Featured Slider

Abjad Bernama Ibu

Siang ini, aku mendadak rindu. Membuka timeline media sosial banyak ungkapan bertema "ibu" yang bertebaran. Ada salah satunya yang berhasil membuat mataku panas sekali dan tiba-tiba membuatku tergugu di sudut kamar.

Aku menanyakan tentang hujan disana, jawabmu terang benderang. Padahal disini mendung, gerimis bahkan hujan menjelang Jum'atan.

"Bu, aku benar-benar mengerti perasaan cinta dan kasihmu itu saat aku merasakan juga saat ini..."

Bukan, bukan karena dulu tidak percaya, tapi sungguh aku seperti menghayati cintamu saat aku menjalaninya benar-benar. Aku menjaga dengan hati meskipun seringkali berkecamuk tak menentu. Memaksakan makan sesuap, dua suap walaupun lidah terasa pahit. Dan itu semata karena anak sangat membutuhkan kita.

Aku mengerti bagaimana saat Ibu makan paling akhir diantara kami. Tidur tak menentu saat kami sakit dan memastikan bahwa kami baik-baik saja.

Bu, semoga Allah selalu memberikan rasa bahagia dalam hatimu....

Aku mengeja abjad perlahan I-B-U dan tidak lama mataku meleleh lagi dan lagi. Aku lupa kalau ini hari ibu, tapi aku tidak mengerti mengapa menjadi semelankolis ini saat mengingatmu.

Semoga lusa kita bertemu ya, Bu. I really love and miss you....

In the end, happy mother's day :)

2 komentar

  1. Ah, sayang saya bukan tipe anak yang bisa memeluk ibu dikala rindu, atau hanya sekedar mengucapkan selamat hari ibu. Namun walau begitu, saya begitu mencintaimu ibu....
    Semoga ibunya selalu diberi kesehatan dan kebahagiaan mbak, aminn

    BalasHapus
  2. Hiks hiks ;'(, selamat hari ibu

    BalasHapus

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)