Featured Slider

Review Scarlett Brightly Ever After Cream Day and Night

Welcome to the new normal! Akhirnya saya work from office lagi. Saat ada kebijakan PPKM dan syarat naik kereta api diperketat, saya naik motor pulang-pergi Klaten-Solo. Sehari, dua hari mungkin tidak terasa capek, tapi kalau harus setiap hari rasanya saya menyerah, wkwkw. Selain encok, saya nggak kuat sama terik mataharinya. Kalau pagi, harus terkena pancaran matahari terbit dari timur, sedangkan kalau pas jam pulang sorot matahari juga masih panas banget, huhuhu.

Wajah sumringah karena ga harus panas-panas naik motor ke kantor

Climate change bukan hanya sekadar isapan jempol ya. Sekitar 2 mingguan saya PP kerja naik motor, alhamdulillahnya saya bisa naik kereta dengan bermodal surat keterangan tugas kerja yang mengharuskan masuk setiap hari dan menggunakan transportasi kereta api. Cukup 2 minggu aja, wajah terpapar matahari dan kelihatan eksotis :p. Lebih tepatnya agak gosong. Akhirnya saya mencoba memakai sunscreen lebih telaten lagi dari biasanya.

Ah iya, saya nyobain produknya scarlett brightly ever after cream day and night. Awalnya hanya coba-coba untuk memulihkan kulit yang terpapar matahari, tapi ternyata kok suka dan repurchased sampai sekarang. 2 bulan terakhir memakai produk ini, wajah saya lumayan lebih lembab dan cerah. Ada beberapa kemungkinan; pertama karena saya tidak terpapar matahari secara langsung. Kalau sebelumnya, berangkat atau pulang kerja rasanya kayak nantangin matahari. Ketika naik kereta, saya bisa sembunyi dari sinar matahari, ehehehe. Kedua, karena saya rajin memakai sunscreen dan reapply. 

Kali ini saya mau sharing tentang produk scarlett brightly ever after cream day and night. Sebelumnya, saya sudah pernah memakai serumnya, dan masih memakainya juga karena cocok di wajah. Bodycare¬-nya pun juga masih pakai, saking aromanya enak.

Baca juga: Me Time dengan Scarlett Body Care

Review Scarlett Brightly Ever After Cream Day and Night

Setelah memakai serumnya, akhirnya saya nyobain juga day cream and night Scarlett. Seperti halnya series serum, cream scarlett ini ada seriesnya juga; acne series dan brightly series. Untuk yang acne series, kemasannya kombinasi warna ungu. Sedangkan untuk brightly series, kemasannya kombinasi salem (yang lain menyebutnya pink, tapi saya tegas bilang salem). Nah, tipe kulit saya kering, dan cocok memakai brightly series ini. Yuk, simak review saya untuk bahan referensi teman-teman dalam memilih sunscreen 😊.

Baca juga: Review Serum Scarlett


Tekstur dan Packaging 

Untuk day cream, teksturnya cukup kental berwarna putih, namun setelah diaplikasikan di kulit saya, reaksinya cepat meresap & mudah diratakan dikulit. Kalau night cream teksturnya lebih kental daripada day cream. Warnanya pun agak lebih gelap. Isi cream ini 20 gram. Lumayan awet dipakai, dan tentunya harganya terjangkau 😊.



Untuk kemasan cream-nya dibungkus dalam kardus kotak yang aman, karena di dalamnya dibungkus sesuai dengan bentuknya dan tidak bergeser posisi. Nah, wadah cream-nya berbentuk kaca ulir yang tebal berwarna kombinasi salem dan putih (btw, banyak yang bilang berwarna pink :p). Ada pembatas berupa lid yang menjaga cream tidak luber saat dibuka. Menurut saya, kemasan produk ini travel friendly karena praktis dan ringan saat dibawa bepergian. Apalagi day cream selalu saya bawa kemana-mana. Sempat jatuh, dan ternyata kacanya tidak pecah. 

Sempat jatuh dan alhamdulillah kacanya tidak pecah, hanya tutup saja yang agak retak

Keterangan expired-nya dituliskan di belakang wadah kaca. Saya kadang sering kebolak balik membedakan 2 cream ini, karena kemasannya hampir mirip. Yang paling tegas hanya di kombinasi warna dan penulisan keterangan saja. Kalau day cream lebih dominan warna putih, sedangkan night cream dominan warna salem. Untuk menandai produknya original atau tidak, bisa langsung scan stiker hologramnya, ya.  Ssst, kemasannya juga recycleable, lho!

Creamnya ada pembatasnya sehingga tidak luber ketika ditutup

Wadahnya pun pas

Kandungan dan Manfaatnya

Sharing tentang kandungan cream-nya. Untuk Scarlett Brightly Ever After Day Cream terdiri atas: 

  • Glutathione, yang berfungsi sebagai antiokisdan yang bisa membuat kulit terlihat lebih cerah, glowing, dan membuat warna kulit wajah lebih rata. Yang semula belang-belang karena sinar matahari, bisa pakai day cream ini. 
  • Rainbow Algae, yang bisa memudarkan bekas jerawat kehitaman. Trus, hexapeptide-8 berfungsi untuk membantu mengurangi kerutan di wajah. 
  • Rosehip Oil yang kaya dengan kandungan fatty acid yang bisa memperbaiki kulit yang rusak. 
  • PoreAway, ingredients unik yang dipopulerkan oleh Mibelle Biochemistry ini memiliki efek yang bisa membuat pori-pori terlihat lebih kecil. 
  • Triceramide untuk melembabkan wajah dan agen anti-aging. 
  • Lalu, Aqua Peptide Glow, yang bisa menambah hidrasi kulit dan memberikan efek kulit bercahaya.


Nah, sekarang saya mau beralih ke kandungan Scarlett Brightly Ever After Night Cream:

  • Glutathione yang fungsinya sama dengan day cream. 
  • Niacinamide, bahan yang terkenal banget bisa bikin wajah lebih cerah! Wuhuuuuuuu.
  • Natural Vit. C, agen antioksidan yang bisa melindungi wajah dari radikal bebas sinar UV
  • Hexapeptide-8 – sama dengan day cream
  • Green Caviar yang menjaga kelembapan dan hidrasi kulit agar tidak dehidrasi
  • Aqua Peptide Glow – sama dengan day cream

Super komplit kan? Kandungannya pas banget dengan yang dibutuhkan oleh kulit saya sehari-hari. Jadi selain rajin memakai serumnya, saya memutuskan untuk memakai day and night cream Scarlett.

How to use:

Cara pemakaiannya sama dengan memakai sunscreen lainnya. Untuk day cream, saya memakai ukuran 2 ruas jari, lalu di tap-tap perlahan ke wajah. Saya memakainya di step paling akhir setelah memakai serumnya. Pemakaian day cream ini lebih cepat habis daripada night cream, karena memang saya reapply 2 kali untuk day cream-nya. Jadi, setelah dhuhur dan ashar, saya memakai 2 ruas jari. Makanya, kemarin pas flashsale, saya memutuskan repurchase lagi.

Untuk night cream-nya, saya biasanya memakai setelah isya dan tidak mepet waktu tidur agar lebih meresap di kulit wajah. Jadi, setelah double cleansing, pakai toner, serum dan pelembab, night cream ini step pamungkas. Sama seperti day cream, saya memakai dua ruas jari saya untuk takaran pemakaiannya. Karena saya punya bayi dan toddler, saya memberikan jeda di setiap stepnya agar optimal di kulit wajah. 


Testimoni Setelah Pemakaian

Saya memakai produk ini kurang lebih 2 bulan. Untuk day cream-nya saya sudah repurchased karena memang kulit saya cocok. Belang-belang di kulit saya agak berkurang. Sebelumnya saya terpapar sinar matahari ketika pulang-pergi kantor. Setelah bisa naik kereta dan rutin memakai day cream, kulit menjadi lebih cerah dan lembab.

Hingga olesan terakhir sebelum repurchase

Untuk kemasannya pun juga aman, apalagi yang punya anak-anak dan sering kecolongan mainin skincare ibunya. Kemarin Ray sempat mengira kalau produk ini mainan. Karena wadah cat warnanya mirip dengan produk ini. Saat saya bilang itu bukan mainan, dia bawa lari, tiba-tiba day cream-nya jatuh. Saya pikir akan pecah karena terbuat dari kaca, tapi ternyata kokoh, padahal jatuhnya cukup keras. Hanya bagian tutupnya saja yang retak, tapi isinya tetap aman.

How to buy?

Saya beli produk-produk Scarlett via shopee, (https://shopee.co.id/scarlettofficialshop)! Harga masing-masing produknya dibandrol 75 ribu. Tapi kalau jeli dan bisa memanfaatkan momen flash sale yang sering diadakan marketplace, salah satunya shopee,biasanya saya bisa mendapatkan harga di bawah itu. Selain itu free ongkir pula! 😊.


Senang sekali bisa nyobain produk skincare local yang harganya terjangkau dan cocok serta optimal di kulit wajah. Selain itu, sudah terdaftar di BPOM, sehingga nggak worry lagi karena sudah teruji bebas dari merkuri dan hidroquinon.


Tidak ada komentar

Hai, terima kasih sudah berkunjung dan membaca! Let's drop your comments ya. Insya Allah akan berkunjung balik :)