingga perlahan pamornya pun muai menurun. Beliau yang diangkat oleh media, karena berita poligaminya juga "jatuh" karena media.

Saya waktu itu sama sekali tidak terpengaruh, masih tetap suka kok sama ceramah beliau. Dan sesekali menyetel tausiyahnya bergantian dengan Zainuddin MZ. Kalau dulu, ustadz belum marak seperti sekarang ini. Semoga saja, MT tidak bernasib sama-jatuh karena media yang sempat mengangkat namanya sebagai motivator termahal.

Pelajaran yang saya ambil, jangan terlalu berekspektasi tinggi terhadap seseorang, karena mereka juga orang biasa. Motivator, ustadz juga kayak kita lhoooo, suka bakso, penggemar es doger atau suka dengan hal-hal yang cantik. Jadi, kalau menuntut mereka sempurna, tinggal menunggu waktu saja kalau kita akan kecewa.

Yaaah, seperti saya yang suka sama buku-bukunya Tere Liye, tapi beberapa teman saya bilang beliau arogan, atau justifikasi lainnya dan bahkan bilang saya fansnya garis keras, padahal ngumpulin bukunya doaaaaang itu, dan kebetulan selera bahasanya sama. Tidak serta merta saya langsung membenci saat di latah di fans pagenya karena statusnya yang dianggap kontroversial.

Setelah nonton klarifikasi MT, lagi-lagi saya curhat sama Mbak Endang.

"Mbak kepalaku pusing gara-gara Om Mario Teguh. Wis aku ra bakal empati-empati lagi dengan gosip macam gini"

Wanita yang super sabar menghadapi ibu saya yang menjadi mertuanya itu hanya tersenyum dan meneruskan membuat puding untuk kegiatan PKK Ibu-Ibu sore ini. Ia sama sekali tidak terpengaruh dengan gosip ini. Saya jadi sangsi, kepala saya sekarang pusing karena memang bekas flu kemarin atau gara-gara Om Mario Teguh?

Bener banget kata Bapak. Kalo mau tenteraaaam hidupnya, jauhi gosiiiiiip.

Ampun Gusti!.

55 komentar

  1. Hhaa saya kira apa :D jadi bukan salahnya mario teguh dong kalau gitu mah yah :D

    BalasHapus
  2. aku cuma berdoa semoga segera nemu jalan seng terbaik buat dua belah pihak..aamiin

    BalasHapus
  3. Hahahahaha... makin penasaran deh. Semoga mantan istrinya dan Mr. X nanti keluar =))

    BalasHapus
  4. Ak td sampai nyari internet, liat live dan bu guru2 mala ikutan nonton, wkwkwkw

    BalasHapus
  5. wahh sepertinya seru, saya justru belum melihat beritanya nih Mba Ayaa.

    BalasHapus
  6. Ampuun... Aku yg ngikutin juga mumet sendiri, wis mending makan aja lah daripada mikirin yg ga dikenal ����

    BalasHapus
  7. Ah aku baru aja selesaiin tulisan juga tentang ini :)) tapi baru publish ntar minggu haha.
    Baca ini, ngademiiin hati euy. Aku pun fans MT. Tapi ga serta merta gara" ini aku jadi hilang respect sama beliau hehe

    BalasHapus
  8. Itu aibnya biarkanlah mereka selesaikan y mba dan saya cukup jadi penonton syantiek sambil makan cimol :)))) klo di memenya Arham Rasyid stop ghibah ntar ditabok betmen :)))

    BalasHapus
  9. Hihihi sy pdhl penasaran tp ga ada waktu nyari beritanya. Makasih uda di share yg dr kompas tv. Setidaknya MT tdk tinggal diam ya

    BalasHapus
  10. Nih tapi kan mereka dulu suami istri dan lahirlah kiswar. Kalo sampe suami minta test DNA atas anak yg dilahirkan istrinya berarti mungkin benar aryani selingkuh duluan. Itu sebabnya MT gak mau gagal lagi di pernikahan keduanya makanya selalu nunjukin bhw dia sayang banget ama istri keduanya ini

    BalasHapus
    Balasan
    1. Entahlah Mbaak, aku sebelumnya jg berspekulasi

      Hapus
  11. Ya..cuma nelongso banget pasti pak Mario, ya mba. Kredibilitasnya jadi ternoda, serem lihat caci maki dan judgement orang yang nggak ngerti duduk persoalannya. Resiko jadi public figur..

    BalasHapus
  12. manusia memang tenpat salah dan khilaf. Jadi kalo mau mengambil sesuatu dari org lain, liat aja apa yg dikataknnya jgn melihat pada siapa yg mengatakannya. Mario Teguh dan Aa Gym jika berkata selalu memberikan hal yg baik, ya udah ambil aja manfaatnya utk perbaikan diri. Terlepas dia salah atau tidak, hanya Allah-lah yang tahu :D

    BalasHapus
  13. Kebanyakan cuma share soal cerita dari sisi anaknya aja Mba. Dari sisi MTnya nggak atau sudah pada nggak mau tau. Sudah terlanjur ngecap buruk Pak MT. Sy cukup respek si sama tanggapan Pak MT. Krn menghindari buka aib keluarga sendiri.

    BalasHapus
    Balasan
    1. makanya tadi pagi nunggu2 pak MT biar imbang mbaa

      Hapus
  14. Tadi pagi bahas ini jg sama pak suami, sampe rela habiskan quota liat youtubenya xixixi

    BalasHapus
  15. waaaah aku nggak tau gosip itu mbak. jadi pingin nonton vidio kiswinar deh. aku sih nggak ngefans atau hate artis, aku tahu televisi penuh kepalsuan. muahaha. bukan berarti pak MT palsu ya. kikikik

    BalasHapus
    Balasan
    1. hehe, gausah liat mbaa. aku nyesel jadi pusing

      Hapus
  16. Gara-gara kepo, aku baca beberapa portal berita. Hasilnya, gak tahu deh.
    Setuju,kita memang gak tahu masa lalu seseorang, tidak perlu ikut menjustifikasi.

    BalasHapus
  17. Hihihi... Nggak ngikutin banget, cinta baca di TL sosmed, ramenya, soalnya udah lama nggak nonton TV jd ketinggalan gossip

    BalasHapus
  18. Cocok mba, sy pun ngeliatnya ini sbg pelajaran utk kita sendiri bahwa jangan terlalu mengelu2kan sesama manusia. Krna manusia tempatnya salah dan lupa. Meskipun tokoh besar bukan berarti hidupnya 100% sempurna.

    BalasHapus
  19. udh liat d timeline bersliweran berita ini tp blm ngeklik and baca lebih lanjut. Ya semoga segera ada jalan keluar utk kedua belah pihak. aamiin

    BalasHapus
  20. Walah malah baru tau update gosipnya disini hahahaha
    Naseb gak pernah nonton TV plus entah kenapa timeline FB saya aman dari gosip ini,jadi aja tangannya gak iseng klak klik link

    Oooo.... jadi begitu to ceritanya

    BalasHapus
  21. Kesimpulannya :

    Mbak Endang adalah kakak ipar mbak Aya
    :p

    hehehe..
    jangan dipikir jauh2 mbak..
    ngelu di kepala >.<

    BalasHapus
  22. Lebih bijak memang kalo semua berita tuh difilter dulu sebelum ditelan. Persis kayak minum jus guava. Biji2nya disaring dulu lah. Eh, jadi pengen ngejus! ^^

    BalasHapus
  23. Mau lihat klarifikasi Pak MT tapi takut terbawa emosi. Makasih Mbak Aya sudah sharing di sini dengan mengambil beberapa poin-poinnya saja *sambil ngunyah kulit kacang

    BalasHapus
  24. Gak terlalu ngikutin beritanya, tapi lihat di Timeline aja cukup bikin bengong dan.. gak ngerti harus komen apa. Haha. Tapi ya, akhirnya milih utk gak spekulasi apa2 sih, semoga permasalahan keluarga ini, segera reda dan memberikan hikmah tersendiri bagi mereka dan kita semua, Amiiin

    BalasHapus
  25. ulasannya aku kirain apa gitu sesuai dengan judulnya.. ternyata gosip ya. hehe.. keren ulasannya...

    BalasHapus
  26. Sama mbak, awalnya aku berat sebelah sama Kis. Tapi setelah liat klarifikasi MT jadi bingung sendiri. Apalagi ditambah komentar-komentar dari saudaranya MT yang makin bikin mumet.
    Penasaran, tapi gak penting juga. :D

    BalasHapus
  27. Tau deh mbak, urusan keluarga Pak MT hehe. Kita taunya apa ya mbak, taunya cuma yg dibilang media. Moga lekas kelar kasusnya :D

    BalasHapus
  28. Kayaknya hidu kita akan lebih berkualitas kalau menjauhkan diri dari apa yg tidak bermanfaat bagi kita dan bagi hidup kita ya :)

    BalasHapus
  29. Saya sejak awal sudah masa bodoh dengan kasus ini. Dalam artian, apakah si Kiswinar itu beneran anak yang tidak diakui atau bukan anak yang pengen diakui, bukan urusan saya. Hahaha. Tapi ya ngikuti juga perkembangan beritanya. Cuma, bener kaya Mbak Aya, saya gak mau terlalu nyimak gosip yang bertebaran di entertainment. Cukup tonton pengakuan Kis di Trans 7, terus lanjut nonton tanggapan Pak MT di Kompas TV. Beres! Sisanya cuma bisa-bisanya media nyari penonton buat jual iklan, gak penting lagi. Hihihi.

    BalasHapus

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)