Featured Slider

Sharing Tips Mewujudkan Keluarga Harmonis di #HijupXArisanResik Yogyakarta

Gerimis yang turun dari pagi dan macetnya jalanan Jogja tidak menyurutkan saya untuk ikut HijupXArisanResik yang diadakan di Greenhost Boutiqe Hotel pada Sabtu, 25 November 2017. 4 jam tidak terasa karena saking asyiknya sharing tentang tips mewujudkan keluarga harmonis dan hal-hal yang berhubungan dengan kewanitaan.
Dok. Pri: Dari Kiri ke Kanan: Ibu Yuna-Mbak Nina-Mbak Tifa
Dibalut dengan dress code nuansa hijau, teman-teman juga antusias menyimak talkshow dari para narasumber. Saya yang dari awal tertarik dengan temanya juga takzim mendengarkan. Isinya memang pas buat saya yang di bulan Desember ini genap 1 tahun menggenapkan separuh dien (menikah-red), tentang tips mewujudkan keluarga yang harmonis.
Dok. Pri: Para peserta takzim menyimak narasumber
Mbak Latifah Nur Muslimah (Tifa), selaku MC Acara, menyapa kami dengan hangat. Tidak lama kemudian, ia memanggil Mbak Nina Septiani (Nina) yang berprofesi sebagai public figure untuk ke depan. Mbak Nina sebagai narasumber pertama yang akan sharing mengenai pengalamannya dalam menjalani rumah tangga. Narasumber kedua adalah Ibu Yuna Eka Kristina (Yuna) yang merupakan PR Manager PT Kino Indobesia.

Tips Mewujudkan Keluarga yang Harmonis

Suasana talk show berlangsung santai dan interaktif. Narasumber sharing ringan tentang pengalamannya menjaga keharmonisan rumah tangganya tanpa terkesan menggurui. Bahkan narasumber sangat welcome dengan diskusi interaktif dari audiens yang juga bertukar pengalaman mereka. Nah, ini tips yang saya ringkas di acara kemarin dan saya terapkan di keluarga kecil saya:

1. Menjaga Komunikasi

Terdengarnya sangat klise dan sepele, tetapi memang benar kalau menjaga komunikasi dengan pasangan menjadi salah satu faktor dalam keharmonisan keluarga. Ibu Yuna menjelaskan bahwa dalam pernikahan itu bukan mengubah karakter seseorang yang notabene menjadi pasangan kita, tetapi menerima kelebihan dan kekurangannya. Dalam hal ini komunikasi sangat penting dilakukan agar terhindar dari kesalahpahaman. Apalagi jika memiliki karakter yang berbeda, misalnya yang laki-laki pendiam dan perempuannya lebih aktif untuk ngomong. Komunikasi yang intens bisa menyeimbangkan keduanya. Please atuhlah nggak usah main kode-kodean kalau minta sesuatu karena bisa rungsing kalau pasangan bersifat clueless.
Source: Pixabay || Pentingnya komunikasi dengan pasangan

Belajar dari pengalaman, awal menikah saya suka main "kode" ke suami, dengan harapan beliau mengerti maksud saya. Tapi ternyata keinginan saya hanya mengendap dalam hati dan tidak tersampaikan. Suami benar-benar tidak menangkap apa maksud saya karena memang tidak dikomunikasikan. Lelaki memang bukan cenayang jadi hal tersebut menjadi pelajaran untuk kami berdua dalam menjaga komunikasi.

Kalau Mbak Nina yang aktifitasnya cukup padat sebagai public figure, ia berusaha menjaga komunikasi dengan suaminya. Sederhananya, kalau ada kegiatan ke luar kota, Mbak Nina meminta izin dengan suami dan mengkomunikasikannya dengan baik. Jadi, meskipun sibuk dengan kegiatannya, ia tidak lupa perannya sebagai ibu dan istri dalam keluarganya.

2. Saling introspeksi

Menikah adalah ibadah, oleh karena itu perlu kerjasama antara pasangan yang bersifat "saling". Mbak Nina menceritakan kalau dalam rumah tangga, selain komunikasi juga dibutuhkan saling introspeksi. Antara suami istri harus memahami hak dan kewajibannya. Nah, menurut saya sih komunikasi dan saling introspeksi sangat berkaitan erat. Saat istri salah, seharusnya introspeksi diri dan mengkomunikasikannya agar tidak mengulangi kesalahan yang sama, pun hal ini juga berlaku untuk suami.

Di Ullen Sentalu ada sebuah cincin yang dipakai di jari telunjuk yang memiliki arti filosofi tersendiri bagi Mbak Nina. Ia menjelaskan arti filosofi tersebut bahwa jangan menunjuk kesalahan orang lain tetapi introspeksilah! Saya mengangguk saat mendengarkan arti filosofi ini tanda setuju.

3. Me time dan merawat diri
Source: Pixabay || Luluran bisa menjadi me time yang menyenangkan

Biar tetap waras, seorang istri bisa menggunakan atau lebih tepatnya menyisihkan waktunya untuk "me time" dengan merawat diri. Mbak Nina suka hal-hal yang tradisional untuk merawat dirinya. Nggak harus mahal kok! Ia suka luluran atau maskeran dengan racikan sendiri seperti bengkoang atau mengoles wajah dengan jeruk nipis. Selain itu, sejak gadis, dia sering menggodok daun sirih untuk mencegah keputihan. Saat kehamilan kedua pun, ia juga mengalami keputihan. Karena jadwalnya yang padat, untuk alasan kepraktisan, ia menggunakan Resik-V Godokan Sirih.

Ssst, ada yang beranggapan bahwa pembersih kewanitaan membuat vagina kering? Nah, pertanyaan ini saya dapatkan jawabannya secara gamblang di acara ini. Oh iya, me time setiap orang berbeda-beda, tapi kali ini saya sepakat sama Mbak Nina kalau luluran tiap weekend bisa menjadi ajang me time dan relaxing.

Keputihan, Masalah Kewanitaan

Honestly, sejak duduk di bangku SMA, saya mulai aware dengan bagian kewanitaan karena bermasalah dengan keputihan. Hingga kuliah pun, saya juga mengalaminya hingga saya sempat mengikuti saran dari ibu untuk mengobatinya dengan rebusan daun sirih.

Jadi, sebelum berangkat kuliah, paginya saya merebus daun sirih dan memakainya untuk cebok. Agak mendingan sih, tapi saat ada teman yang berkomentar kalau hal itu membuat vagina kering, saya jadi ragu dan menghentikannya. Selain itu, kalau pagi saya sering buru-buru ke kampus hingga sore, sehingga tidak punya waktu untuk merebus daun sirih, heuheu.

Bagi teman-teman yang memiliki keluhan yang sama tentang keputihan, berikut ada beberapa tips untuk meminimalisirnya:

1. Memakai celana dalam yang nyaman dan menyerap keringat

Dulu paling senang kalau mamakai celana dalam yang "pas" dan suka milih yang murah. Tapi ternyata saya keliru! Untuk menghindari keputihan, sebaiknya memakai celana dalam yang agak longgar dan menyerap keringat. Biasanya celana berbahan katun sangat nyaman dipakai. Itu pengalaman pribadi saya sih. Memilih CD yang ditanyakan pertama kali adalah "Yang menyerap keringat CD yang mana ya?".

Kalau punya banyak aktifitas di luar, sebaiknya membawa celana dalam ganti. Seminimal mungkin menghindari memakai pentilener. Saya kadang juga khilaf dan malas membawa CD ganti dan memilih memakai pentilener. Tapi efeknya, daerah kewanitaan cenderung lembab dan hal tersebut memicu bertumbuhnya jamur, huhu. Makanya, sekarang lebih memilih bawa CD ganti saja.

2. Jangan malas ganti pembalut saat haid, please!

Idealnya, saat haid disarankan untuk mengganti pembalut selama 4 jam sekali. Apalagi kalau lagi deras-derasnya. Oh iya, saat mau selesai haid juga jangan lupa mengganti pembalutnya ya, karena selain lembab, hal tersebut juga bisa memacu terjadinya keputihan pasca haid.

3. Pakai pembersih kewanitaan Resik-V Godokan Sirih

Resik-V Godokan Sirih, antiseptik alami

Ada hal yang membuat saya worry di awal kehamilan, apalagi kalau bukan tentang keputihan. Saya pikir hal itu wajar, tapi lama-kelamaan keputihannya menggumpal seperti susu basi (maaf) dan terasa sangaaaaaat gatal, huhu. Saya curhat sama ibu, kata beliau jangan digaruk, dibasuh saja dan beliau berinisiatif untuk mengantar saya ke puskesmas. Saya mau menjadwalkan ke dokter kandungan tapi nggak tahan antriannya, apalagi belum waktunya kontrol. Makanya ke puskesmas yang lokasinya dekat dengan rumah menjadi pilihan saya.

Bidan memeriksa saya dan menjelaskan bahwa keputihan saat hamil adalah hal yang lumrah, hal itu adalah pengaruh dari hormon yang dihasilkan saat masa kehamilan. Beliau juga menyarankan untuk membasuhnya dengan air bersih dan tidak merekomendasikan rebusan sirih. Nah kan? Padahal ibu saya sudah berinisiatif membeli sirih ke pasar sepulang dari puskesmas, tapi akhirnya ga jadi.

Di acara ini saya menemukan jawabannya! Dalam sesi diskusi, saya menanyakan apakah Resik-V Godokan Sirih aman  digunakan untuk mengatasi keputihan saat hamil? Saat itu, saya masih mengalami keputihan, huhu. Ibu Yuna menjawab kegelisahan saya bahwa Resik-V Godokan Sirih sudah lulus uji klinis, dimana produk tersebut aman digunakan setiap hari karena komposisi yang digunakan bersifat "menekan pertumbuhan" jamur, bukan membunuh. Sehingga jamur baik dan jahat di vagina balance. 

Selain itu, Bu Yuna mengungkapkan kalau produk ini juga lulus uji mikrobiologi yang berarti bebas dari keputihan. Yay! Keunggulan lain yang membuat saya mantap untuk memakainya adalah karena produk ini sudah halal dari MUI. Halal dari mulai komposisi, cara membuat hingga pengemasannya, sehingga membuat saya trust untuk mengatasi keputihan saat kehamilan saya dengan produk ini.

Resik-V Godokan sirih mengandung PH 3,5-4 dimana PH tersebut sama dengan PH di daerah kewanitaan dan terbuat dari bahan-bahan alami, sehingga safe untuk digunakan. Oh iya, karena telah mengantongi beberapa uji tersebut dan mengandung bahan alami, seharusnya tidak ada kendala jika memakainya termasuk untuk ibu hamil. Dalam sesi tersebut, saya disarankan oleh Bu Yuna untuk meminta second opinion terkait dengan keluhan keputihan.

Bu Yuna juga menjelaskan bahwa untuk memakai sesuatu, dalam hal ini adalah Resik-V Godokan Sirih, hal yang dilakukan adalah rasa nyaman dan trust. Apalagi sudah mengerti khasiat dan kandungannya. Karena dengan rasa trust, akan menyugesti diri sendiri untuk cepat sembuh dari keputihan.

Mbak Nina ternyata mengalami hal yang sama dengan saya. Saat kehamilan keduanya, dia keputihan disertai gatal-gatal. Dia menggunakan Resik-V Godokan Sirih dan berangsur sembuh. Saya jadi plong mendengar penjelasan tersebut dan akan memakainya juga untuk mengatasi keputihan yang membandel. Jangan cuek saat mengalami keputihan saat hamil karena hal tersebut bisa menimbulkan jamur dan infeksi yang membahayakan janin. Na'udzubillah.

Sebagai tambahan, Ibu Yuna menjelaskan bahwa 90% bahan yang digunakan adalah sirih yang direbus (bukan sekadar ekstraknya lho).  Dan dalam Resik V ada kandungan minyak atsiri yang berfungsi untuk mengusir jamur dan mencegah gatal. Resik-V Godokan Sirih ini merupakan pembersih (antiseptik) kewanitaan, dan bukan sabun. Beliau menghimbau kepada para peserta untuk tidak menggunakan sabun untuk area kewanitaan. Hayo siapa yang sering menggosokkan sabun buat area kewanitaan? Karena area kewanitaan bersifat asam sedangkan sabun bersifat basa. Sehingga nggak pas kalau keputihan memakai sabun. Wah, saya dapat ilmu baru lagi nih. Jadi nggak bisa serampangan buat hal yang paling vital :).

Sebaiknya kapan menggunakan Resik-V Godokan Sirih? Idealnya sih sebelum, saat dan sesudah haid. Karena wanita yang sudah haid itu berpotensi untuk keputihan. Sebenarnya, vagina memiliki lendir untuk membersihkan cairan di areanya. Tetapi kalau tidak bersih, hal tersebut akan menimbulkan keputihan, imbuh Ibu Yuna. Untuk itu, butuh pembersih (bukan sabun!) kewanitaan. Kalau mau praktis, pemakaiannya bisa saat mandi dengan cara membasuh dari depan ke belakang.

Diskusi interaktifnya usai, para peserta dipersilakan untuk makan. Di sesi makan pun tidak luput dengan obrolan mengenai seluk beluk keluarga. Para blogger membaur dan saling sapa. Beberapa diantaranya juga tidak sungkan untuk nambah karena menunya memang menggugah selera. Hmmm, ini daun singkongnya enak lho! Ungkap salah satu peserta. Dan saya pun mencobanya. So delicious. Saya juga mengambil es kelapa mudanya di paling ujung yang masih sepi antrian, hehe.
Dok. Pri: menu makan siangnya menggugah selera :)

Acara terakhir adalah brush and hand lettering workshop dari @jogjacreatype. Katanya sih bisa untuk melepaskan stres, hihi. Dalam sesi ini, kami diajari teori fan praktiknya mengenai lettering.
Dok. Pri: yuk main hand lettering
Nah, sebelum pulang, panitia memberikan undian kayak arisan gitu. Lha kan emang ini arisan resik, ekeke. Jadi tiap peserta mendapat 1 undian. Ada yang kosong ada juga yang bertuliskan marchandise. Dan salah satu diantara kami mendapatkan arisan berupa voucher yang bisa dibelanjakan di HijUp. Wow! Benar-benar seru deh.

Oleh-oleh dari event HijupXArisanResik

Saya nggak nyesel ikut acara ini! Banyak oleh-oleh yang saya dapatkan dan rasakan sampai sekarang. Nih saya share juga oleh-oleh yang saya dapat dari event tersebut, jadi pas ada acara serupa di kota teman-teman, kalian bisa ikutan:

1. Hampers menarik
Dok. Pri: hampersnya menarik ;)

Setiap peserta dapat hampers menarik yang dikemas dalam bingkisan kotak cantik. Isinya Resik-V Godokan Sirih, jilbab Allura dari HIJUP dan voucher dari HIJUP. Jilbabnya nyaman dipakai.
Jilbab dari HIJUP nyaman dipakai
Teman-teman mau belanja di HIJUP.com juga? Nih saya kasih kode vouchernya: HIJUPBMUYOGYAKARTA . Lumayan kan dapat diskon 50rb dengan minimum belanja 250rb. Masa berlaku vouchernya sampai tanggal 31 Januari 2018 ya.

Nggak cuma jilbab, tapi aneka fashion terkini juga tersedia disana. Banyak promo dan diskon lho, apalagi pas akhir tahun gini. Teman-teman bisa memilih pilihan fashion yang sedang trend atau yang sesuai dengan selera. Kalau saya sedang ngincer tunik buat ibu hamil yang mau saya pakai pas anniversary di tanggal 25 Desember nanti, hihi.

2. Marchandise

Pict. By: Ima Satrianto
Pict. By: Ima Satrianto
Saya dikasih 2 marchandise. Marchandise pertama saya dapatkan dalam sesi diskusi. Jadi saya bertanya tentang produk RESIK-V Godokan Sirih bagi ibu hamil. Saya dapat marchandise produk dari PT Kino Indonesia. Yang kedua dapat undian arisan berupa hijab dari Nina Septiani. Hmm, banjir hadiah euy!

3. Ilmu yang aplicable

Selain banjir hadiah, yang paling penting adalah saya dapat ilmu yang aplicable. Jadi ilmu dari talkshow ini saya terapkan untuk keluarga kecil saya. Dari mulai tips-tipsnya hingga mengatasi keluhan keputihan dengan Resik-V Godokan Sirih.

Jadi selama 2 minggu ini, saya memakai Resik-V Godokan Sirih 2 kali sehari saat mandi sebagai ihtiar saya mengatasi keputihan di awal kehamilan. Penjelasan Ibu Yuna mengenai kandungan dan keunggulannya (lulus uji klinis, mikrobiologi dan halal) serta pengalaman pribadi Mbak Nina yang berhasil mengatasi keputihannya saat kehamilan membuat saya percaya untuk mencobanya.

Hasilnya bagaimana? Setelah 2 minggu memakainya, di hari keempat rasa gatal sudah berangsur hilang. Keputihan yang menggumpal juga tidak saya rasakan lagi. Masih keputihan sih, tapi cairannya bening dan yang pasti tidak gatal seperti sebelumnya. 3 hari yang lalu saya mengkonsultasikannya dengan dokter kandungan saya, dan beliau bilang jika tidak merasakan efek samping yang negatif, boleh menggunakannya. Karena tidak merasakan gatal karena keputihan, saya tidak diresepkan obat untuk itu, hanya vitamin seperti biasanya dan sampai sekarang masih memakai Resik-V Godokan Sirih untuk mengatasi keluhan keputihan.

Noted: ini merupakan self experience saya menggunakan RESIK-V Godokan Sirih yang sudah dikonsultasikan dengan dokter kandungan. Jadi, jika ada teman-teman yang sedang hamil dan mengalami #keputihan berlanjut, segera konsultasikan ke dokter. Dan sebaiknya apa yang dikonsumsi serta dipakai juga dikonsultasikan biar lebih safe dalam #mengatasikeputihan.

Saya makin rajin untuk merawat diri baik dari dalam maupun luar (penampilan). Karena saya yakin, hal itu mendatangkan kebahagiaan dan kepuasan tersendiri. Seperti yang diungkapkan Ibu Yuna kalau cantik itu harusnya DEMI diri sendiri dulu, baru untuk orang lain. Hal ini berlaku PINGPONG EFFECT. Bahwa kecantikan yang kita jaga dan pancarkan akan menarik energi positif dari orang lain juga. Jadi, dalam hal ini menjaga kecantikan dan kewanitaan bukan hanya untuk suami semata, tetapi untuk diri kita sendiri.
Pict. By: Ima Satrianto
In the end, terima kasih #HIJUPevent #HIJUPbloggersmeetup #HIJUPmeetupyogyakarta karena dengan adanya talkshow #HIJUPXArisanResik ini jadi lebih mengerti tentang #Manfaatdaunsirih dan menggunakannya dengan bijaksana. Ditunggu event menarik selanjutnya ya :)
HIJUPXArisanResik

7 komentar

  1. Ternyata jadi wanita itu sungguh repotnya ya, harus bisa merawat diri dengan apik dan pintar pastinya.

    BalasHapus
  2. Wah..dulu mau ikut acara ini, nggak jadi..sedih..
    Tapi aku pake resikV juga lho..kalau lagi datang bulan. Ngerasa lebih bersih aja..

    BalasHapus
  3. Siip, moga keputihannya gak berlanjut ya. Biar janinnya sehat terus.

    BalasHapus
  4. Jadi pengen nyobain Resik-V yang godokan sirih. Selama ini pakai Resik V yg ramuan madura, udah enak banget dipakai, enggak bikin kering. Bersih dan nyaman hihi

    BalasHapus
  5. Wah. Lengkap tulisannya. Jadi resep harmonis itu dari dalam diri kita juga dari luar. Keduanya sama pentingnya ya

    BalasHapus
  6. Iya aku pernah tuh, hamil kena keputihan.,,,asliiik gatel bgt. Sama dokternya dikasih pil yg dimasukin ke vagina....huhuhu susah bok.
    Catet deh nanti kalau keputihan pakai ini aja gampang

    BalasHapus
  7. Mba Ayaaa, iyaaa keputihan bikin nggak nyaman banget ya.
    Makasih sharing tipsnya 😍 Aduh makanannyaaaa bikin lapaar

    BalasHapus

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)