Rasa, Doa dan Cinta

Kamu tahu kemana doamu harus bermuara tapi seringkali beralasan untuk menepikannya ke arah yang tidak semestinya.

Dan kamu pun tahu kalau Allah paling membenci orang yang berputus asa. Maka, saat pikiranmu berkabut rasa takut, gunakan doamu. Iya, doamu.

***


Pernah gak sih merasa cemas tapi bingung mau ngapain? Sudah merapal doa berkali-kali tapi rasa gulana tersebut tidak mau pergi? Aku merasakannya. Hampir linglung di tengah menunggu. Merasa sendirian dan ketakutan. Padahal suasana ramai sekali.

Rasa takut ini bukan tentangku. Tetapi tentang bayangan kehilangan yang aku izinkan untuk berandai-andai di kepalaku secara liar. Aku tahu itu salah, namun aku sedikit terlambat mengantisipasinya. Sehingga, aku hanya bisa duduk dan berkomat-kamit berharap agar doaku bisa sedikit menenangkan.

Akhir-akhir ini aku bermain dengan angka. Tepatnya tanggal segini harus ngapain, tanggal segitu ngurus apa. Nah, hasil pagi itu bisa mengubah agenda di tanggal lain di Bulan Agustus ini. Kalau Juli kemarin banyak impian dan harapanku, sedangkan Agustus ini adalah bulan untuk Bapak dan Ibu. Di sudut kursi yang ramai lalu lalang aku mendoakan mereka berdua. Tiba-tiba aku cengeng sekali. Aku menyeka air hangat di pipiku.

***
Tempo hari aku nonton video seorang bapak dan ibu yang menangis karena gagal berangkat ke baitullah. Bukan tanpa alasan, beliau tidak dapat berangkat haji karena mengidap penyakit ginjal. Sebenarnya aku pernah mendengar cerita bapak juga tentang hal ini kalau teman satu kloternya tidak dapat berangkat haji karena sakit yang sama dengan bapak-bapak yang ada di video tersebut. Tapi berkali-kali nonton kok rasanya tetap perih.

Video itu memenuhi pikiranku saat aku menunggu hasil laboratorium bapakku. 2 jam yang biasanya cepat berlalu menjadi sangaaaaat lama. Rasanya berkecamuk menjadi satu. Berkali-kali berdoa entah kenapa rasa takut itu kuat menjelma. Aku biasanya bisa mengatasi 2 jam dengan melakukan apapun, tapi kali ini energinya menguap entah kemana.

Tiba-tiba nama Bapak dipanggil. Aku bergegas. Berhadapan dengan dokter yang menangani bapak ternyata beliau masih ingat aku. Bukan ke-geer-an tetapi rasanya beliau mengenal dengan baik pasien yang ditanganinya. Meskipun buanyak banget tapi faktanya beliau care satu per satu dengan pasiennya.

"Alhamdulillah hasilnya lumayan bagus. Hanya saja di paru-paru ada sedikit infeksi. Nanti saya resepkan obat semoga 5 hari ke depan sudah ga panas lagi dadanya". Penjelasan dokter sepertinya membuat dadaku sejuk. Rasa cemas dan takut yang tadi silih berganti menyesaki akhirnya berangsur pergi. Aku menyalami dokter dan keluar ruangan. Mataku panas kembali. Duh, cengeng sekali. Aku duduk sebentar di ruang tunggu untuk mengusap air mata haru.

Masih ingat di kepalaku pertanyaan bapak kemarin "Aku kuat ra ya wuk?" Dan aku menggenggam tangannya menjawab sama seperti jawaban atas peryanyaan beliau sebelumnya "Insya Allah kuat, Pak"

Allah sesuai prasangka hambaNya. Dan aku ingin selalu berprasangka baik. Bismillah. Berikan penjagaan pada Bapak Ibuku ya Allah. Izinkan mereka berdua darang ke baitullah. Aamiin.

Kasur Simply®, Pionir Express Bed yang Unik dan Menarik untuk Kenyamanan Tidur Keluarga

Assalamu'alaykum teman-teman,



Bulan Juli ini saya berusaha untuk menyelesaikan 1 goals saya yaitu, ujian tesis. Demi mewujudkan bisa ujian di bulan ini, saya rela begadang dan kurang tidur untuk mengerjakan revisi dari dosen dan menyiapkan persyaratan lainnya seperti submit jurnal ilmiah, input KHS.

Alhamdulillah, tanggal 20 Juli pihak sekretariat pasca mengumumkan jadwal ujian saya yang insya Allah diselenggarakan pada Senin tanggal 31 Juli 2017. The hardwork paid off! Setelah dapat kepastian tanggal ujian, saya melipir sebentar ke Jakarta untuk menyiapkan urusan suami yang kebetulan ada acara tanggal 26 Juli di ICE, Tangerang. Punggung saya sudah merindukan kasur yang nyaman dan mata saya sudah lengket sekali meminta jatah tidur. Siklus tidur yang tidak teratur membuat mood saya naik turun. Efeknya saya jadi mudah lelah dan gampang marah, heuheu. Ternyata memang benar kalau kualitas tidur seseorang dapat memengaruhi metabolisme tubuh yang bisa berdampak pada kondisi psikis seseorang.

Cerita tentang Kasur


Setelah urusan kampus beres, tanggal 21 Juli saya langsung berangkat ke Jakarta. Di bandara, suami menelepon  tentang kasur di kontrakan kami yang sudah usang, di bagian ujungnya ada yang bolong sehingga busanya keluar-keluar. Tidak berapa lama setelah menelepon, beliau mengirimkan foto kasur tersebut via whatsapp dan meminta saya mencari referensi untuk membeli yang baru. 

Entah bagaimana, saya sudah membayangkan ribetnya survey kasur, lalu memindah-mindah kasur lama dan menggantinya dengan yang baru. Tentunya memerlukan waktu, padahal saya harus mengurus keperluan lain yang lebih urgen terlebih dahulu. Saya bilang ke suami kalau beli kasurnya ditunda awal bulan saja, karena saya sudah membayangkan capek dan ribetnya, heuheu. Harapan saya menikmati empuknya kasur sesampainya di Jakarta kandas berganti dengan pertanyaan "Beli kasur dimana ya? Yang praktis dan ekonomis dengan kualitas yang oke?"

Saya pernah punya pengalaman tentang kasur yang membuat saya membayangkan betapa ribet dan capeknya memindahkan di satu kamar ke kamar yang lain. Jadi, saat renovasi rumah di Depok dulu selesai, effort yang paling menguras tenaga adalah saat beres-beres, salah satunya memindah kasur ke ruangan masing-masing. Kebetulan kamar saya berada di lantai 2, huhu. Jadi capeknya berasa banget euy buat ngangkat-nggeser dan mindahin kasurnya. Makanya, saat suami sounding mau beli kasur baru, bayangan capek untuk beli dan memindahkannya sudah ter-mindset di kepala saya.


Ada Simply® Bed


Seperti jodoh, pas saya di Jakarta ada undangan launching Simply® Bed. Alhamdulillah bisa ikut dalam launching kasur yang merupakan pionir express bed di Indonesia. Kemasannya unik dan menarik. Sehingga saat suami melihat video unboxing Simply® beliau tertarik untuk membelinya. Praktis dan terjangkau di kantong kami, hehe.

Anggapan ribet yang semula menggaung di kepala saya, terpatahkan dengan desain kemasan Simply® yang se-simple namanya. Biasanya kalau pesan kasur kan diantar ke rumah pakai mobil dan kayaknya ribet harus angkat-angkat masuk ke rumah. Simply® tidak demikian! Kasurnya dikemas dalam box, sehingga memudahkan konsumen untuk menggeser dan memindahkannya. Jadi, pembeli tidak perlu mengangkat seperti kasur biasanya, karena di dalam box Simply® terdapat roda yang bisa digunakan untuk membawanya seperti menderek koper.
[Dok.Pri] Jajaran Board of Director PT. DAP dari kiri ke kanan, Pak Aria Hermawan (Marketing Director), Pak Anthony Setiawan (Vice President Director), Mr. Robert Jan Meijer (Chief of R&D), Pak Mukti Argo (Marketing Manager) melakukan launching Simply®
Dalam launching Simply® di Penang Bistro 25 Juli 2017, Pak Mukti Argo selaku Manager Marketing PT. Duta Abadi Primantara (DAP) menjelaskan bahwa Simply® is the perfect mattress for everyone. PT. DAP menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan kemudahan dan kepraktisan dalam memperoleh suatu produk bed tanpa mengurangi kualitasnya. Sehingga, Simply® yang merupakan kategori produk rolled-pack mattress yang telah berkembang secara pesat di Amerika Serikat, Australia maupun negara di Eropa lainnya dicoba untuk dikembangkan juga di Indonesia. Makanya pas banget juga dengan kebutuhan saya saat ini yang menginginkan kasur yang nyaman dan praktis memperolehnya tanpa kesan ribet.
[Dok.Pri] Pak Mukti Argo saat unboxing
Setelah melewati riset mendalam tentang pola kebiasaan tidur, gaya tidur dan bentuk tubuh orang Indonesia, PT. DAP menjadi perusahaan pertama yang me-launching express bed (rolled-pack) Simply® yang nenawarkan kesempurnaan kasur dengan segala kenyamanan, keunggulan sekaligus keunikan untuk konsumen di Indonesia. Trus apa saja sih keunggulan Simply® dan mengapa saya pengen banget untuk memilikinya? Yuk simak ulasan saya di bawah ini.

1. Convenience & Compact in the box, kasur ternyata bisa dikemas di dalam kotak lho! Simply® menjadi pionirnya yang memberikan kenyamanan untuk kualitas tidur keluarga. Jadi, kalau teman-teman ruangannya di lantai 2 atau bahkan ada yang tinggal di apartemen yang berada di lantai atas, kasur ini sangat convenience untuk dipindahkan karena ada roda untuk mendereknya. 

2. High quality of fabric & Foam materialsSimply® terbuat dari bahan pilihan berkualitas tinggi seperti kain stretchable knitted dan busa density tinggi dengan kualitas terbaik dan tahan lama. Paduan bahan terbaik ini membuat kasur Simply® dapat berfungsi secara simultan untuk menopang tubuh pada saat tidur, sehingga dapat menghadirkan kualitas tidur yang nyaman bagi keluarga. Oh iya, saat uji coba kemarin, saya membuktikan sendiri bahwa kain yang dipakai sangat lembut. Saya sudah membayangkan betapa comfort-nya bobo di kasur ini dengan suami *ditampol pembaca*.

3. Unboxing magic moment. Nah, di momen ini saya merasa takjub karena saat Pak Mukti dan tim melakukan unboxing, kasur Simply® benar-benar mengembang sendiri tanpa harus disebul *emangnya balon? ahaha*. Hal tersebut menjadi magic moment untuk para konsumennya. Secara optimum, kasur Simply® bisa mengembang dan melakukan fungsinya dengan sangat baik sekitar 20 jam-24 jam. Namun, di atas 8 jam  pun sudah enak dipakai kok. 
[Dok.Pri] Saat kasur Simply®  dikeluarkan dari box
[Dok. Pri] Kasur Simply® mengembang dan sangat empuk lho💗
4. Offering 4 size single & double. Simply® menawarkan 2 size dengan 4 ukuran berbeda. Lebarnya tetap 2 meter, hanya ukurannya saja yang membedakannya. Size single dengan ukuran 100 dan 120, sedangkan size double ukurannya 160 dan 180. Produk tersebut dikemas dalam box yang dilengkapi roda sehingga memudahkan konsumen untuk memindahkannya.

5. Online sales mattress. Inovasi lain yang ditawarkan PT. DAP adalah kemudahan akses pembelian, promo dan informasi tentang produk secara online di www.simplybed.com. Tidak hanya itu, konsumen juga dapat melihat review-review konsumen lainnya sebagai bahan referensi dalam membeli. Jadi, yang dulunya mau beli kasur harus susah-susah datang ke toko, tanya harga dan kualitasnya, serta memikirkan bagaimana cara membawa pulang dan memindahkannya. Saat ini Simply® menyuguhkan warna baru yang semakin memudahkan konsumennya.

6. Simply® is perfectly simple. Sesuai nama brand-nya, dari kelima poin diatas, benar-benar membuat konsumennya simple untuk memilih, bertransaksi dan memiliki kualitas kasur terbaik untuk kualitas tidur keluarga. 

Setelah menjelaskan keunggulan produknya dan inovasi yang dilakukan perusahaannya , Pak Mukty juga memaparkan tentang benefit dari Simply®. Beliau memutarkan video dan dari video serta pemaparan beliau, saya dapat menyimpulkan bahwa benefit Simply® adalah sebagai berikut:


💓 Instant comfort, Simply® terbuat dari bahan terbaik untuk membuat nyaman konsumennya. Comfort & support-nya menjadi benefit Simply® yang didesain untuk kesempurnaan kenyamanan tidur keluarga. Oh iya, kasur ini memang dirancang khusus untuk negara yang memiliki iklim tropis seperti Indonesia, sehingga tidak berlebihan jika Simply® memberikan kenyamanan untuk konsumennya.

💗Feel the softnessSimply® didesain sangat lembut dari kualitas kain terbaik. Sehingga saat merasa capek bekerja keras di kantor, kasur ini dapat memberikan kenyamanan dengan kelembutan dan kehalusannya. 
[Dok. Pri] Bahan kainnya sangat lembut dari kualitas terbaik
💖Interchangable cover, ini yang tidak dimiliki oleh kasur-kasur lain. Cover bisa dilepas karena ada zipper-nya. Jadi, kita bisa praktis melaundry atau membersihkannya jika ada noda atau kotoran yang menempel pada Simply®. Biasanya kalau yang punya balita atau anak yang menyusui kan sering banget noda susu menempel, atau mainan mereka mengotori kasur kan? Nah, PT. DAP mengakomodir hal tersebut dengan mendesain Simply® yang mudah dilepas covernya.

💝Simply light. Setelah dibuka, kasur ini sangat ringan. Untuk ukuran double pun bisa diangkat oleh satu orang saja. Makanya pas launching kemarin kasur tersebut didorong oleh 2 peragawati yang tidak kesulitan membawa kasur ini. Dari sisi box-nya, perempuan pun bisa kok membawanya. Karena seperti yang saya jelaskan sebelumnya, kalau box-nya dilengkapi dengan roda. Jadi tinggal dorong aja 💪. Ssst, Simply® bisa dijadikan referensi untuk teman yang baru nikahan, atau rekan kerja yang punya rumah baru lho!

💘8 years warranty, yang bikin tambah pengen membeli kasur ini, karena garansinya sampai 8 tahun! Syarat dan ketentuan bisa teman-teman lihat di web resminya.

Bagaimana Cara Mendapatkan Kasur Simply®


Ini penjelasan yang saya tunggu-tunggu dalam acara launching hehe. Karena teman saya sampai massage bagaimana cara membeli kasur tersebut setelah mupeng melihat foto launching di media sosial saya. Kasur ini hanya dijual secara online di web resminya, www.simplybed.com. Cara memesannya pun mudah sekali.


Log in dan pilih size kasur sesuai dengan kebutuhan
Manfaatkan promo ya *jiwa emak-emak muda*


Log in dulu email kita di websitenya, 
✅Pilih size kasur yang hendak dibeli, 
✅Jangan lupa masukkan kode promo (kalau ada) *jiwa emak-emak*
✅Masukkan billing & shipping address
✅Pilih metode pembayaran
✅Bayar
✅Tunggu Simply® datang ke rumah 😍

Meskipun target pasarnya adalah kawula muda yang berusia 25 tahun - 35 tahun (saya masuk range ya, ekeke) yang merindukan sesuatu yang baru, namun menurut saya pribadi, kasur ini cocok dimiliki oleh semua  usia. Di samping keunikannya, alasan simple dan kepraktisan menjadi daya tarik tersendiri. Apalagi di kota-kota besar seperti Jabodetabek yang sebagian besar hectic dengan urusan kantor. Kasur ini bisa menjadi rekomendasi dan referensi untuk menciptakan kualitas tidur yang nyaman dan tempat bercengkrama yang nyaman dengan keluarga saat weekend tiba. Ada lho yang tiap weekend memilih gegoleran di kasur seharian dan malas bepergian kemana-mana *tiba-tiba bercermin,ahaha*.

Harganya juga affordable kok! Untuk kualitas kasur dengan kualitas terbaik dengan kenyamanan optimal, range harga 2,2 juta - 3,7 juta sangat worth it! Apalagi ada promonya, bisa lebih hemat lagi *lirik suami*.

Sesi Tanya Jawab Media & Blogger dengan Board of Director

Dalam acara launching tersebut,  jajaran BOD-nya turun langsung untuk menjawab pertanyaan media dan blogger. Saya sempat merangkum beberapa hal dari hasil diskusi tersebut.
[Dok. Pri] Mr. Robert menjawab pertanyaan dari salah satu audiens
❔Dalam sesi unboxing kan gampang ya tadi, apakah setelah dibuka, kasurnya bisa dimasukkan ke dalam box lagi?

Kasur Simply® dimaksudkan untuk digunakan sebagai kasur permanen. Setelah keluar dari kotak, tidak akan terkompres kembali ke dalam kotak atau digulung seperti airbed. Tapi tenang saja, bahannya ringan kok. Jadi untuk memindahkannya pun mudah. Tadi saat unboxing diperagakan oleh perempuan dengan harapan bisa menyampaikan pesan bahwa produk ini mudah dan ringan dibawa oleh perempuan.

❔Apakah saat kasur terkena noda ompol anak atau susu, kasur dibersihkan sendiri atau memerlukan bantuan jasa service untuk membersihkannya? Jika kita membersihkan dengan air apakah ada kemungkinan berjamur?

Bisa dibersihkan sendiri karena kasur Simply® bersifat Interchangable cover sehingga covernya bisa dilepas dan dibersihkan sendiri. Sebaiknya dibersihkan di bawah sinar matahari untuk menghindari jamuran pada kasur.

❔ Bagaimana strategi Bapak untuk menghadapi kompetitor yang menggunakan foam sejenis dan density-nya mulai berapa ya? Dijual retail, eceran atau distributor?

Foam yang dipakai adalah super foam yang menggunakan density terbaik diatas 20. Dengan density tersebut, kasur Simply® sangat affordable. Jualannya hanya online di website Simply® dan tidak dijumpai di toko retail.

❔ Garansinya 8 tahun. Cakupan garansinya apa saja?

Cakupan garansinya adalah foam. Jadi, setelah menerima produk, untuk mendapatkan garansi, konsumen harus memasukkan nomor order dan barcode-nya dalam database di web. Nah, database tersebut juga berguna untuk mengetahui notifikasi promo yang berlangsung lho. Syarat dan ketentuan pemberian garansi dapat dibaca di web. Sehingga sebelum membeli pun, konsumen telah diberikan informasi mengenai garansi yang dicover oleh perusahaan.

Apakah perusahaan DAP akan menggaet e-commerce dalam penjualan kasur? Target bisnisnya dimana?

Produk ini baru, sehingga untuk awalnya, perusahaan ingin mengoptimalkan penjualan melalui website resmi kami. Tetapi tidak meutup kemungkinan nantinya akan menggaet e-commerce untuk melebarkan peluang bisnis. Target perusahaan saat ini fokus di area Jawa Barat dan Jabodetabek, mengingat Simply® baru pertama kali di Indonesia. 

Bismillah ngurusin ujian tesis dulu, awal bulan baru ngurusin orderan kasur Simply® biar makin nyaman di kasur sama suami *eh*. Apalagi kalau area Jabodetabek free ongkos kirim, kan bisa hemat banyak 😍😍
[Dok. Pri] Semoga bulan depan bisa membawa pulang box isi kasur ini *Aamiin*

Kemarin saya sengaja merekam kemeriahan launching Simply® karena ingin menceritakan ke suami sesampainya di rumah. Nah, buat teman-teman yang belum sempat hadir dan penasaran dengan kasur Simply®, simak juga nih kemeriahan acara tersebut. Ssst, ada proses unboxing magic moment lho.




Cerita Ibu dan Anyang-anyangan

Belum lama saya menulis tentang anyang-anyangan dan solusi sehat untuk mengatasinya. Saat saya bisa terbebas dari penyakit tersebut kok malah ibu yang giliran kena. Haduh.

Alasannya hampir sama, menahan kencing. Huhu. Aktifitas ibu yang intensitasnya cukup sering berlatih manasik, membuatnya enggan untuk ke toilet. Beliau lebih memilih menahan pipis daripada harus ke toilet dan berwudhu lagi. Fatalnya, beliau juga membiatkan snack dan air minumnya utuh untuk dibawa pulang ke rumah.

Sudah menjadi kebiasaan ibu kalau ada acara di luar dan mendapat snack, beliau membawanya pulang. Eits, yang dibawa pulang biasanya yang sudah diisi dalam kotak dus ya, bukan sengaja memasukkan panganan ke dus trus dibawa pulang, ahaha. Tapi memang itu jatah snack ibu yang sengaja dibawa pulang.

Back to the topic, beberapa hari yang lalu ibu mengeluh anyang-anyangan. Beliau terpaksa tidak masuk latihan manasik dan harus istirahat karena tidak hanya anyang-anyangan tetapi juga disertai demam. Huhuhu. Memang sih, bulan Juli ini saya lebih sering di Solo daripada di Klaten karena urusan kampus. Jadi, saat mendapat kabar ibu meriang, keesokan harinya saya langsung pulang.

Ibu menelepon meminta saya untuk membelikan obat anyang-anyangan dan demam. Beliau sudah diantar ke dokter sama Mbak Endanf, cuma tempo hari kan tahu kalau  pas ramadan, saya juga kena anyang-anyangan. Makanya beliau juga pengen juga mengonsumsi Prive-Uricran, yang saya minum saat mengobati anyang-anyangan.

Oh iya, untuk teman-teman, please jangan menyepelekan anyang-anyangan ya. Kenali penyebab dan cara untuk mengobatinya. Seperti yang pernah saya tuliskan sebelumnya, kalau ada beberapa mitos tentang penyakit tersebut. Salah satunya mengikat jempol untuk mengobati rasa nyeri di kemih. Alhamdulillah, ibu tidak melakukan hal itu karena sebelumnya sudah pernah sharing dengan saya kalau hal itu mitos belaka.

Ada juga yang menyepelekan kalau rasa nyeri saat kencing bisa sembuh tanpa harus diobati macam-macam. "Halah cuma anyang-anyangan saja kok ke dokter" "Masa harus minum ramuan segala sih! Tidur aja pasti pas bangun juga sembuh". Persepsi seperti itulah yang harusnya diubah karena anyang-anyanan bisa menyebabkan infeksi saluran kemih kalau tidak segera diobati. Karena penyebabnya adalah bakteri, makanya biasanya dokter meresepkan antibiotik untuk penyembuhannya. Dan siapa bilang hanya dengan tidur trus hilang anyang-anyangannya? Huhu. Kalau tidak diobati biasanya setelah bangun tidur dan berhasrat untuk berkemih, rasa nyeri tersebut akan muncul lagi.

Prive-Uricran Solusi Alami

Setelah ke dokter dan diresepkan obat, ibu juga minum prive-uricran agar terhindar dari anyang-anyangan lagi. Terdiri dari bahan alami dan mengandung buah cranberry membuat prive-uricran aman untuk dikonsumsi untuk mencegah dan mengobati anyang-anyangan.

Berdasarkan informasi yang saya baca di web uricran.co.id penggunaan cranberry memang sudah lama digunakan sebagai solusi alami untuk mengatasi anyang-anyangan atau infeksi saluran kemih. Kandungan cranberry dapat mencegah bakteri E. Coli yang menempel pada dinding saluran kemih.

Sebelumnya saya juga masih awam tentang buah tersebut, tetapi setelah googling, ternyata buah cranberry memiliki banyak manfaatnya. Cranberry ini merupakan tanaman jenis berry yang termasuk tanaman semak atau biasanya tumbuh liar. Saya pikir cranberry sama dengan blueberry, tetapi ternyata beda (*yaiyalah dari namanya aja udah beda, ahaha).

Buah ini mempunyai kadar vitamin C yang cukup tinggi. Selain itu kaya serat makanan, mineral dan flavonoid antosianidin, sianidin, peonidin, dan quercetin dan memiliki senyawa fitokimia, yaitu salah satu sumber anti oksidan polifenol sehingga buah cranberry sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan dapat mencegah penyakit yang berbahaya seperti kanker dan penyakit jantung.

Nah, buah cranberry bisa ditemukan dalam kemasan prive-uricran sebagai sahabat untuk mengusir anyang-anyangan. Oh iya, kenali juga gejala anyang-anyangan biar nggak enggan untuk segera mengobati saat terserang (semoga saja tidak sampai ya). Ibu saya kemarin menyadari terkena anyang-anyangan saat beliau berhasrat untuk berkemih dengan intensitas sering. Volumenya pun sedikit-sedikit dan rasanya nyeri sekali. Beliau juga sampai demam dan badannya meriang.
Source: web Prive-Uricran
Makanya saat ditelepon, saya menganjurkan beliau untuk ke dokter dulu agar tidak berlanjut sakitnya. Saya belum bisa pulang karena mengurus persiapan ujian, heuehu. Keesokan paginya saya menyempatkan pulang untuk melihat kondisi ibu sekalian memberikan prive-uricran kepada beliau.

Ada 2 kemasan prive-uricran lho dengan kemasan yang praktis kalau dibawa bepergian. Prive Uri-Cran kapsul yang komposisinya terdiri dari 250 mg ekstrak cranberry. Isi per box nya ada 30 kapsul. Ada juga yang berbentuk serbuk, jika teman-teman tidak suka dengan kapsul. Rasanya pun segar tidak seperti obat. Hehe

Oh iya, jangan suka menahan pipis dengan alasan apapun ya *catet* dan konsumsi prive-uricran untuk mencegah dan mengatasi anyang-anyangan. Semoga pengalaman saya dan ibu bisa menjadi pelajaran yang tidak terulang. Jaga kesehatan ya teman-teman.


Sebuah Prioritas, Pasukan "Berani Lulus"


Pernah  nggak pengen ngerjain ini itu tapi ternyata terbentur waktu, energi dan tenaga? Mmmm, kayak dalam sehari pengen ngerjain 10 hal dengan tenggat waktu yang sama-sama dekat penyelesaiannya. Nah, disitu dibutuhkan manajemen waktu dan skala prioritas untuk mengerjakannya.

Ini postingan menye-menye sebenarnya tapi sekaligus untuk reminder bahwa dari sekian banyak keinginan dan kebutuhan pastinya ada yang paling prioritas di urutan pertama, kedua dan seterusnya. Saya menyadari itu, tapi seringkali melupakan satu hal: bahwa yang pertama dan kedua harus dikerjakan lebih dulu sebelum pilihan ketiga dan keempat mendistraksinya.

Juli ini banyak sekali hal yang menjadi prioritas untuk berdesakan dikerjakan. Untuk memfokuskan, saya menulis lulus ujian di urutan paling pertama 😎. Ah iya, prioritas saya itu banyak sekali cabangnya. Maksudnya untuk menyelesaikan itu, saya harus menyelesaikan syarat-syaratnya dulu: menulis jurnal, seminar hasil dan menyempurnakan teori.

Ada di satu titik saat kemarin saya sangat lelah karena seminggu kurang tidur, dan melihat seorang teman yang habis melakukan operasi sectio bertanya-tanya mengenai syarat apa saja untuk lulus ujian dengan semangatnya. Ah, rasanya saya tertampar berkali-kali. Kemudian semangat saya kembali dan tidak akan saya biarkan pergi.

Ia, seorang ibu 2 anak balita dengan rasa sakit di perutnya saja masih menyuguhkan senyum merekahnya untuk ikut dalam barisan "berani lulus" 😃. Dia baru mulai dari pertama dan saya sudah tiga per empatnya. Kami berdua saling menyemangati sambil sesekali dia izin berhenti untuk memompa ASI nya. Melihat momen itu saya tidak punya alasan untuk mengeluh.

Diam-diam saya membuat geng yang saya sebut pasukan "Berani Lulus" 😃. Itu hanya saya yang mengetahuinya, mereka tidak sama sekali meskipun hampir setiap kali bertemu untuk membahas kelulusan. Setiap kali ditanya, "Mau ujian kapan, Mbak Ayaa?" Saya selalu mantap menjawab "Insya Allah sebelum Bulan Juli habis". Ada energi berlipat-lipat dalam jawaban saya meskipun saya tahu harus berusaha lebih keras mewujudkannya. Ada draft jurnal yang harus diselesaikan, seminar hasil yang harus dilaksanakan dan segambreng formulir yang harus dilengkapi. Tapi saya yakin, saya bisa. Itu saja.

Saya berani, setidaknya untuk bermimpi dan menjadi pasukan berani lulus di bulan ini 😃. Itu prioritas saya saat ini. Apapun distraksi yang mengganggu, saya tetap fight untuk itu.

Ada pertanyaan nakal yang mengerling "Bagaimana kalau gagal?" Lalu saya tersenyum tulus dan berani sambil bilang "Setidaknya saya pernah mencoba habis-habisan. Dan sampai saat ini saya yakin kalau saya bisa. Kalau hasilnya berbeda, berarti Allah menyayangi saya untuk belajar hal lain, yaitu bersabar".

Be brave!
Lots of love,
Ayaa

Prive Uri-Cran, Solusi Sehat Atasi Anyang-anyangan Saat Puasa


Prive Uri-Cran, Solusi Sehat Atasi Anyang-anyangan Saat Puasa-Puasa Ramadan adalah salah satu momen yang ditunggu-tunggu oleh umat muslim sedunia. Betapa tidak? Ramadan adalah salah satu bulan yang berlimpah keberkahan dimana ada satu malam yang paling istimewa dibandingkan 1000 malam lainnya—lailatul qadr. Beberapa target amalan dituliskan biar lebih tertib dan disiplin dalam pencapaiannya. 

Saya juga membaca beberapa referensi untuk menjaga kesehatan fisik supaya tidak mudah sakit saat menjalani puasa. Nah, dari beberapa referensi yang saya baca, ada 5 tips sehat saat berpuasa, yuk disimak:

1. Jangan sepelekan sahur. Hayo, siapa yang ogah-ogahan sahur? Dulu pas jadi mahasiswa dan ngekost, saya malas banget kalau disuruh sahur. Jadi sering melewatkan sahur atau Cuma minum segelas air putih saja untuk menggugurkan sunah sahur. Dan setelah menyadari hal tersebut keliru, saya mulai tertib dan tidak menyepelakan sahur saat puasa Ramadan.

2. Konsumsi sayur dan buah. Hal ini kelihatan sepele, tetapi sering dilanggar. Saat puasa, tubuh butuh nutrisi seimbang, sehingga sayur dan buah tidak boleh kita lewati untuk dikonsumsi saat berbuka atau sahur.

3. Hindari makanan pedas dan berminyak. Nah, ini godaan banget! Berbuka paling enak sama gorengan ya teman-teman. Ngemil tempe atau tahu isi 3 sampai 4 biji rasanya nikmat sekali, apalagi pakai sambal pedas. Eits, tetapi kalau dilakukan setiap hari hal itu bisa menyebabkan radang tenggorokan bahkan meningkatkan kolesterol, heuheu. Jadi, usahakan tidak mengkonsumsi makanan pedas dan berminyak secara berlebihan.

4. Batasi minuman yang mengandung kafein. Kalau berbuka atau sahur pastinya pengen yang segar dan hangat. Sebagian orang memilih membuat kopi atau teh untuk melepas dahaganya. Tapi perlu diketahui kalau kopi itu mengandung kafein yang bersifat diuretik. Jadi, untuk pecinta teh atau kopi, sebaiknya minum secangkir sehari saja.

5. Minum air putih 8-10 gelas sehari. Ini juga PR bagi saya selama puasa Ramadan karena biasanya saya enggan minum air putih yang banyak karena takut beserke kamar mandi. Padahal, buang air kecil merupakan siklus metabolisme yang baik untuk tubuh.

Tips hanya sekadar tips jika kita mengabaikannya dan tidak mengamalkannya. Ternyata diantara kelima tips tersebut saya melanggarnya, yaitu tips nomor lima. Saya hanya minum air putih sedikit saat buka atau sahur. Bahkan setelah tarawih saya tidak minum air putih lagi dengan alasan klise—malas ke kamar mandi untuk buang air kecil. 

Kelihatannya memang sepele, tetapi dampaknya sangat fatal, huhu. Di puasa ke-16 saya mengalami anyang-anyangan. Hal tersebut sangat menyiksa dan membuat saya tidak khusuk menjalankan ibadah puasa. Bayangkan saja, saat tarawih, saya menahan nyeri karena hasrat untuk berkemih lebih sering dari biasanya. Rasanya sangat perih dan panas saat kencing, huhu. Saya menyesal karena kemarin-kemarin malas minum air putih dan sering menahan kencing.

Membahas tentang anyang-anyangan, ternyata 5 dari 10 wanita rentan sekali terkena penyakit tersebut. Memang sih, anyang-anyangan bisa diderita oleh pria maupun wanita. Tetapi faktanya, penyakit tersebut lebih banyak menjangkiti wanita. Karena secara anatomi, jarak atara saluran kemih ke saluran pembuangan air besar lebih dekat, sehingga wanita rentan sekali mengalami gangguan di seputar kemih. Faktor lainnya adalah wanita sering menahan kencing daripada laki-laki. Kalau ini asumsi saya pribadi, karena saya lebih suka menahan kencing saat bepergian jauh dibandingkan suami saya yang lebih memilih berhenti di pom bensin untuk buang air kecil.

GEJALA ANYANG-ANYANGAN 

Anyang-anyangan tidak selalu menimbulkan gejala yang spesifik , tetapi menurut pengalaman saya pribadi, tanda-tandanya bisa diketahui saat mengalami anyang-anyangan. Nah, berikut tanda-tandanya supaya bisa aware dan mencari solusi mengatasinya:

💪Hasrat berkemih berlebih. Saat anyang-anyangan, kita berhasrat untuk buang air kecil dengan intensitas lebih sering dari biasanya
.
💪Buang air kecil lebih sering dengan volume sedikit-sedikit

💪Rasa perih dan panas saat buang air kecil. Ini yang saya rasakan kemarin. Selain ingin kencing berkali-kali, saat kencing mau keluar rasanya sakit dan perih sekali. Huhuhu.

💪Urine berbau dan warnanya lebih pekat, kadang mengandung darah

💪Merasa lelah dan kurang sehat. Saat anyang-anyangan, badan rasanya seperti meriang dan mudah sekali lelah.

💪Demam. Kemarin saya juga sempat demam dan akhirnya memutuskan untuk periksa ke dokter.
Kalau teman-teman juga pernah atau sedang mengalami tanda-tanda di atas, bisa dipastikan kalian juga terkena anyang-anyangan. Kalau sudah anyang-anyangan solusinya gimana dong? Apalagi pas puasa hal itu bisa mengganggu banget.

Oh iya, kalau anyang-anyangan tidak segera diatasi, ternyata bisa berakibat infeksi saluran kemih lho. Menurut referensi yang pernah say abaca, infeksi tersebut dibagi berdasarkan system kemih mana yang terinfeksi sehingga mengakibatkan gejala-gejala yang berbeda. Jadi, sebaiknya tidak menganggap remeh penyakit ini, karena bisa fatal akibatnya.

SOLUSI ANYANG-ANYANGAN

Saat berpuasa, kita sering berhati-hati bahkan melakukan upaya preventif terhadap kesehatan kita. Namun, di sisi lain, kita melakukan hal yang justru memicu timbulnya sakit tersebut. Sama seperti anyang-anyangan, niat baiknya ingin khusuk beribadah dengan menahan kencing dan enggan minum air putih secara proporsional. Tetapi hal tersebutlah yang justru menimbulkan anyang-anyangan yang mengganggu ibadah kita. Nah, kalau sudah terkena anyang-anyangan, solusi ini bisa dilakukan untuk mengatasi penyakit tersebut:

1. Periksa ke dokter. Dulu, saya juga pernah anyang-anyangan. Dan ibu menganjurkan saya untuk mengikat jempol kaki dengan karet. You know what? Saya memercayainya dan melakukannya. Sssst, ternyata hal itu hanya mitos lho. Jadi kalau memang anyang-anyangan dan tidak junjung sembuh, segera ke dokter adalah pilihan terbaik. Biasanya dokter akan memberikan obat antibiotik untuk dihabiskan.

2. Minum air yang cukup. Ini penting sekali! Jika dalam kondisi puasa dan terkena anyang-anyangan, manfaatkanlah malam hari untuk mengkonsumsi air putih dengan cukup. Karena saat dehidrasi, tubuh kekurangan cairang yang mengakibatkan penurunan produksi urine.

3. Bersihkan area intim dengan benar. Membasuh organ keintiman setelah buang air kecil juga ada caranya lho. Jadi, arahkan usapan air ke arah depan. Tetapi, jika setelah buang air besar, arahkan air ke belakang melewati anus sehingga mencegah kuman tertinggal dan tidak berkembang biak.

4. Gunakan celana dalam berbahan katun. Biasanya bahan-bahan katun menyerap keringat dengan baik, sehingga tidak mengakibatkan area kewanitaan lembab. Ah iya, sebaiknya memilih celana dalam yang nyaman dan tidak ketat. Mulai aware dengan organ intim biar terhindar dari anyang-anyangan.

5. Konsumsi buah cranberry. Awalnya saya asing dengan buah ini, lalu saya googling dan ternyata buah tersebut kaya manfaat lho.buah cranberry mengandung antioksidan proanthyocyanidins yang bersifat anti-adhesi yang mencegah bakteri E.Coli menempel di saluran kemih.

Ssst, ekstrak buah cranberry ternyata bisa ditemukan di Prive Uri-cran lho yang khasiatnya banyak sekali, salah satunya membantu mengatasi anyang-anyangan. Kemasannya praktis dibawa kemana-mana. Ada 2 macam Prive Uri-Cran yang bisa dipilih sesuai kebutuhan:

Prive Uri-Cran kapsul yang komposisinya terdiri dari 250 mg ekstrak cranberry. Isi per box nya ada 30 kapsul, dan kemasannya pun praktis kok, jadi bisa dikonsumsi dimana saja. Nah, saya rekomendasikan teman-teman untuk meminum kapsul ini 1-2 kapsul/hari untuk mengatasi anyang-anyangan yang mengganggu produktifitas saat berpuasa.

Bagi yang tidak suka kapsul jangan sedih, kalian bisa mengonsumsi Prive Uri-Cran Plus yang bentuknya serbuk. Kemarin saya meminum yang serbuk untuk mengatasi anyang-anyangan. Rasanya tidak pahit bahkan segar sekali saat diminum. Komposisinya juga komplit kok, dalam 1 sachet terdiri 375 mg ekstrak cranberry, 60 mg Vit C, 0,1 mg Lactobacillus Achidopillus, 0,1 mg Bifidobacterium bifidium. Dalam satu box itu ada 15 sachet, sehingga bisa  dikonsumsi untuk beberapa hari. Saat terkena anyang-anyang kemarin, saya meminumnya 2 sachet sehari, yaitu saat sahur dan buka puasa.


Nah, mau puasa lancar dan bebas anyang-anyangan? Stok Prive Uri-Cran dan jalankan pola hidup sehat ya. Selamat lebaran dan yuk puasa syawalnya jangan lupa! Alhamdulillah sejak mengonsumsi prive uri-cran saya terbebas dari anyang-anyangan hingga sekarang 😍.