Featured Slider

Membuat Kreasi Bento untuk Bekal si Kecil Bersama SeowiwiXKEBSolo

Hari Minggu kemarin, saya gamang mau ke Solo apa tidak. Cuaca di Klaten hujan sejak subuh. Tiket kereta pulang pergi sudah di tangan, tapi kok hujannya nggak berhenti, huhu. Saya beli tiket kereta yang jam 9.44, jadi masih agak legaan. Dalam hati, kalau misal hujannya nggak reda sampai jam 8, saya batal ke Solo :(.
Jam 8 akhirnya matahari terik dan hujan perlahan reda. Yay! Akhirnya saya memutuskan untuk ke Solo (juga). Menyiapkan keperluan Ray dan siap-siap berangkat ke stasiun.

Seperti biasa, Ray senang diajak naik kereta. Sesampainya di Stasiun Purwosari saya lalu naik ojol ke Seowiwi. Bayar 2 ribu *dibahas :D. Mungkin Ray sudah hafal Stasiun Purwosari. Sebelumnya pernah juga sempat menunggu agak lama di stasiun ini ketika menghadiri acara KEB Intimate.

Baca juga: KEB Intimate, Ketika PErempuan Bicara dengan Karya

Di Seowiwi sudah banyak ibu dan anaknya yang antusias mengikuti acara ini: (((membuat kreasi bento))).

Kreasi Menu Bento

Oh iya, menu bento hari ini namanya: Onigori dan Omurice. Makin siang makin banyak yang datang. Btw, acara ini merupakan kerjasama KEB chapter Solo dengan Seowiwi. Ada 16 peserta yang ikut. Sebenarnya ada lebih dari itu, tetapi beberapa berhalangan hadir karena anaknya sakit :(.

Sebelum memasuki acara, pihak Seowiwi membagikan bahan untuk membuat menu bento. Ada nasi putih, nasi goreng, rumput laut, sosis, tomat, telur, wortel. MC andalan KEB Solo, Ana Ike, menyapa para peserta dengan suara khasnya. Awalnya suara mic-nya mantul, ahaha. Jadi suaranya sedikit menggema. Hal itu tidak menjadi masalah karena dia luwes banget menghandle audiens.


Mbak Ety Abdoel, memberikan sedikit sambutan dan ucapan terimakasih kepada para peserta yang sudah mau berpartisipasi dalam acara tersebut. Tidak lama kemudian, acara membuat menu bento dimulai. Mbak Ambar Pudjiningsih yang sering membuat menu bento (beliau sering mendapat pesanan bento) memberikan tips bagaimana cara membuat bento. Tangannya lihai banget membentuk nasi kepal. Kelihatannya sih sepele dan gampang, tapi praktiknya susyah, sist! :p

Dalam acara tersebut disediakan macam-macam cetakan. Jadi, paling simple, nasinya memang dicetak saja. Beliau menyebutkan pengalamannya membuat bento, dengan bahan 50 ribu, beliau bisa menjual kreasi menu bento seharga 150 ribuan. Wow! Hampir 3x lipatnya ya. Ini bisa menjadi bisnis yang menjanjikan. Selain bisa membuat menu buat si kecil, kalau mau serius, bisa sekalian dijual.


Oh iya, kalau belum punya alat untuk mencetak bentuk nasi, bisa banget dikepal dan dibentuk menggunakan tangan. Disarankan mengepalnya saat nasi masih dalam kondisi hangat karena lebih mudah membentuknya.

Acaranya seru! Anak-anak juga ikut membuat lho membantu ibunya menghias bento. Ada yang membuat kumis dengan rumput laut. Ada juga yang membuat rambut dari irisan telur. Mereka sangat antusias dan menikmati acaranya. Hasil bentonya bagus-bagus :)))




Banyak doorprize


Selain membuat kreasi menu bento, panitia juga menyiapkan hadiah lho! Buat anak-anak maupun ibunya. Kalau anak-anak diminta untuk menyanyikan lagu, menyebutkan ulang tahun ibunya dan permainan seru lainnya. Yang benar menjawab dan berani maju, mereka dapat hadiah dari panitia. Untuk ibu-ibu milenial lombanya mengunggah foto hasil bentonya ke instagram.

Saya senang bisa mengabadikan momen acara tersebut lewat video dan foto. Ray juga tidak rewel karena senang banyak temannya. karena kecapekan, dia tertidur saat saya shoot video :D. Sampai selesai acara Ray tidur nyenyak. Bangun ketika sampai di Stasiun Purwosari. Di sepanjang kereta, dia aktif banget. Kirain mau tidur lagi. Ternyata sampai Klaten dia excited banget mengeksplore kereta :D

Panitia dan peserta

Terimakasih semuanya. Tunggu acara KEB Solo selanjutnya, ya.

*Sumber foto dipotret oleh Ranny Afandi-fotografer kecenya KEB Solo :*


Tidak ada komentar

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)