Kiat Sehat dan Bugar Bersama SoMan

Sehat Bersama SoMan

"Dik, kok kening kamu anget ya. Lagi sakit?" Suami saya memegang kening sambil mengeryitkan dahinya.

"Tenggorokanku sakit, Mas. Mau flu mungkin, ya" jawab saya.

"Hujan-hujan ya kemarin?" Tanya suami lagi. Dan saya mengangguk pelan.

Memang waktu pulang dari acara Blogger Day di Bogor bulan lalu, cuacanya sedang hujan. Bahkan dari Bogor sampai Depok hujannya cukup deras. Sempat menunggu hujan reda di peron stasiun Pondok Cina tetapi akhirnya saya nekat memesan gojek. Saat naik gojek saya menolak mengenakan jas hujan yang ditawarkan oleh driver.

Efek hujan-hujanan baru terasa sore harinya, saya mulai bersin-bersin dan tenggorokan agak sakit untuk menelan. Menyadari terserang gejala flu dan radang tenggorokan, saya memilih untuk beristirahat total dan terpaksa membatalkan beberapa jadwal event yang sudah diagendakan sebelumnya, heuheu. Biasanya kalau sudah terserang flu, saya juga rentan radang tenggorokan. 2 penyakit itu menyerang saya ketika kondisi imun  tubuh dalam keadaan drop. Untuk recovery, biasanya saya butuh 1 minggu lebih. Huhu. Padahal banyak hal yang harus diseselesaikan mulai dari
draft proposal tesis, submit jurnal ilmiah dan beberapa tulisan yang deadline-nya di minggu itu juga. Apalagi pas di Jakarta ada beberapa event yang sudah saya konfirmasi untuk join.

Seketika saya merasa bersalah karena bandel hujan-hujanan, heuheu. Flu kedengarannya memang sepele, padahal faktanya, saya sering dibuat bed rest berhari-hari karena badan panas dingin, hidung meler dan kepala rasanya sakit sekali. Ditambah dengan radang tenggorokan yang menyebabkan nafsu makan saya berkurang drastis.huhu. Alhamdulillah sekarang sudah mengenal SoMan, jadi bisa menjadi "teman" untuk menjaga daya tubuh agar tetap prima.

Berbekal pengetahuan di Blogger Day, saya teringat khasiat SoMan yang salah satunya membantu mempercepat pemulihan sakit. Berkomitmen untuk cepat sembuh dan pulih, akhirnya mulai 21 Maret 2017, saya mengonsumsi SoMan. Dan hal tersebut masih saya lakukan sampai sekarang untuk menjaga daya tahan tubuh supaya tidak gampang lelah dan sakit.

Bulan lalu, mungkin imun tubuh saya sedang drop sehingga mudah sekali terserang flu. Badan demam, hidung mampet dan kepala kliyengan. Karena saya tipikal pemalas pergi ke dokter, waktu itu saya meminta suami untuk mengambil SoMan yang masih rapi tersegel di tas. Badan saya seakan tidak bisa diajak kompromi untuk duduk bahkan berjalan meskipun sekedar mengambil tas yang berada di atas meja.

"Ini apa, Dik?" Tanya suami.

"Obat" Jawab saya singkat. Karena itu satu-satunya clue yang ada di pikiran saya waktu itu.

Suami juga membantu mengambilkan air dan meneteskan SoMan 7 kali sesuai permintaan saya. Kemudian, saya meneguknya hingga habis. Tenggorokan rasanya segar meskipun agak perih untuk menelan. Tidak ada bau menyengat atau rasa pahit seperti obat kebanyakan karena saya seperti meminum air biasa, hanya saja penampakannya sedikit keruh.

Sehat Bersama SoMan
SoMan tidak berbau obat dan tidak pahit. Bahkan seperti minum air putih biasa

Awal mengonsumsinya, kepala saya agak pening dan keluar keringat dingin. Ternyata hal itu merupakan efek detoksifikasi saat pertama kali meminum SoMan. Tetapi setelah mengonsumsi di hari ketiga, badan saya terasa lebih enak dan segar. Saya merasa excited karena biasanya pemulihan flu membutuhkan waktu semingguan, tetapi kali ini 3 hari badan sudah merasa lebih enteng. Alhamdulillah di hari keempat saya sudah bisa mengerjakan PR yang masih menumpuk karena tertunda bed rest.

Kandungan dan Khasiat SoMan 

Sebelumnya, saya belum pernah mengenal produk SoMan.  Saya baru tahu SoMan pertama kali saat di acara Blogger Day. Karena tertarik dengan produknya, saya menyimak dengan detail penjelasan dari Mas Ario, Mbak Tatu dan Dr. Grace mengenai kandungan dan khasiatnya. Di sesi tersebut, saya memenangkan lomba live tweet *pamer detected*. Ada beberapa istilah yang tidak saya mengerti, makanya live tweet menjadi salah satu dokumentasi yang nantinya bisa saya baca lagi. Selain itu juga menginformasikan kepada masyarakat kalau ada SoMan yang khasiatnya banyak sekali. Terus terang, saat saya cerita ke keluarga, belum ada yang ngeh tentang SoMan. Ada sih, kakak ipar saya yang tahu, dia sering mendengar iklan SoMan di radio tetapi belum pernah tahu wujud dan fungsinya untuk apa 😅.
Sehat Bersama SoMan
Dari Kiri-Kanan: Mas Ario, Mbak Tatu dan Dr. Grace

Tidak hanya teori saja, setiap blogger dibagikan 1 botol SoMan secara gratis. Pas tahu harganya 210 ribu, awalnya sempat kaget “Kok harganya segitu ya?”. Ternyata setelah mendengar pemaparan mengenai kandungannya dan membuktikan sendiri khasiatnya selama sebulan terakhir, saya jadi paham kenapa produk mungil itu dibandrol dengan  harga segitu. Kalau istilah jawanya, ono rego ono rupo. Yaaah, dengan harga segitu, worth it-lah sama khasiat yang didapatkan.

Baca juga: 3 Konsep BloggerDayXSoman yang Membekas di Hariku

SoMan atau Sozo Formula Manggata 1 adalah jamu atau herbal dalam bentuk tetes yang menggunakan 39 bahan alami antara lain : buah merah, manggis, nanas, buah naga,  kiwi, mengkudu, belimbing bintang, belimbing sayur, air kelapa, anggur, nanas, tomat, buah maja, apel malang, sirsak, mangga, alpukat, jeruk bali, jeruk cina, pepaya, pisang goroho, bayam, seledri, wortel, sawi putih, kentang, kemangi, paria, umbi manggata, rosella, kayu manis, pasak bumi, temu putih, bawang putih, jinten hitam, ketepeng cina, terong ungu, kacang merah, kedelai. Kandungannya komplit banget ya!

Mendengar pemaparan Dr. Grace Maria Salindeho, konsultan medis dari PT. SoMan Indonesia di acara Blogger Day, saya tidak ragu mengonsumsinya untuk mengobati flu dan upaya pemulihan karena kandungannya berasal dari bahan alami sehingga SoMan tepat dikonsumsi untuk membantu meningkatkan sistem imun tubuh dan membantu dalam pemulihan sakit.

Dengan campuran 18 buah-buahan, 12 sayur-sayuran, dan 9 rempah terpilih, SoMan mengandung senyawa fitonutrien yang baik untuk memelihara daya tahan tubuh dan menjaga kesehatan. Selain itu, SoMan juga mengandung multivitamin (A,C,E,K), mineral, asam amino esensial & non-esensial, EPA, DHA, dan omega (3,6,9). Makanya, tidak mengherankan jika flu yang biasanya membutuhkan waktu seminggu lebih untuk recovery, setelah meminum SoMan, badan saya terasa lebih enakan di hari ketiga.

Selanjutnya, Dr. Grace juga menjelaskan bahwa SoMan tidak hanya untuk pengobatan, tetapi juga bisa untuk pencegahan. Cara kerjanya adalah dengan meregenerasi sel yang sakit, menyehatkan, lalu menutrisi sel tersebut. Buat teman-teman yang sedang sakit dan dalam tahap pemulihan, SoMan bisa menjadi referensi dan rekomendasi untuk dikonsumsi. Bahkan SoMan juga dapat menjadi obat pendamping dari dokter untuk mempercepat pemulihan tubuh, lho! Karena saya membelikan ibu saya juga sebagai pendamping obat dari dokter untuk pemulihan stroke ringan yang pernah dideritanya.

Kiat Menuju Sehat dan Bugar

Belajar dari pengalaman, karena di semester ini saya berkomitmen untuk lulus, maka saya mulai tertib untuk menjaga kesehatan dan kebugaran supaya tidak mudah lelah dan sakit. Kiat-kiat berikut, saya terapkan 1 bulan terakhir secara disiplin untuk menjaga badan agar sehat dan bugar di tengah aktifitas yang padat:

1. Menjaga pola makan

Seringkali kalau sudah asyik menulis di depan laptop, saya lupa jadwal makan. Tetapi untuk menjaga badan agar tetap sehat dan bugar, saya berusaha tertib menjaga pola makan. Contoh sederhananya, saya tidak melewatkan sarapan sebelum berangkat ke kampus dan tidak enggan membawa bekal berupa buah atau biskuit untuk menghindari jajan fast food yang notabene tidak sehat dikonsumsi oleh tubuh.

2. Olahraga teratur

Sehat belum tentu bugar. Pada kesempatan tes kebugaran di acara Blogger Day, saya disarankan untuk melakukan senam untuk mewujudkan kebugaran tubuh saya. Hal itu dilihat berdasarkan rapor hasil tes kebugaran saya. Makanya, di sela kesibukan beraktifitas, saya menjadwalkan untuk ikut senam. Kalaupun memang tidak bisa senam, saya menyempatkan waktu jogging selama 15-20 menit di pagi hari. Komitmen olahraga teratur ini semoga dapat konsisten saya lakukan demi mewujudkan tubuh yang sehat dan bugar. Yeaaah!

3. Istirahat cukup

Banyaknya revisi tesis dari dosen tidak lantas membuat saya membabi buta begadang. Pengalaman dulu mengerjakan skripsi, saya sering begadang dan efeknya tidak bagus untuk badan. Belajar dari itu, maka saya lebih mengatur waktu istirahat. Misalnya tidur jam 9 malam dan bangun jam 2 pagi. Hal ini membuat badan lebih segar sehingga mengerjakan revisi tesis jadi fokus. Tidak hanya itu, merasakan lebih produktif melakukan segala sesuatu.

4. Mengonsumsi SoMan

Seperti yang saya ceritakan di atas, sejak bulan lalu, saya mulai mengonsumsi SoMan. Awalnya hanya untuk mempercepat proses pemulihan flu dan radang tenggorokan, tetapi hingga sekarang saya mengonsumsinya untuk menjaga daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh yang kuat mampu membantu menangkal berbagai macam penyakit seperti degeneratif atau kronik seperti diabetes & komplikasinya, hipertensi, kolesterol, jantung, stroke, masalah pencernaan, hingga untuk luka luar. Makanya, mengonsumsi SoMan selama 1 bulan terakhir ini merupakan salah satu kiat saya menjaga tubuh agar tetap sehat dan bugar.

Kenapa SoMan? Apa Keunggulannya, sih?

Sejak awal bulan April, saya pulang Klaten untuk mengurus tesis biar cepat selesai (*aamiin), dan hampir setiap hari menempuh jarak Klaten-Solo menggunakan motor untuk konsultasi dengan pembimbing di kampus. Melihat saya rutin minum SoMan, ibu jadi tertarik untuk membeli dan mengonsumsinya juga. Berbeda dengan saya, waktu pertama kali mengkonsumsi SoMan, saya sempat pusing sebagai reaksi detoksifikasi SoMan. Tetapi Ibu saya dari pertama kali minum sampai semingguan ini tidak merasakan hal itu. Mungkin karena daya tahan setiap tubuh berbeda-beda jadi adaptasi saat meminum SoMan juga berbeda. 

Sehat Bersama SoMan
Pengalaman Ibu minum SoMan
Saat ini, ibu sedang sibuk mengikuti latihan manasik untuk persiapan berangkat haji tahun ini. Beliau cerita kalau badannya lebih enak dan tidak mudah lelah. Makanya, beliau juga tertib menjaga kesehatannya, salah satunya dengan minum SoMan.

Trus keunggulan SoMan apa sih sampai saya mau mengonsumsinya bahkan Ibu juga tergiur untuk meminumnya juga, hihi.

Kata Mas Ario selaku Head of Communication and Promotion Soman, ada 7 fakta yang menjadi keunggulan SoMan dibanding produk lainnya.


1. Terbanyak

Kandungan SoMan terdiri dari 39 bahan alami yang halal dikonsumsi.

2. Terkuat

SoMan juga mengandung antioksidan yang berfungsi untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Keputusan saya tidak salah saat flu bulan lalu, langsung mengonsumsi SoMan untuk meningkatkan daya imun. Eh iya, selain itu, menurut penuturan Mas Ario, SoMan juga bisa meningkatkan vitalitas pada pria, lho. Maka dari itu, suami saya juga ikut mengonsumsi SoMan, hihi.

3. Terkompleks

Cara pembuatannya menggunakan alat-alat modern yang dilakukan selama 9-12 bulan untuk menghasilkan PH 9+. Maka tidak heran jika SoMan sangat kompleks karena langsung bekerja pada sel.

4. Tertinggi

SoMan memiliki kandungan PH tertinggi, yaitu 9+. Sebagai bahan informasi, PH yang dibutuhkan oleh tubuh adalah 7. Sehingga SoMan dengan kandungan PH tertingginya, sangat baik dikonsumsi oleh tubuh.

5. Teruji dan Terpercaya

SoMan telah mendapatkan uji klinis dari beberapa lembaga yang kredibel dan terpercaya. Ah iya, SoMan merupakan satu-satunya herbal tetes yang telah melalui uji klinis diabetes di Indonesia. Hal tersebut telah diuji di UGM yang merupakan lembaga kredibel dan terpercaya.

6. Terbukti

SoMan terbukti menyembuhkan beberapa penyakit antara lain, diabetes, ambien, rematik dan bisa juga untuk obat luka luar. Pengalaman saya pribadi, SoMan membantu dalam proses penyembuhan sakit flu dan radang tenggorokan. Selain itu memulihkan daya tahan tubuh saya pasca sakit.

7. Terbaik

Produsen SoMan jelas dan pembuatannya pun melalui uji klinis yang kredibel. Di samping itu, ada Konsultan medis, konsultan produk dan pakar lainnya yang menjaga memastikan kualitas SoMan layak untuk dikonsumsi untuk masyarakat. Dari fakta-fakta tersebut, dapat disimpulkan bahwa SoMan merupakan produk terbaik.

Selain fakta-fakta di atas, hal yang meyakinkan saya untuk mengonsumsi SoMan adalah prestasi yang telah diraihnya, antara lain: penghargaan dari Kemenristek sebagai 100 produk inovatif tahun 2008, penghargaan dari ASEAN Development Citra Award 2009. Setelah melakukan penelusuran, SoMan jga telah terdaftar resmi di BPOM di bawah Nomor TR 083677661.

Cara Pemakaian

Sehat Bersama SoMan

Saat saya sakit flu dan radang tenggorokan saya meneteskan 7 tetes SoMan ke dalam air 50ml-100ml. Setelah sembuh, saya tetap mengonsumsinya untuk menjaga daya tahan tubuh agar tidak gampang lelah dan sakit dengan meneteskan 5 tetes SoMan ke dalam air 50ml-100ml. Saya meminumnya 3x sehari; setelah bangun tidur, sebelum makan siang dan sebelum tidur.

Kemasannya yang mungil, memudahkan saya membawanya kemana saja. Sehingga, saat di kampus saat menjelang makan siang, saya bisa langsung meminum air putih yang telah ditetesi SoMan untuk menjaga daya tahan tubuh saya. Praktis kan!

Fyi, menurut referensi yang saya baca, SoMan bisa untuk menyembuhkan sariawan, jerawat dan bekas luka bakar juga. Cara pemakaiannya dengan meneteskan ke bagian sariawan atau mengoleskan ke daerah jerawatnya. Saya pribadi belum pernah mencobanya karena sejauh ini saya mengonsumsinya untuk memperkuat imun tubuh dengan cara meminumnya.

Pay Attention!

Sehat Bersama SoMan


Sssst, kalau teman-teman juga mau mengkonsumsi SoMan, ada hal-hal yang harus diperhatikan lho ya, biar efeknya lebih optimal.

1. SoMan harus habis dalam 30 hari setelah botol dibuka. Jadi jangan lupa diingat-ingat dan dihitung sendiri ya masa daluarsanya.

2. Kocok terlebih dahulu sebelum diteteskan

3. Jangan menggunakan air panas atau air dingin

4. Sekali meneteskan SoMan ke dalam air, minumlah hingga habis

5. Jika mengonsumsi SoMan untuk pendamping pengobatan, maka minumlah 2 jam sebelum meminum obat dari resep dokter.

Pembelian

Sehat Bersama SoMan
SoMan bisa dibeli di apotek, gerai SoMan terdekat dan Online
Pembelian bisa dilakukan di apotek terdekat. Eh, tapi pengalaman saya kemarin, belum semua apotek menyediakan SoMan. 2x saya datang ke apotek, stok SoMan tidak ada. Kata ibu, ada tetangga bernama Ummi yang bekerja di apotek dan saya disuruh menanyakan stok SoMan ke yang bersangkutan. Tanpa berpikir 2 kali, saya BBM Ummi. Alhamdulillah persediaan SoMan ada dan harganya lebih murah, yaitu 200rb. Waaah, tau gitu BBM Ummi dari kemarin ya. Hehe

Oh iya, SoMan juga tersedia di gerai-gerai distributor yang menyalurkannya di tiap daerah. Sayangnya, saya belum menemukan gerainya di daerah Klaten. Kalau pengen praktis, pesan online juga bisa. Kemarin saya searching, stok SoMan di lazada masih ada seharga 210rb. Itu sudah gratis ongkir lho. Yakin nggak mau beli? Intinya, produk ini mudah didapatkan. Tinggal pilih mau beli langsung di apotek, gerai SoMan atau beli online.

Demikian kiat-kiat untuk menjaga kesehatan dan kebugaran ala saya bersama SoMan selama sebulan terakhir. Dengan menjaga pola hidup sehat, yaitu makan, olah raga teratur, istirahat yang cukup dan mengonsumsi SoMan, badan saya terasa lebih enak dan segar. Kalau tubuh sehat dan bugar, maka mengerjakan tesis pun bisa fokus dan lancar. Badan nggak gampang capek dan tidak mudah terserang flu lagi. Finally, bye bye Flu, thank you SoMan!

Untuk mengetahui lebih mendalam tentang SoMan, baik tentang kandungan, khasiat dan ingin bertanya lebih mendalam, bisa banget cek dan ricek media sosialnya:

Website: www.somanindonesia.co.id
Twitter: @somanindonesia
IG: @somanindonesiaofficial
Customer Careline: 021-4223000

Referensi:
Pengalaman pribadi dan ibu
www.somanindonesia.com
Blogger View di acara Blogger Day 2017


3 Konsep BloggerDayXSoMan yang Membekas di Hariku

Assalamu'alaykum :)
Keseruan dan Kehangatan saat Acara
Source: Blogger Crony
Tidak terasa, hampir sebulan acara BloggerDayXSoMan yang diselenggarakan oleh BloggerCrony terlaksana. Jadi, pada 18 Maret-19 Maret 2017 hampir 100 blogger melakukan gathering di Kampoeng Joglo Bogor, Jalan Situ Hayang, Kampung Tegal Waru, Ciampea, Bogor. Konsep yang diusung Tim Crony yang sangat menarik membuat saya ngebet banget ingin menjadi salah satu blogger yang hadir di acara tersebut. Meskipun, banyak godaan buat nggak datang, tapi akhirnya bisa mengikuti rangkaian acara dari awal hingga selesai. Seru pokoknya!

Pagi itu, 18 Maret 2017, Depok diguyur hujan dari shubuh. Saat berangkat hingga sampai di Stasiun Bogor, hujannya masih awet banget. Eits, meskipun hujan tapi antusias para blogger tidak surut. Terbukti, di peron stasiun Bogor sudah banyak blogger yang datang. Mbak Yayat sebagai PIC transportasi ke tempat acara, terlihat wara-wiri mengabsen blogger satu per satu. Ah iya, acara ini free at no cost, hanya saja untuk transportasi angkot dari Stasiun Bogor ke Rumah Joglo, kami membayar 17 ribu. Tim Crony membantu mencarikan angkot dan mengkoordinasi karena memang lokasinya cukup jauh.

Sesampainya disana, para blogger diarahkan panitia untuk registrasi terlebih dahulu. Di momen ini, saya gunakan untuk kenalan dengan blogger-blogger lain yang biasanya hanya bisa bersapa di dunia maya. Setelah itu, momen yang ditunggu-tunggu akhirnya datang juga--makan, hihi. Lebih tepatnya brunch karena memang dari pagi belum sempat sarapan *curcol. Pas momen makan juga tidak dilewatkan para blogger termasuk saya untuk kenalan satu sama lain.

Selanjutnya, sebagian blogger yang sudah selesai makan dipersilakan untuk bergabung di lapangan kecil yang lokasinya tepat di depan rumah tempat kami makan. Acara dibuka oleh Mbak Wardah Fajri, selaku founder Blogger Crony. Beliau menjelaskan tentang konsep acara yang membuat saya semakin antusias untuk mengikuti rangkaian acaranya.

3 Konsep Menarik BloggerDayXSoMan

Kenapa daritadi saya menuliskan kalau konsep yang dibuat Blogger Crony di acara Blogger Day sangat menarik? Karena konsepnya sangat applicable di dunia blogging, pun di kehidupan sehari-hari. Sehingga tidak lebay kalau sampai sekarang ini, acara tersebut sangat lekat dan berkesan. Nah, bagi yang kemarin nggak ikut acaranya, berikut saya ceritakan konsep dan rangkaian acaranya:

1. Blogger Hangout

100 blogger diajak hangout untuk menginap bersama di Rumah Joglo dan mendapat workshop juga dari pemateri yang mengulas tentang sosial media. Pokoknya nggak jauh-jauh dari blogging deh materinya, hihi. Apa saja materinya?

Yang pertama, Mas Ferry Yuniardo membawakan materi dengan tema: sosial media vs real world. Mas Ferry menjadi pembuka materi pertama di acara Blogger Day yang membuat para blogger sangat antusias mengupas tuntas antara kehidupan di real life dan sosial media. Dengan gamblang, beliau menjelaskan bahwa apa yang sering nampak di sosial media belum tentu sama dengan realitanya. Lho? Iya, demi motif tertentu, hal-hal yang ada di sosial media sudah di setting sedemikian rupa sehingga masyarakat tergiring untuk beropini ke arah motif tersebut.

Ehm, Mas Ferry mengkomparasikan dunia digital di indonesia dengan Malaysia dimana netizen di indonesia cenderung pelit untuk melakukan RT/Share secara sukarela saat netizen lain mengunggah hal-hal yang bersifat informatif, apalagi yang sifatnya "lomba/kompetisi" yang membutuhkan voters. Pernah dijapri atau menjapri begini gak guys "Teman2, kalau luang bisa RT/love tweet saya ini kah? Untuk keperluan lomba euy. Tengkyu". Ada yang menanggapi dan RT dengan senang hati, tapi juga ada yang hanya di read doang *curhat*.

Berbeda halnya dengan di Malaysia, netizen disana engangement-nya bisa menjapai puluhan ribu meskipun followersnya hanya ratusan saja. Wew, amazing! Tapi please jangan ekspor saya ke Malaysia *dikeplak*. 

Materi yang bertajuk blogger hangout yang kedua adalah Mbak Ririn Rosaline yang memaparkan tentang "Attitude, penting ya?". Materi ini dipaparkan di sesi keempat. Badan mulai protes untuk istirahat dan mata sudah sudah sepet minta bobok, tapi sayang banget kalau harus melewatkan materi yang kece badai ini. Untung saja badan masih bisa diajak berkompromi untuk menyimak materinya, hihi.

Dalam sesi kali ini, Mbak Ririn menanyakan pertanyaan yang mendasar "who are you?". Mbak Ririen mengaitkan attitude dengan personal branding seseorang. Hal ini membuat saya belajar untuk mulai membranding diri dengan positive. Selain itu, dalam personal branding, Mbak Ririn menghimbau untuk menjadi diri sendiri dan tidak meniru orang lain. Ah, ini saya catat baik-baik, karena menjadi diri sendiri dan menggali potensi yang ada pada diri sendiri, tidak akan membuat kita menghalalkan cara dalam membranding diri.

Personal branding bukan suatu hal yang dilakukan sehari-dua hari tetapi bersifat terus menerus. Bahkan bisa jadi untuk membangunnya membutuhkan waktu bertahun-tahun. Nah, attitude menjadi dasar untuk membangun personal branding tersebut. Keunikan yang kita miliki dan kita brandingkan akan lebih mudah untuk dikenali oleh masyarakat. "Oooh, ini cahaya theprinces ya?" Ahahaha, teteup narsis.

Selanjutnya, materi blogger hangout yang terakhir dibawakan oleh Mas Anwari Natari (Away) dengan tema Review Elegan dan Berdampak. Materi ini menjadi penutup acara di hari pertama sebelum para blogger beranjak tidur, hihi.

Mas Away menghimbau supaya kita yang notabene sebagai blogger memposting informasi yang valid dan kreatif. Pemilihan kata di setiap kalimatnya tidak ambigu dan membingungkan pembaca. Atuhlah, saya pun juga malas kalau membaca berita apalagi tentang review produk yang sifatnya multitafsir.heuehu. Yah, kalau saya menafsirkan sesuai dengan maksud penulis, kalau tidak bagaimana coba? Bisa fatal endingnya.

Yang menjadi catatan saya, dalam menulis review produk tidak harus dengan menjatuhkan brand produk lain. Hal ini berkaitan dengan etika. Pun juga tidak perlu membabi buta memuji kelebihan produk yang sedang direview. Menuliskan review produk dengan jujur secara elegan dan berimbang akan membuat pembaca lebih teredukasi.

Mas Away mengkritisi beberapa judul dan kalimat yang selama ini jujur seringkali luput dari perhatian saya. Pembawaannya yang jenaka membuat malam itu lebih hidup meskipun sebagian blogger sudah letih namun tetap semangat dan happy mengikuti materi hingga pungkas.

2. Blogger Care

Tidak melulu belajar tentang materi, kali ini blogger diajak untuk mengenal mengenai "Germas" yang disampaikan oleh Drg. Kartini Rustandi, M.Kes dari Kementrian Kesehatan. Ibu Kartini meminta kerjasama blogger untuk memboomingkan germas kepada masyarakat. Kalau ini saya sangat setuju, setidaknya hal ini merupakan bentuk care terhadap masyarakat yang ingin menggalakkan pola hidup sehat. Dalam sesi itu, blogger diajak praktik langsung gerakan-gerakan yang juga bisa dilakukan di dalam ruang indoor kantor. Seru euy!
Source: Blogger Crony
Bukan cuma teori, keesokan paginya, para blogger ditantang untuk tes kesehatan dan kebugarannya. Untuk tes kesehatan, kami diperiksa tekanan darah dan kolesterolnya. Untuk tahap ini, alhamdulillah hasil saya bagus. Sedangkan untuk tes kebugaran, blogger diminta untuk lari 7x memutari lapangan 😉.

3. Blogger View

Karena acara untuk 100 Blogger ini diselenggarakan free, tentunya membutuhkan sponsor. Kali ini, Blogger Crony menggandeng SoMan. Dalam sesi penjelasannya, pihak SoMan ada Dr. Grace Maria selaku Konsultan Medis, Tatu Ratna Sari sebagai Konsultan Produk dan Ario Fajar yang merupakan Marketing Head SoMan. Dalam sesi ini, Tim SoMan tidak hanya menjelaskan kandungan dan khasiat dari produk tersebut, melainkan demo langsung membandingkan SoMan dengan produk lain. Dalam demo tersebut, SoMan memiliki beberapa keunggulan dibandingkan produk yang lainnya. 

Selain 3 konsep yang menarik, ada 4 benefit yang saya dapatkan dari BloggerDayXSoman. Makanya nggak heran kalau acara tersebut sangat membekas meskipun 1 bulan telah berlalu. Dan berikut benefit yang saya dapatkan dari acara tersebut:

1. Teman Baru yang Hangat

Apakah sebelumnya saya mengenal 100 blogger yang hadir di acara tersebut? Tidak.  Lebih tepatnya belum mengenal. Atau meskipun sudah mengenal lewat dunia maya, tetapi belum pernah bertatap muka secara langsung. Jadi dalam acara tersebut, saat bersalaman, tidak jarang satu sama lain bilang “Ooooh, ini toh Ayaa, akhirnya ketemu juga ya”.
Saya juga kebetulan bertemu dengan member asinan blogger yang juga ikut acara blogger day: Mbak Dwina, Mbak Melly, Mbak Een, Mbak Leyla, Mbak Arin. Meski jarang bertemu, obrolannya mengalir dan tidak ada rasa canggung.

2. Networking

Benefit yang kedua ini tidak terlepas dari benefit yang pertama. Dengan mendapatkan teman baru, saya meng-add akun media social mereka, dan sebaliknya. Dari situlah terjalin networking. Kalau missal ada event, mereka mention nama saya di FB untuk ikut mendaftar di event itu. Ah, ini yang namanya the power of networking bukan? Kalau saya tidak ikut Blogger Day, mungkin tidak akan mengenal mereka dan tentunya tidak akan terjalin networking seperti yang saya sampaikan tadi.

3. Hadiah

Di acara Blogger Day, panitia menyiapkan beberapa hadiah baik berupa uang tunai maupun merchandise. Kebetulan saya kecipratan hadiah uang tunainya karena menjadi salah satu pemenang live tweet di acara tersebut. Alhamdulillah berkah.

4. Ilmu yang bermanfaat

Honestly, materi yang disampaikan dalam Blogger Day tempo hari sangat bermanfaat. Materi yang berkaitan dengan dunia blogging dan kesehatan dikonsep sedemikian rupa sehingga sangat applicable di keseharian saya.

Konsep Acara yang Menarik dan Ilmu yang Applicable

Two thumbs up untuk konsep acara Blogger Day yang sangat menarik dan yang lebih penting, ilmunya dapat langsung diterapkan di kehidupan sehari-hari. Materinya Om Ferry saya rangkum sedemikian rupa dan diterapkan di dunia nyata. Pertama, menyikapi dengan arif dunia maya dan nggak gampang baper. Karena media social itu seperti 2 sisi mata uang yang saling bersisian, jadi pinter-pinter kita menggunakannya supaya nggak keblinger. Kedua, tidak pelit RT/share saat teman sedang ngebuzzer atau live tweet untuk lomba. Yang kedua ini sampai sekarang dan insya allah semoga istiqomah sampai nanti saya lakukan,hihi. Jadi yang butuh RT/love atau share, colek-colek saya :p. Karena menurut saya, itu bantuan yang paling ringan dilakukan di social media, hihi.

Materi dari Mbak Ririen juga nggak kalah menarik untuk diterapkan dalam dunia blogging, yaitu mengenai personal branding. Bukan zamannya menanyakan “blogging itu hobby atau profesi?”, tetapi yang lebih penting adalah dengan blogging, kita memberikan manfaat untuk orang lain, baik berupa informasi atau berita. Melakukan personal branding blog tidak dapat dilepaskan dari menjaga attitude blogger. Jadi, menjadi blogger yang memiliki ide kreatif di setiap konten yang dituliskannya. Tidak asal copy paste tulisan blogger lain. Dan saya masih terus belajar tentang hal itu, bagaimana membangun personal branding yang positive.

Selanjutnya, materi Mas Away. Lagi-lagi saya harus mengacungi jempol sama panitia karena menempatkan Mas Away di sesi materi terkahir. Materinya berbobot yang disampaikan di malam hari pas kondisi badan sudah letih-letihnya digeber karena padatnya rangkaian kegiatan seharian. Tetapi Mas Away mampu mencairkan suasana dengan kaliam-kalimat jenakanya yang mudah dimengerti. Saya yang awalnya menguap, jadi terhibur dan menyimak dengan seksama. Sampai sekarang pun saya juga menerapkan apa yang disampaikan Mas Away, yaitu menyingkronkan judul dengan konten tulisan agar pembaca tidak kapok berkunjung. Kan sering ada tuh, headline berita yang bombastis, pas diklik ternyata isinya Cuma 2 paragraf doang, huft. Memilih diksi yang tepat agar pembaca tidak multitafsir. Ah iya, mereview produk dengan jujur secars elegan dan berimbang tanpa menjatuhkan bran lain.

Dunia blogging dan kesehatan, kalau dihubungkan sangat berkaitan erat, lho. Pernah nggak teman-teman duduk di depan laptop berjam-jam untuk menyelesaikan beberapa tulisan atau deadline lomba sehingga lupa untuk makan atau sesekali peregangan? Saya pernah mengalaminya. Materi kesehatan dan kebugaran dari Kemenkes saya terapkan betul-betul. Apalagi setelah tes kebugaran waktu itu, saya dinyatakan tidak bugar. Terus terang saya kaget. Karena saya merasa baik-baik saja dan mengklaim bahwa diri saya sehat dan prima. Ternyata menurut penyampaian Bapak Tim Kebugaran (namanya lupa 😒, payah) dari Kemenkes, tubuh yang sehat belum tentu bugar.

Makanya saya mencatat beberapa saran dari beliau untuk makan dan istirahat yang teratur dan olahraga sesuai dengan  hasil tes kebugaran saya; senam, jogging, push up setelah bangun tidur. Nah, itu benar-benar saya terapkan, hihihi. Selain itu, saya juga mencoba mengkonsumsi SoMan 1 bulan terakhir. Pengalaman saya mengkonsumsi SoMan akan saya tuliskan di postingan yang terpisah. 

Ah, terima kasih Tim Blogger Crony. Selamat ulang tahun yang kedua, semoga sukses selalu! Ditunggu tahun depan semoga ada acara seperti ini yang lebih seru lagi 💓💓💓
See you tahun depan :)
Source: Blogger Crony



Bingkisan Sederhana sebagai Kado Penuh Cinta Untuk Bapak

Assalamu'alaykum.


Kalau ada yang bilang bahwa seorang ayah adalah cinta pertama untuk anak gadisnya, maka saya akan menjadi salah satu orang yang membenarkannya. Sejak kecil, saya memang sangat dekat secara emosional dengan Bapak. Bahkan kalau berjauhan beberapa hari saja, Bapak selalu mengantongi handphonenya berharap kalau ada telpon dari saya, beliau akan segera mengangkatnya. Saya mengetahui rahasia kecil ini dari Ibu. Berulangkali saya bilang kalau memang mau menelpon, yaudah langsung telepon saja. Tetapi kalau week days, Bapak enggan menelepon duluan karena takut mengganggu. Atuhlah, nggak ada kamus mengganggu untuk orangtua.

Jarak usia saya dengan ketiga kakak lelaki saya memang terpaut cukup jauh. Maklumlah, dulu Bapak dan Ibu tidak menyangka akan mendapatkan anak lagi di usia ibu yang rawan untuk hamil waktu itu. Tetapi saat mengetahui hamil lagi, Bapak Ibu berdoa supaya anak keempatnya berjenis kelamin perempuan. Benar saja, Allah mengabulkan doa mereka berdua. Ibu susah payah melahirkan saya yang menurut ceritanya hampir merenggut nyawanya.

Saya hobby mendongeng dari Bapak yang sejak kecil, sehabis magrib, beliau tidak pernah absen mendongengkan saya tentang kancil. Meskipun ceritanya itu-itu saja dan tahu endingnya bagaimana, saya tetap suka. Di sela mendongeng, Bapak mengusap kepala saya dan sesekali menepuk-nepuk punggung saya. Ah, rasanya damai sekali. Kalau sedang berdua dengan Bapak, Ibu sering memberikan ruang untuk kami berdua bercengkrama. Meskipun, ibu juga suka nimbrung percakapan, tetapi beberapa kali saya merasakan kalau ibu dari dulu memang sengaja memberikan saya dan Bapak waktu untuk berdua.

"Wuk, antar bapakmu beli koran" Bapak suka sekali berlangganan koran Solo Pos. Dan biasanya saya disuruh ibu menemani Bapak membeli koran tersebut. Tanpa disuruh dua kali, saya langsung menghampiri Bapak dan naik di atas motor bebek bagian depan. Di jalan, Bapak menceritakan banyak hal, dari hal-hal remeh sampai menanyakan tentang kegiatan sekolah. Sampai pulang membeli koran, kami berdua membacanya sama-sama. Bapak mengambil bagian berita dan politik, saya mengambil bagian paling depan, "John Koplo". Satu lagi hobby saya yang ditularkan oleh Bapak, yaitu membaca.

Time flies....

Mata Bapak berkaca-kaca saya ijab pernikahan saya beberapa bulan yang lalu. Beliau yang sebelumnya hampir menyerah karena TBC yang sempat dideritanya, sangat semangat untuk sembuh demi bisa menjadi wali nikah saya. Sepertinya baru kemarin Bapak mendongengkan Saya, dan sekarang Beliau telah menyerahkan tanggungjawabnya terhadap saya kepada suami. Yes, time flies so fast. 

Cinta untuk Bapak

Setiap Orang Tua pasti mencintai semua anaknya. Termasuk Bapak Ibu yang mencintai kami (keempat anaknya). Tetapi, secara kasat mata, ada nggak yang memerhatikan kalau si Bapak lebih dekat dengan anak yang ini atau si Ibu lebih closer dengan anak yang itu. Di mata ibu, saya adalah anak yang paling dekat dengan Bapak. Ketiga kakak lelaki saya pun mengakuinya. Di handphone, ada nama kami berempat, tapi call register terbanyak adalah nama saya. Kalau Bapak punya keinginan apa-apa, terhadap ketiga kakak lelaki saya jarang terbuka, tetapi kepada saya bisa blak-blakan bercerita.

Dan, sampai saat ini, meskipun telah menikah, perhatian dan cinta saya terhadap Bapak tidak berkurang. Bahkan cerita kami berdua makin komplit karena Bapak sering menyelipkan nasihat-nasihat pernikahan yang membuat saya meleleh. Kedekatan kami berdua, sudah terjalin sejak kecil. Bounding yang diterapkan Bapak terhadap Saya sejak kecil, sangat mengena sehingga saya mencintainya dan mengidolakannya hingga sekarang. Tentang kerja kerasnya, kebijaksanaannya dan kebaikannya baik sebagai suami Ibu dan sebagai Bapak untuk kami.

Bingkisan Sederhana sebagai Kado Penuh Cinta

Tahun ini, Insya Allah Bapak dan ibu naik haji. Impian mereka berdua selama bertahun-tahun akhirnya terwujud. Untuk itu, Bapak dan Ibu sering mengikuti latihan manasik yang dilakukan cukup intens. Kalau nggak salah, sejak bulan Februari mereka berdua ikut latihan manasiknya. Nah, dari latihan itu, Bapak sering telat makan karena memang beliau agak pemilih, sehingga sedikit mengganggu kondisi kesehatannya. Pernah tempo hari Bapak didiagnosa dokter kalau beliau terkena radang lambung. Dokter menyarankan Bapak untuk makan teratur. Boleh beraktifitas tetapi lambung tidak boleh kosong.
Bapak dan Ibu semangat berangkat latihan manasik
Ada teman Bapak dan Ibu nyamperin ke rumah untuk berangkat bareng

Bapak terlalu senang mengikuti rangkaian pelatihan manasik, sehingga sering melupakan makan. Bahkan pernah, waktu ke Solo untuk urusan foto paspor di Kanim Surakarta bersama rombongan calon haji lainnya, beliau drop. Lagi lagi karena beliau tidak tertib jadwal makannya. Akibat paling fatal, Bapak dirujuk ke UGD rumah sakit terdekat. Saat diperiksa secara keseluruhan, saya takut paru-parunya lagi yang kena. Alhamdulillah hasil cek laboratoriumnya bagus. Bapak hanya kelelahan dan kurang nutrisi.huhu 
Beberapa hari yang lalu Bapak masuk UGD di salah satu RS di Solo saat antri foto paspor Haji. Dan ternyata gara-gara telat makan jadi tubuhnya drop :(

Untuk mengatasi hal itu, saya berinisiatif membelikan tempat makan tupperware yang ada tasnya sehingga bisa dibawa Bapak kemana-mana. Memberikan bingkisan sederhana penuh cinta untuk menjaga kesehatan Bapak agar tidak lupa makan meskipun sedang banyak kegiatan. Awalnya, saya tidak kepikiran untuk membawakan bekal Bapak saat latihan manasik karena sempat berpikir kalau beliau bisa beli disana. Tetapi ternyata asumsi saya keliru, sifatnya yang picky terhadap makanan membuatnya sederetan penyebab Bapak tidak nafsu makan. Kalau dibawakan bekal dari rumah, Bapak bisa meminta menu yang diminta sesuai seleranya. Dan tidak hanya itu, saya juga bisa membawakan kue kesukaannya. Lebih higienis dan sehat kan?

Biar gampang dan hemat waktu, saya memutuskan membeli tupperwarenya secara online. Karena sebelumnya saya pernah membeli alat kukus tupperware online di elevenia, maka siang itu saya memutuskan untuk belanja disana lagi. Saya mulai searching produk yang mau dibeli di kategori perlengkapan rumah tangga, http://www.elevenia.co.id/ctg-perlengkapan-rumah. Yay! Akhirnya ketemu juga produk yang saya inginkan-Tupperware untuk Bapak. Ssst, ada diskonnya lho :)



Semoga dengan bingkisan sederhana saya ini, bisa membantu Bapak untuk makan teratur meskipun aktifitas di luar sangat padat. Karena dengan bingkisan itu, saya bisa membawakan bekal biskuit atau makanan kesukaan beliau dari rumah. 

Fyi, manasik Bapak Ibu seringkali dilakukan seharian dan di tempat berbeda-beda. Kalau Ibu, saya percaya kalau beliau lebih aware dengan kesehatannya dan tertib untuk urusan makan. Tidak jarang kalau pulangnya sore, ibu mengakali membeli makan di kantin. Cuma Bapak yang susah makan karena nggak cocok sama makanan disana. Endingnya, Bapak hanya memilih minum teh tanpa makan. Dan itu yang membuat badannya drop.

Bingkisan saya memang sangat sederhana, tetapi saat ini, benda itulah yang dibutuhkan Bapak. Dengan penuh cinta saya membelikannya untuk Bapak agar beliau bisa teratur makannya. Meskipun banyak aktifitas yang dikerjakannya, ia bisa meluangkan waktu untuk makan kesukaannya sehingga tidak mengganggu kesehatannya. Bapak juga setuju membawa bekal dari rumah dan berjanji untuk menjaga kesehatannya dengan makan teratur. Dan beliau sangat bersemangat mempersiapkan kesehatannya untuk berhaji tahun ini. 

"Eh Dik, di elevenia ada permainan edukasi untuk anak-anak nggak? Aku mau ngasih kado Khansa pas ultahnya besok" Tanya ipar saya.

"Ada dong Mbak. Nih, searching sendiri. Kamu bisa pilih mainan mana yang disukai Khansa" Jawab saya sambil menyerahkan laptop.

Ada yang pengen tahu nggak kenapa saya seneng banget belanja di Elevenia? Nah, ini 7 hal yang membuat saya nggak kapok belanja online di Elevenia:
  • Banjir Diskon dan Voucher. Di Elevenia banjir diskon dan voucher sehingga menghemat uang belanja saya. Kalau nggak percaya, kepoin aja websitenya! :)
  • Informasi Produk jelas. Ini yang saya suka. Saat saya membeli produk-produknya, di bawahnya tercantum informasi mengenai produk tersebut dengan jelas. Baik spesifikasinya, bahannya, ketersediaannya hingga ada garansi atau tidak. 
  • Proses pembayaran dan pengiriman mudah. Konsumen bisa memilih cara pembayaran dan pengiriman dengan mudah. Mau bayar langsung, transfer atau kredit juga nggak masalah. Selain itu bisa memilih dan mengecek biaya pengirimannya sendiri.
  • Ada Riwayat Pemesanan dan Status Klaim. Oh iya, setelah memesan barang, konsumen dapat memantau barang pesanannya. Selain itu, ada menu status klaim baik via live chat maupun email dimana seller dan buyer dilayani secara terpisah. Untuk buyer ke cs@elevenia.co.id dan seller klaim seller ke seller@elevenia.co.id
  • Hemat dan Praktis. Dengan belanja di elevenia, saya bisa hemat waktu dan uang belanja (karena ada diskon). Belanjanya praktis bukan?
  • Harga kompetitif, Di Elevenia saya bisa memilih harga yang paling murah.
  • Pilihan produknya variatif. Ada produk lokal dan luar negeri. Karena Elevenia sudah berafiliasi dengan negara Korea, Turki dan Malaysia.

"Dik, aku mau pesan yang ini ya. Harganya murah banget. Semoga nanti Khansa suka sama kadonya" Ipar saya menunjuk salah satu mainan untuk kado putrinya.

Nah, inilah cerita tentang bingkisan sederhana sebagai kado penuh cinta untuk Bapak. Teman-teman juga sedang mencari kado untuk orang-orang tercinta juga? Masih bingung milihnya? Coba cari pilihannya di Elevenia. Yuk share ceritanya :).

7 Hal yang Membuat Jatuh Cinta dengan Kereta Api

Assalamu'alaykum 💓


Sudah dari beberapa hari yang lalu, aplikasi yang menyediakan jasa pembelian tiket kereta api memberikan notifikasi untuk pembelian tiket lebaran. Kalau tahun-tahun sebelumnya, saya selalu mantengin informasi tersebut, tetapi sekarang hanya ikut share informasi saja. Karena merasakan sekali bahwa mudik lebaran adalah HAK SEGALA PERANTAU. ekeke.

Kenapa kereta apa? Bagaimana saya jatuh cinta berkali-kali dengan moda transportasi tersebut dari mulai kelas ekonomi sampai eksekutif. Makanya, setiap ditanya apa hal yang tidak membuatmu kesal, selain jawabannya anak-anak dan hujan, kereta api juga termasuk di dalamnya. 

Mmm, anak-anak punya sisi yang menyebalkan sih, saat tantrum atau saat benar-benar membuat emosi kita up and down. Tetapi tetap saja, hal itu tidak membuat trus membenci atau memakinya. Malah kalau terlanjur marah, ujung-ujungnya menyesal dan meluk-meluk mereka sambil minta maaf. Bener nggak? Saya sih gitu. 

Hujan juga gitu tabiatnya,wuahaha. Meski sudah danda rapi, tiba-tiba mak bres hujan gede, saya cuma bisa ber "yaaah hujan". Sambil nunggu hujan reda atau pakai jas hujan yang meskipun dipakai, tetap basah juga. Satu lagi, bedakku luntur,wkwkwk. Tapi apakah saya benci sama hujan dan mengeluh tentang hal itu? Entah mengapa saya mencintainya, di titik pertamanya saya selalu berdoa "allahumma shoyiban nafi'an" sambil berdoa hajat terbesar saya waktu itu. Karena menurut agama yang saya yakini, berdoa di waktu hujan adalah salah satu doa yang paling ijabah untuk dikabulkan. Trus ya jangan bilang, setiap doa kan pasti dikabulkan nggak cuma hujan doang. Ah, ngajak berantem komentarnya.

Tuh kan lama ngasih prolognya, mau cerita soal kereta api, tapi anak-anak sama hujan dibawa-bawa.

Membahas kereta lagi. Dulu waktu masih kerja di Jakarta dan harus PP Jakarta-Depok, saya enjoy sekali menggunakan kereta. Meskipun tahu sendiri yang pernah merasakan naik KRL di waktu jam kerja seperti apa. Rawan berantem, butuh effort untuk masuk ke gerbong saking padatnya, boro-boro dapat duduk, bisa masuk saja sudah syukur. Dan 3,5 tahun saya menikmatinya. 

Pernah suatu waktu saya bergumam bahwa saya akan merindukan momen-momen seperti ini. Mengejar kereta, kena pinalty karena lupa top up saldo dan saat bergelayut di dalam kereta yang penuh sesak bahkan pernah berantem karena ada ibuk-ibuk yang sudah nyerobot antrian, eh tapi dia yang sewot marah-marah. Gumaman saya tersebut terbukti, karena saya benar-benar merindukannya. 

Nah,  terus apa saja yang membuat saya benar-benar jatuh cinta sampai-sampai merindukan hal yang berkaitan dengan kereta. Ini dia jawabannya:

1. Ingatan Masa Kecil
Teman-teman waktu kecil trus di jalan berhenti karena palang kereta api ditutup excited nggak? Saya iya. Sampai saya berdiri dari jok motor tengah Bapak dan di belakang diapit ibuk, hanya untuk melihat kereta lewat. Bagi sebagian orang, kalau ada palang pintu kereta api dan bunyi-bunyi seperti sirine dikumandangkan terkesan menyebalkan. Tetapi tidak untuk anak kecil. Kalau melewati rel kereta api, mereka malah menunggu palang pintu kereta api tersebut tertutup yang menandakan ada kereta yang mau lewat. Bahagianya anak kecil memang remeh ya. Sampai sekarang kebiasaan tersebut menular ke keponakan saya. Setiap lewat rel kereta api ber "yaaah ria" sedikit kecewa kalau palang pintunya tidak ditutup.

2. Mabuk kendaraan
Sejak kecil saya malas sekali kalau disuruh naik mobil, karena saya pemabuk akut. Dulu kalau misal mau bepergian jauh naik mobil, 2 atau 3 hari sebelum berangkat entah sugesti atau bagaimana, saya merasakan mual-mual kayak sudah membayangkan berada di mobil. heuheu

"Wah, gak bakal jadi orang kaya. Naik mobil aja mabok" komentar seperti ini sudah apal banget di telinga saya. Hingga SMA, saya masih mabuk kendaraan meskipun berangsur membaik. Tapi tetap saja kalau bepergian naik mobil, perlengapan perang seperti antimo, salon pas dan minyak nyong-nyong wajib di dalam tas. Apakah sekarang masih mabuk? Iyes sesekali. Bahkan untuk ukuran Cimanggis-Margocity yang jaraknya cuma 5 kiloan saja, saya bisa melipir ke kamar mandi setelah turun dari mobil. Bapak Mamanya Dio Dea sudah hafal kalau saya langsung ke toilet berarti saya muntah dulu. Kalau sekiranya perut merasa nggak enak, muntah adalah jalan terbaik. ekekek. Habis itu bisa blanja blinji sesuka hati.

Poin kedua ini mungkin yang membuat cinta saya bersemi sama kereta api. Karena tiap naik kereta nggak ada acara mual atau muntah. Isinya cuma ketawa sama ceria.

3. Nyaman buat baca
Perjalanan jauh rasanya nggak lengkap tanpa membawa buku. Dulu di KRL waktu 1 jam terasa cepat saat asyik baca buku. Klaten-Jakarta yang memakan waktu 8 jam tidak membuat saya bosan karena buku menjadi teman baik mengisi waktu.

Membaca di kereta itu nyaman banget, nggak ada acara pusing atau mual karena kebanyakan nunduk. Kalau di mobil? Aduh, buku cuma saya bawa doang, tapi selebihnya memilih tidur. Atau kalau punya bahan obrolan, saya bisa mengobrol dengan posisi jendela mobil dibuka, hihihi.

4. Memotret landscape
Posisi yang saya idam-idamkan di kereta adalah di dekat jendela dan searah dengan perjalanan. Posisi itu paling favorit untuk melakukan apapun. Nah, kalau yang searah perjalanan itu maksudnya posisi saya tidak berlawanan arah dengan kereta api (duh bahasanya gimana yak?). Pokoknya dengan posisi itu, saya bisa nyaman melihat-lihat landscape

Pemandangan sawah, sungai, jembatan bahkan laut kalau lewat dari Semarang membuat saya sumringah. Saya bisa mengambil foto sesuka hati meskipun dari balik jendela kereta api.

5. Waktunya tepat
Setelat-telatnya jadwal kereta api, nggak akan aparah banget kecuali ada hal yang force majeure (buset bahasanya). Force majeure itu lebih ke gangguan teknis dan alam seperti rel patah, ada tanah longsor atau perbaikan kereta api. Kalaupun harus terlambat, saya anteng nunggu di peron atau duduk manis di dalam kereta api, hihi. 

Pengalaman terlambat kereta api yang saya alami, paling banter itu 1,5jam. Waktu itu naik Kereta Kalijaga, cuma tinggal masuk sedikit lagi ke Pasar Senen. Kabarnya ada rel yang patah sehingga kereta bolak-balik hanya menggunakan 1 jalur untuk bergantian. Maksud saya, delay nya kereta api masih masuk akal dibanding naik mobil atau naik kereta ,ekekke. Dasar cinta buta 😋.

6. FriendlyChildren
Anak-anak suka sekali kalau diajak pulang kampung naik kereta. Di dalam kereta biasanya juga ada anak kecil sehingga mereka bisa membaur dengan cepat. Biasanya 3 jam pertama, anak-anak akan lari kesana-kemari bermainan. Kebayang sama wajah ceria mereka bisa enjoy perjalanan jauh dengan kereta.

Saya pernah membawa Dio Dea pulang kampung. Mereka tidak rewel sama sekali, malah punya banyak cerita buat Bapak Mamanya tentang perjalanannya. Jadi, sekarang saat Bapak Mamanya memberikan optional pulang kampung mau naik pesawat atau kereta, mereka berdua kompak menjawab KERETA. Ahahah. Selera mereka sama plek kayak Buliknya.hihihi.

7. Kenalan Baru
Di kereta ekonomi, seat nya saling berhadap-hadapan. Ada yang 2-2, ada juga yang 2-3. Dari posisi tempat duduk yang saling berdekatan itu, saya sering dapat kenalan baru. Entah itu mahasiswi, pekerja, pasutri. Dalam perjalanan tercipta obrolan yang mengalir.

Oh iya, kalau di kereta ekonomi ada anak atau balita yang rewel, biasanya banyak yang berempati. Selama saya naik kereta, jika kebetulan satu gerbong ada anak-anak yang bermain lari-larian atau parahnya nangis karena nggak betah, ada saja yang menawarkan bantuan entah memberikan permen atau sekadar memberikan semangat moral kepada kedua orangtuanya. Dari interaksi seperti itu, kita punya kenalan baru di kereta.

Aaah, pokoknya saya jatuh cinta sama kereta. Kalau ada polling transportasi apa yang menjadi favorit of the year, setiap tahun saya akan memilih KERETA API *ahahaha*. Teman-teman kalau bepergian suka naik apa? Atau malah demen jalan kaki? ekekke.

Salam sayang dari pecinta kereta :)

💓💓Ayaa..


Cek dan Bandingkan Harga Sebelum Berbelanja hanya di Priceza

Assalamu'alaykum 💓💓


Industri e-commerce dari tahun ke tahun sangat berkembang pesat. Dulu berbelanja harus datang langsung ke pasar, mall atau supermarket. saat ini sudah bisa dipesan secara online. Tidak dapat dipungkiri kalau berbelanja online sangat praktis dan menghemat waktu. 

Sebelum berbelanja online, mengecek dan membandingkan harga dari marketplace satu ke marketplace lainnya sangat disarankan lho teman-teman. Keuntungannya adalah kita bisa mendapatkan harga yang lebih murah dan kompetitif. Karena saya pernah mengalami sendiri saat belanja online tetapi tidak mengecek dan membandingkan harga terlebih dahulu, akibatnya saya mendapat barang yang saya butuhkan dengan harga kemahalan. Selisih harga 20ribu-25ribu dengan bonus free ongkos kirim sudah membuat saya menyesal kenapa tidak melakukan survey harga terlebih dahulu.

Jujur sih, waktu itu saya nggak survey harga dulu karena mencari penawaran terbaik di marketplace seperti buang-buang waktu harus buka banyak website. Harus buka web marketplace A trus B dan C, kok rasanya ribet banget. Yaiyalah mau harga murah kok nggak mau ribet 😅. Belum lagi kalau sudah membandingkan harga, eh ternyata harganya sama saja, nggak jauh beda. Makanya waktu itu saya langsung main beli saja tanpa cek dan membandingkan harga. Dan ternyata beberapa hari kemudian, saya baru tahu kalau barang yang saya beli harganya lebih murah di marketplace lain. Nyesek banget, huhu.

Temukan Harga Termurah di Priceza Indonesia

Nah, kalau dulu ribet harus cek harga satu-satu di web marketplace kan? Sekarang sudah ada aplikasi yang memudahkan kita untuk menemukan harga termurah tanpa perlu membuka semua website marketplace nya. Nama aplikasinya adalah Priceza Indonesia.

Kemarin saya mencoba buka website nya dan ternyata memang benar memudahkan kita untuk cek dan membandingkan harga sebelum berbelanja. Kalau mau yang lebih mobile, teman-teman bisa download aplikasinya via App Store atau Google Play

Cara daftarnya juga mudah lho! Yuk cobain. Pertama, download dulu aplikasinya. Kedua, Daftar akun bisa melalui FB atau gmail. Ketiga, belanja deh!

Pertama, download dulu. Kedua, daftar melalui akun FB atau Gmail
Ketiga, happy shopping!
Dengan aplikasi ini, saya sangat terbantu karena tidak harus capek-capek browsing harga di tiap marketplace. Fiturnya pun user friendly, tidak rumit dioperasikan. Ada 5 menu utama yang dapat kita nikmati antara lain: Hot Deals, Popular, Article, Gift Ideas dan Recommend. Menu-menu tersebut berisi tentang penawaran terbaru dan terbaik yang ada di Priceza yang dapat menjadi rekomendasi kita untuk memilih harga yang termurah. Selain itu ada menu Browse, Search dan Notification yang memudahkan kita untuk mencari produk yang akan kita beli sekaligus memberikan notifikasi kalau ada penawaran-penawaran terbaru dari barang yang kita cari sebelumnya. Wah, menarik ya!

Kenapa harus Priceza Indonesia sih? Karena aplikasi Priceza kini lebih baik! Banyak banget keuntungannya yang sangat membantu saat berbelanja online. Aplikasi ini merupakan pembanding harga terbaik dengan panduan belanja tercanggih yang mudah digunakan. Selain itu fitur-fiturnya keren yang mendapatkan terstimonial yang terpercaya.


Priceza sebagai salah satu Shopping Search Engine yang memiliki perkembangan yang signifikan telah mendapatkan dukungan penuh dari salah satu Perusahaan Media terbesar asal Jerman, Hubert Burda Media (HBM). Selain menjadi Shopping Search Engine nomor satu di Thailand, Priceza telah beroperasi di lima negara yang salah satunya adalah Indonesia sebagai negara yang memberikan pertumbuhan yang paling signifikan setelah Thailand sebagai Pusatnya. Keren kan? 

Pengalaman saya, pas banget kemarin lagi nyari-nyari slow juicer, saya langsung nyari penawaran harga terbaik via priceza. Saya mencari juicer merek Dodawa seri DD-810. Pertama, saya masukkan keyword nya di mesin pencarian Priceza. Nggak perlu nunggu lama, beberapa produk Dodawa ditampilkan dari mulai harga terendah-tertinggi. 

Ternyata, tidak hanya pembanding harga terbaik saja, Priceza juga merekomendasikan produk-produk dengan sejenis dengan tipe di atasnya dengan penawaran harga yang kompetitif. Waktu saya seraching Dodawa Seri DD-810, Priceza juga menampilkan produk serupa dengan seri yang terbaru dengan harga yang tidak terpaut jauh. Waaah, benar-benar hemat waktu nggak perlu klik sana sini untuk mendapatkan produk termurah sesuai kebutuhan kita euy!



Sebelum membeli, selain cek dan membandingkan harganya, saya juga membaca testimoni dari para pengguna sebelumnya terhadap produk dan marketplace nya. Oh iya, ada juga penilaian kepuasan pelanggan dengan memberikan bintang. Bintang tersebut seperti rating yang diberikan konsumen, semakin banyak semakin baik (1 sampai 5 bintang). Terus terang itu juga menjadi bahan pertimbangan saya sebelum berbelanja online.

Sejujurnya, saya juga lagi butuh rice cooker nih. Duh kan belanja lagi! Memang, sejak menikah 3 bulan lalu, saya jadi hobby belanja alat-alat masak. Kalau bulan lalu saya sudah beli Dodawa 8 in 1 untuk memudahkan menumis sayur dan menggoreng lauk. Bulan ini pengen beli slow juicer sama rice cooker buat menanak nasi.

Karena makannya masih berdua, saya memilih rice cooker yang kecil. Ibu menyarankan beli Miyako yang ukuran 0,6 L. Yaudah saya search di Priceza dan tadaaaaaa, ini dia hasilnya.


Saya bisa langsung membandingkan harganya lho. Kalau tadi nyari slow juicer, saya harus membandingkan sendiri satu per satu di halaman page yang sama karena saya memasukkan keyword langsung, tidak melalui pilihan "KATEGORI. Tetapi tetap mudah kok, nggak harus buka banyak web. Nah, kalau rice cooker ini, saya mencari melalui kategori-alat masak dan klik produknya, lalu muncul harga dari beberapa merchant.

Priceza juga memberikan informasi mengenai cara pembayaran juga lho, baik melalui COD, transfer atau kredit. Kalau ada kupon dan gratis ongkos kirim pun juga diinformasikan kepada konsumen. Sehingga kita sebagai konsumen selain hemat uang belanja jga hemat waktu karena nggak perlu ngecek harga di beberapa website 😅.

Karena nggak selamanya bisa online di laptop, maka aplikasi Priceza di HP sangat membantu untuk membandingkan harga saat berbelanja online. Seperti yang telah saya sampaikan di awal tulisan ini kalau aplikasi Priceza fiturnya sangat sederhana dan user friendly. Kebetulan saya mau belanja mouse. Beberapa hari ini mouse saya rusak dan mengoperasikan laptop tanpa mouse itu rasanya nggak nyaman banget. Saya menggunakan Priceza di HP saya untuk membandingkan harga dari beberapa marketplace. Nah, mungkin teman-teman juga mau nyobain :)

Langkah pertama saya browse barang yang saya inginkan. Mouse yang saya cari ada di kategori "komputer". Atau kalau teman-teman ingin cepat, bisa juga memanfaatkan search.
Browse atau search barang yang akan dibeli
Lalu pilih barang yang kita inginkan. Ada beberapa pilihan mouse dan saya memilih Logitech Wireless Mouse M185.
Pilih barang yang diinginkan
Kalau sudah memilih barangnya, pilih harga yang paling murah di marketplace yang tersedia di Priceza. Trus, bayar deh!
Saya pilih Mouse ini nih. Harga termurahnya 120 ribu :)
Bayar deh!
Gampang kan? Nah, agar teman-teman bisa menghemat waktu dan uang saat berbelanja online, cek dan membandingkan harga di Priceza sangat saya rekomendasikan. Yuk downnload aplikasinya dulu! Happy shopping!

Lots of love,

Ayaa💓💓💓💓